Kamis, 17 Agustus 2017

Memo dari Kedoya

Berkunjung ke Rusia di musim dingin: Menikmati pertunjukan balet klasik

Selasa, 12 Januari 2016 13:05

Pertunjukan balet klasik Giselle. Foto: Kremlinpalace.org Pertunjukan balet klasik Giselle. Foto: Kremlinpalace.org
Ayo berbagi!

Meski sudah memasuki musim dingin, pertunjukan balet klasik tak lantas terhenti di Moskow. Waktu itu, Rabu 25 November 2015, di hari pertama saya mengunjungi Moskow atas undangan Russia Beyond The Headline (RBTH) dan Rossotrudnichestvo melalui perusahan elshinta.com, aktivitas saya dan para peserta "New Generation" ini diisi dengan melihat pertunjukan balet klasik Rusia. Pertunjukan yang kami saksikan di malam hari ini bertempat di Kremlin Palace, sebuah gedung modern di dalam Kompleks Moscow Kremlin.

Sekitar pukul 18.00 waktu setempat, tiba di Kompleks Moscow Kremlin. Wow… terkesima saya melihat lokasi yang sangat megah dengan gedung-gedung yang berarsitektur bangunan tua dan sangat eksotik. Lokasi Gedung Kremlin Palace-nya sendiri cukup jauh di kompleks yang sangat luas ini, dan harus ditempuh dengan berjalan kaki.

Cuaca yang sudah beranjak malam membuat cuaca semakin dingin dan membuat `aktivitas` berjalan kaki menuju Kremlin Palace terasa sangat penuh perjuangan. Karena sungguh, cuaca benar-benar sangat dingin, mencapai sekitar minus 5 derajat. Dengan cuaca seperti itu, dinginnya benar-benar `menusuk` sampai ke dalam tubuh dan bahkan hingga ke tulang, meski saya sudah memakai pakaian yang berlapis dan bermantel, memakai sarung tangan, dan penutup kepala, leher serta penutup mulut dan hidung. Sampai-sampai, untuk memaksakan diri mengabadikan moment itu dengan memfotonya, sungguh kesulitan, karena saat memfoto, jika tangan keluar dari sarung tangan maka sungguh sangat `beku`. Yaa..inilah yang dirasakan di cuaca dingin di Moskow.

Sampai di tempat pertunjukan, ratusan orang tampak memenuhi lokasi pertunjukan balet ini. Tampak para wanita bermantel bulu dan pria bergaya necis, baik dewasa, orang tua maupun anak-anak, terlihat sungguh sangat `sumringah` menunjukan kegembiraan berada di tempat itu. Dan yang membuat saya cukup terpesona, sungguh mereka tampak begitu cantik dan tampan dengan tubuh yang sangat tinggi jika dibandingkan ukuran tubuh warga Indonesia. Bahkan yang semakin membuat saya sangat terpesona, sungguh megah Gedung Kremlin Palace ini. Indah dan megah, termasuk saat memasuki gedung, wow.. tempat yang sangat luas dan `menakjubkan.

Karena bisa dikatakan saya tidak bisa berkata-kata untuk menceritakan megahnya tempat ini, berikut saya tampilkan untuk dapat dilihat dalam bentuk foto.

Image title

Suasana di luar Gedung Kremlin Palace. Foto: kremlinpalace.org

Image title

Gedung Kremlin Palace. Foto: kremlinpalace.org

Image title

Heraldic lobby Kremlin Palace. Foto: kremlinpalace.org

Image title

Cloackroom, ruangan tempat menitipkan mantel. Foto: kremlinpalace.org

Menelisik sejarahnya, balet yang sangat terkenal di Rusia ini sudah ada di Rusia sejak sekitar tahun 1689. Meski demikian, pertunjukan balet ini masih tetap berjaya di Negeri Beruang Putih ini hingga kini. Bahkan, pertunjukan balet rutin digelar di Kremlin Palace. Gedung Kremlin Palace sendiri merupakan gedung yang dibuka pada tahun 1961, dan mulanya dibangun sebagai tempat pertemuan Partai Komunis. Seiring waktu, kini Kremlin Palace menjadi tempat perhelatan berbagai acara seperti konser, fashion show, pemutaran perdana film, balet, opera dan hingga sirkus.

Para pesohor yang pernah tampil di atas panggung ini antara lain adalah Whitney Houston, Luciano Pavarotti, George Benson, James Brown, dan Eric Clapton.

Gedung Kremlin Palace terdiri dari beberapa bagian, yakni parquet lobby, heraldic lobby, make-up room, auditorium, cloakroom, dan small hall. Untuk cloakroom sendiri merupakan sebuah ruangan besar tempat penitipan mantel atau jaket para pengunjung.

Image title

Mirror Foyer. Foto: kremlinpalace.org

Image title

Auditorium. Foto: kremlinpalace.org

Image title

Make up room. Foto: kremlinpalace.org

Pukul 19.00 waktu Moskow, pertunjukan balet dimulai. Lampu perlahan meredup dan mulai terdengar alunan musik Symphony Orchestra Radio Orpheus yang berada di depan panggung namun posisinya di bawah. Saat tirai pertunjukan tersibak, para penari balet mulai bergerak mengikuti alunan musik dan mulailah pertunjukan. Malam itu, kami dan warga Moskow, menyaksikan pertunjukan balet dengan judul `Giselle`, dengan Komposer Adolphe Adam.

Sayangnya, selama pertunjukan, dilarang untuk mengabadikan moment ini baik dengan memfotonya maupun memvideokan. Jujur saya sungguh sedih dan kecewa karena tidak dapat mengabadikan moment ini.

Image title

Pertunjukan balet klasik Giselle. Foto: Kremlinpalace.org

Image title

Image title

Image title

Pertunjukan berlangsung selama dua jam dan terbagi menjadi dua bagian, dengan waktu istirahat di tengah-tengah pertunjukan selama 15 menit. Sungguh sangat memukau pertunjukan ini dan dapat membuat para penonton berdecak kagum, termasuk saya. Sungguh saya terkesima dengan aksi para balerina, termasuk dari segi dekorasi panggung, kostum, koreografi, hingga orkestra yang tampil secara langsung dan juga jalan cerita yang ditampilkan sangat apik dan menyentuh perasaan.

Tepuk tangan sangat riuh terdengar saat pertunjukan balet selesai, bahkan hingga para penonton berdiri dari tempat duduknya. Sang konduktor Symphony Orchestra Radio Orpheus, Sergey Kondrashov, serta para penari balet muncul di atas pentas untuk memberi hormat pada ratusan orang yang memadati auditorium. Sejumlah penonton, terutama anak-anak terlihat naik ke atas panggung untuk memberikan bunga dan hadiah kepada mereka.

Image title

Menyaksikan pertunjukan balet. Foto: elshinta.com/Dewi Rusiana

Baca juga:
Mengunjungi Rusia di musim dingin (bag. 1)
Mengunjungi Rusia di musim dingin (bag. 2) 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar