Kamis, 21 Juni 2018 | 11:30 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Peneliti Melbourne Capai Terobosan Soal Vaksin Malaria

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Wawa    |    Editor : Administrator
Terobosan oleh peneliti Melbourne bisa membawa mereka menciptakan vaksin untuk malaria. (AAP: University of Queensland, file photo)
Terobosan oleh peneliti Melbourne bisa membawa mereka menciptakan vaksin untuk malaria. (AAP: University of Queensland, file photo)
<p>Professor James Beeson dari Burnet Institute&nbsp; mengatakan bahwa meskipun malaria disebarkan oleh nyamuk, penyakit menjadi 'parah' karena infeksi ini terjadi dalam sel darah merah.</p><p>"Infeksi ini kadang kemudian tidak bisa dikendalikan, dan akhirnya bisa menyebabkan kematian." kata Professor Beeson.</p><p>"Jadi pertanyaan adalah bagaimana sebenarnya sistem kekebalan tubuh bekerja, attau apa yang bisa dilakukan untuk menghentikan infeksi, sehingga orang tida menderita sakit." kata Beeson.</p><p>Dia mengatakan para peneliti sekarang sudah berhasil mengidentifikasi sistem kekebalan tubuh yang memerlukan antibodi dan protein lain dalam darah yang bisa memerangi malaria, dalam apa yang disebutnya dampak "dua serangan" (double-hit).</p><p>"Sistem kekebalan tubuh harus bisa memproduksi antibodi khusus, dan itu adalah protein dimana sistem kekebalan tubuh bisa memerangi infeksi." kata Prof Beeson.</p><p>"Antibodi ini bisa mengenal infeksi malaria, atau parasit. Dan antibodi itu kemudian bisa meminta 'bantuan' protein lain di dalam darah yang disebut 'complement'.</p><p>"Kedua hal ini, antibodi dan complement bersama-sama menyerang infeksi malaria, dan menghentikannya masuk ke dalam sel darah merah, karena itu menghentikan infeksi penyakit tersebut."</p><p>Sejumlah vaksin malaria sudah diujicobakan selama ini namun Professor Beeson berhafrap penemuan ini akan membawa mereka ke penemuan vaksin malaria yang efektif.</p><p>Professor Beeson mengatakan sebagian besar dari 600 ribu orang yang meninggal setiap tahunnya karena malaria adalah anak-anak sehingga vaksin semakin penting untuk segera ditemukan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 11:15 WIB

Kapolres Langkat nobar debat publik paslon Gubsu di Pospam

Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 10:57 WIB

Spanduk kontroversi tamasya Almaidah muncul jelang Pilgubsu 2018

Kecelakaan | 21 Juni 2018 - 10:44 WIB

Panglima TNI-Kapolri kunjungi korban KM Sinar Bangun

Ekonomi | 21 Juni 2018 - 10:29 WIB

Rupiah Kamis pagi tercatat Rp14.010

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com