Senin, 10 Desember 2018 | 08:07 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Pemprov DKI berencana pesan bus asal Swedia

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto sumber beritajakarta.com
Foto sumber beritajakarta.com
<p>Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana untuk segera memesan unit-unit bus bermerek Scania asal Swedia untuk menambah armada bus Transjakarta.</p><p> Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menerima kunjungan dari CEO Scania Henrik Henrikksoon di Balai Kota DKI. Dalam kesempatan itu, pihak Scania juga memperlihatkan satu unit bus buatannya kepada Basuki.</p><p> "Bus-bus yang bermerek Scania ini lah yang saya yakin nantinya akan menggantikan seluruh sistem transportasi bus di wilayah ibukota," kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (11/3).</p><p> Menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu, ada banyak keuntungan dari bus Scania yang ditawarkan. Salah satu keuntungan itu, yakni ukuran bus yang lebih besar dari bus tunggal yang ada saat ini.</p><p> "Ada banyak keuntungannya, salah satunya, yaitu ukuran bus yang lebih besar dari bus yang dioperasikan sekarang ini. Kami akan segera memesan bus tersebut. Diperkirakan, dalam jangka waktu 6 hingga 7 bulan kedepan bus sudah bisa dikirim," ujar Basuki.</p><p> Nantinya, dia menuturkan bus-bus yang dipesan itu tidak hanya digunakan untuk Transjakarta saja, tetapi juga untuk menggantikan transportasi bus sedang, seperti Metromini, Kopaja, dan Kopami.</p><p> Sementara itu, pada kesempatan yang sama, CEO Scania Henrik Henrikssoon mengungkapkan bus-bus yang ditawarkan kepada Pemprov DKI Jakarta yakni berjenis Scania Low Entry City Bus.</p><p> "Bus yang kami tawarkan itu adalah Scania Low Entry City Bus. Bus tersebut didesain khusus untuk transportasi massal dalam kota. Karoseri bus yang kami tawarkan juga berasal dari dalam negeri," ungkap Henrik.&nbsp; (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 10 Desember 2018 - 08:05 WIB

Sandiaga: Data pertanian harus dibenahi

Megapolitan | 10 Desember 2018 - 07:53 WIB

Jakarta berpotensi hujan lebat disertai petir

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 07:42 WIB

Zawawi Imron: Memajukan Indonesia butuh hati yang indah

Bencana Alam | 10 Desember 2018 - 07:19 WIB

Waspadai! Pakar: Geopark Ciletuh rawan gempa dan tsunami

<p>Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana untuk segera memesan unit-unit bus bermerek Scania asal Swedia untuk menambah armada bus Transjakarta.</p><p> Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menerima kunjungan dari CEO Scania Henrik Henrikksoon di Balai Kota DKI. Dalam kesempatan itu, pihak Scania juga memperlihatkan satu unit bus buatannya kepada Basuki.</p><p> "Bus-bus yang bermerek Scania ini lah yang saya yakin nantinya akan menggantikan seluruh sistem transportasi bus di wilayah ibukota," kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (11/3).</p><p> Menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu, ada banyak keuntungan dari bus Scania yang ditawarkan. Salah satu keuntungan itu, yakni ukuran bus yang lebih besar dari bus tunggal yang ada saat ini.</p><p> "Ada banyak keuntungannya, salah satunya, yaitu ukuran bus yang lebih besar dari bus yang dioperasikan sekarang ini. Kami akan segera memesan bus tersebut. Diperkirakan, dalam jangka waktu 6 hingga 7 bulan kedepan bus sudah bisa dikirim," ujar Basuki.</p><p> Nantinya, dia menuturkan bus-bus yang dipesan itu tidak hanya digunakan untuk Transjakarta saja, tetapi juga untuk menggantikan transportasi bus sedang, seperti Metromini, Kopaja, dan Kopami.</p><p> Sementara itu, pada kesempatan yang sama, CEO Scania Henrik Henrikssoon mengungkapkan bus-bus yang ditawarkan kepada Pemprov DKI Jakarta yakni berjenis Scania Low Entry City Bus.</p><p> "Bus yang kami tawarkan itu adalah Scania Low Entry City Bus. Bus tersebut didesain khusus untuk transportasi massal dalam kota. Karoseri bus yang kami tawarkan juga berasal dari dalam negeri," ungkap Henrik.&nbsp; (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

Kamis, 06 Desember 2018 - 09:52 WIB

BTS peringkat 8 artis top Billboard

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com