Kamis, 20 September 2018 | 16:49 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Universitas terbesar Uganda dituduh keluarkan gelar palsu

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
<content type="xhtml" xml:lang="id"> <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" dir="ltr"> <div class="bbc-image" itemscope="itemscope" itemtype="http://schema.org/ImageObject"> <img alt="Makerere" height="360" itemprop="contentUrl" src="http://a.files.bbci.co.uk/worldservice/live/assets/images/2015/02/11/150211155200_makerere_640x360_bbc_nocredit.jpg" width="640"/> <p class="bbc-caption">Dikatakan hasil penyelidikan dapat mengakibatkan sejumlah perubahan di Makerere.</p> <meta content="bbc" itemprop="copyrightHolder"/> </div> <p>Perguruan tinggi tertua dan paling besar di Uganda, Makerere, mengadakan penyelidikan terkait tuduhan pemberian gelar palsu kepada mahasiswa-mahasiswa yang tidak lulus ujian.</p> <p>Perkara ini muncul setelah bulan lalu terdapat 12.000 mahasiswa yang menamatkan perguruan tinggi tersebut, namun sedikitnya 600 orang diduga tidak memenuhi syarat minimum kelulusan.</p> <p>Pembantu rektor Ernest Okello Ogwang mengatakan kepada BBC bahwa mungkin ada usaha sengaja untuk mengubah hasil ujian.</p> <p>Adapun kepala jurusan jurnalistik Universitas Makerere, William Tayeebwa, memberikan contoh ada seorang mahasiswa yang sudah jelas gagal dalam ujian dengan hanya mengumpulkan nilai 44% ternyata nilainya ditambah menjadi 71%.</p> <p>Dengan penyelidikan resmi ini diharapkan akan ada berbagai perubahan menuju perbaikan.</p> <p>"Ini adalah masalah buruk sekali. Yang kedua, bagus sekali persoalan muncul sekarang. Yang ketiga, siapa yang menguaknya," kata Direktur Penelitian Sosial di Makerere, Profesor Mahmood Mamdani.</p> <p>Ia mengatakan orang yang mengungkap adanya dugaan pemberian gelar palsu itu adalah pembantu rektor bidang akademik.</p> <p>"Ini adalah pertanda yang bagus sebab hal ini menunjukkan bahwa lembaga pendidikan ini, atau setidaknya sebagian orang di lembaga ini, mempunyai agenda reformasi."</p> </div> </content>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 20 September 2018 - 16:44 WIB

Bocah tewas, tujuh orang hilang akibat topan Mangkhut di Thailand

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 16:34 WIB

Swastanisasi penjara masih menjadi wacana

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 16:24 WIB

20 ribu ton beras impor di simpan di Jawa Timur

Manajemen | 20 September 2018 - 16:06 WIB

Tips membangun relasi dan mempertahankan hubungan bisnis

| 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com