Sabtu, 25 November 2017

12 kecamatan di Lebak 'diwarning' rawan bencana longsor

Senin, 11 Januari 2016 09:16

Ilustrasi tanah longsor. Foto: elshinta.com Ilustrasi tanah longsor. Foto: elshinta.com
Ayo berbagi!

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menyebutkan ada 12 kecamatan masuk kategori daerah rawan longsor. Alasannya, lokasi tersebut berada di perbukitan, pegunungan dan daerah aliran sungai. 

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi meminta warga yang tinggal di daerah rawan longsor itu agar meningkatkan kewaspadaan terutama jika curah hujan tinggi.

Disebutkan, kecamatan yang masuk kategori rawan longsor tersebut adalah Lebak Gedong, Cibeber, Cipanas, Muncang, Sobang, Gunungkencana, Bojongmanik, Cimarga, Bayah, Cikulur, Rangkasbitung dan Cigemblong.

Kaprawi menuturkan, berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Banten, sepanjang Januari-Februari 2016, curah hujan meningkat di wilayah Kabupaten Lebak.

"Curah hujan kapasitas tinggi bisa menimbulkan longsoran karena adanya pergerakan tanah, terutama dataran tinggi maupun pegunungan," ujar Kaprawi.

Selain itu, lanjut dia, daerah aliran sungai (DAS) berpotensi longsor jika terjadi luapan air. “Selama ini, longsoran tanah terjadi di sejumlah lokasi, tapi tidak menimbulkan korban jiwa,” imbuhnya.

Karena itu, Kaprawi mengimbau masyarakat yang tinggal di perbukitan, pegunungan dan DAS dapat meningkatkan kewaspadaan bahaya bencana longsor.

“Peringatan imbauan itu guna risiko pengurangan kebencanaan,” pesan Kaprawi. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar