Kamis, 19 Juli 2018 | 07:19 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Kondisi hukum di Indonesia menuju perbaikan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Ketua Ombudsman Republik Indonesia Amzulian Rifai mengatakan bahwa kondisi hukum di Indonesia menunjukkan adanya perbaikkan dari tahun-tahun sebelumnya.</p><p>"Kondisi hukum di Indonesia menuju ke arah perbaikan," kata Amzulian ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (19/2).</p><p>Amzulian berpendapat bahwa penegakan hukum di Indonesia sudah mulai menunjukkan adanya kemajuan.</p><p>"Walaupun herannya itu tidak berarti menurunkan angka kejahatan, angka korupsi," tambah dia.</p><p>Lebih lanjut ia menilai bahwa hal pertama yang harus dibenahi untuk memperbaiki kondisi hukum di Indonesia adalah watak dan karakter bangsa ini.</p><p>Dia mengatakan problem utama bangsa ini terletak pada kondisi mental, sehingga hal itu harus segera dibenahi.</p><p>"Problem utamanya pada mental, bukan pada perangkat hukumnya," ujarnya.</p><p>Terkait dengan hal itu Amzulian juga mengajak masyarakat Indonesia untuk rajin melaporkan pelanggaran ataupun penyimpangan yang dilakukan oleh penyelenggara negara.</p><p>Amzulian menyebutkan bahwa tradisi melapor harus dibangun agar masyarakat tidak diam saja ketika penyelenggara negara dan pemerintahan tidak menjalankan tugas mereka dengan baik dan profesional. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 19 Juli 2018 - 06:34 WIB

KPK tetapkan Bupati Labuhanbatu sebagai tersangka

Pemilihan Presiden 2019 | 19 Juli 2018 - 06:22 WIB

Gerindra sebut pertemuan Prabowo-SBY akan dijadwal ulang

Pemilihan Presiden 2019 | 19 Juli 2018 - 06:10 WIB

Prabowo jenguk SBY, Gerindra: Tidak ada kesepakatan Pilpres

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com