Minggu, 21 Oktober 2018 | 22:49 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Puing Kapal MH-370 Ditemukan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
(Courtesy: VOA Indonesia) Havila Harmony, salah satu dari tiga kapal yang menyusuri Samudera Hindia selatan, mencari puing kapal Malaysia Airlines MH370 yang hilang.
(Courtesy: VOA Indonesia) Havila Harmony, salah satu dari tiga kapal yang menyusuri Samudera Hindia selatan, mencari puing kapal Malaysia Airlines MH370 yang hilang.
<p>Menurut pernyataan Biro Keamanan Transportasi Australia, temuan tanggal 19 Desember 2015 itu adalah penemuan kedua sejak pencarian dimulai hampir dua tahun lalu, ketika pesawat itu menghilang pada 8 Maret 2014, dalam penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing dengan 239 orang di dalamnya.</p> <p>Biro itu mengatakan, puing kapal itu ditemukan pada kedalaman air 3.700 meter, 2.600 kilometer Barat Daya dari pelabuhan Fremantle, Australia, di mana tiga kapal pencariyang dilengkapi sonar ditempatkan.</p> <p>Galeri Rongsokan Kapal atau The Shipwreck Galery dari Museum Australia Barat melakukan tinjauan awal dari gambar-gambar dan menyatakan bahwa rongsokan itu mungkin sebuah kapal baja atau besi dari sekitar abad ke-19, kata biro itu.</p> <p>Operasi bawah air yang dipimpin Australia telah melakukan pencarian itu di daerah seluas lebih dari 80.000 kilometer persegi di dasar laut sejak akhir 2014.</p> <p>Sebuah sayap pesawat sepanjang dua meter ditemukan bulan Juli di sisi lainnya dari Samudera Hindia, ketika terdampar di Pulau Reunion dan adalah satu-satunya puing pesawat Malaysia MH-370.</p> <p>Pencarian dijadwalkan berakhir pertengahan tahun ini jika tidak ada lagi benda dari penerbangan yang hilang itu ditemukan. <em>[ps/jm]</em></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

<p>Menurut pernyataan Biro Keamanan Transportasi Australia, temuan tanggal 19 Desember 2015 itu adalah penemuan kedua sejak pencarian dimulai hampir dua tahun lalu, ketika pesawat itu menghilang pada 8 Maret 2014, dalam penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing dengan 239 orang di dalamnya.</p> <p>Biro itu mengatakan, puing kapal itu ditemukan pada kedalaman air 3.700 meter, 2.600 kilometer Barat Daya dari pelabuhan Fremantle, Australia, di mana tiga kapal pencariyang dilengkapi sonar ditempatkan.</p> <p>Galeri Rongsokan Kapal atau The Shipwreck Galery dari Museum Australia Barat melakukan tinjauan awal dari gambar-gambar dan menyatakan bahwa rongsokan itu mungkin sebuah kapal baja atau besi dari sekitar abad ke-19, kata biro itu.</p> <p>Operasi bawah air yang dipimpin Australia telah melakukan pencarian itu di daerah seluas lebih dari 80.000 kilometer persegi di dasar laut sejak akhir 2014.</p> <p>Sebuah sayap pesawat sepanjang dua meter ditemukan bulan Juli di sisi lainnya dari Samudera Hindia, ketika terdampar di Pulau Reunion dan adalah satu-satunya puing pesawat Malaysia MH-370.</p> <p>Pencarian dijadwalkan berakhir pertengahan tahun ini jika tidak ada lagi benda dari penerbangan yang hilang itu ditemukan. <em>[ps/jm]</em></p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com