Mengapa blog Bahrun Naim masih bisa diakses secara terbuka?
Senin, 00 0000 - 00:00 WIB | Penulis : Mario Vau | Editor : Administrator
Salah satu artikel di blog Bahrun Naim
<p>Dalam berbagai keterangan pers oleh pihak yang berwajib, nama Bahrun Naim disebut-sebut diduga merupakan aktor intelektual di belakang aksi bom dan penembakan di Jalan Thamrin, Jakarta.</p><p><br></p><p>Bahrun Naim, nama yang belum tentu dikenal luas oleh masyarakat. Akan tetapi dirinya pernah mendekam di penjara pada tahun 2011 hingga akhirnya melenggang bebas pada tahun berikutnya. Dia dihukum atas kasus kepemilikan amunisi senjata api.</p><p><br></p><p>Secara eksplisit namanya disebut oleh Kapolda Metro Jaya diduga bahwa kejadian teror siang tadi (14/01) adalah upayanya untuk "unjuk gigi" dalam persaingan kepemimpinan ISIS di wilayah Asia Tenggara.&nbsp;</p><p><br></p><p>Sebelumnya telah diberitakan bahwa&nbsp;dari hasil deteksi Polri, sudah terjadi komunikasi antara kelompok ISIS Bahrun Naim dengan Abu Jundi dari kelompok Solo. Mereka sudah mempersiapkan akan melakukan serangan pada malam Natal dan Tahun Baru.</p><p><br></p><p>Dengan kesiagaan seperti itu, anehnya ada sebuah situs yang menggunakan nama Bahrun Naim yang membeberkan taktik dan aktivitas yang berpotensi dapat digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengelabui aparat keamanan.&nbsp;</p><p><br></p><p>Beberapa topik yang leluasa dibahas dalam blog berjudul "Bahrun Naim, analis, strategi dan kontra intelijen" antara lain: pertanyaan seputar detonator, membuat sistem sel komando, dan menghindari bluffing intelijen.&nbsp;</p><p><br></p><p>Mengingat topik-topik yang dibahas cukup berpotensi menarik kalangan radikal yang berbahaya, nampaknya hadirnya blog yang hingga kini masih dapat diakses bebas itu merupakan kelengahan pihak berwajib dalam koordinasi pemantauan kalangan-kalangan radikal yang ada di Indonesia. Sedangkan diketahui bahwa program internet sehat sedemikian gencar dicanangkan oleh Pemerintah. Disparitas antara program dan kenyataan ini semoga dapat ditutup dan ruang gerak kalangan yang berusaha mengusik keamanan di Indonesia dapat dipersempit.</p><p><br></p><p><strong>UPDATE: efektif 15 Januari 2015, atau sehari setelah Memo ini dimuat,&nbsp;nampaknya pihak yang berwajib telah memblokir situs Bahrun Naim tersebut.&nbsp;</strong><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 15 November 2018 - 00:00 WIB
<P>Pesawat Air Asia diduga hilang kontak dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura pada...
Minggu, 22 April 2018 - 10:04 WIB
<p>Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah terus mengawasi peredaran uang menjelang P...
Minggu, 22 April 2018 - 06:04 WIB
<p> Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengatak...
Minggu, 22 April 2018 - 06:04 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan saat ini terjadi fenomena menurunnya jumlah pekerja...
Minggu, 22 April 2018 - 01:04 WIB
<p> Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad minta supaya kasus Novel Baswedan ...
Minggu, 22 April 2018 - 01:04 WIB
<p>Kementerian Perdagangan menggandeng badan usaha milik negara (BUMN) untuk menjaga stabilita...
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 WIB
<p>Pemerintah menyiapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu)  untuk menga...
Sabtu, 21 April 2018 - 09:04 WIB
<p>Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan saat ini per...
Sabtu, 21 April 2018 - 08:04 WIB
<p>Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong mencabut izin lima agen penyalur tenaga k...
Sabtu, 21 April 2018 - 06:04 WIB
<p>Festival Kuliner Indonesia bertema "Kampung Jajan Campania" diadakan Kedutaan Bes...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)