Selasa, 19 Juni 2018 | 21:45 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Mahfud MD: Ambang batas parlemen perlu dinaikkan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
<p>Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menilai ambang batas parlemen atau "parliamentary threshold" perlu dinaikkan dari 3,5 persen menjadi lima persen untuk mengurangi jumlah partai di parlemen.</p><p>"Menurut saya jumlah partai politik lima saja sudah cukup, makanya saya setuju parliamentary threshold dinaikkan jadi lima persen," ujar Mahfud, di Jakarta, Rabu (30/3).</p><p>Dia mengatakan dengan ambang batas parlemen dinaikkan menjadi lima persen dan berujung pada berkurang partai di parlemen, maka sistem politik akan semakin baik.</p><p>Menurutnya, kata dia lagi, hanya partai yang betul-betul berkualitas yang bisa masuk parlemen.</p><p>"Partainya yang mampu memenuhi ya bisa partai apa saja, bisa partai nasionalis, partai religius, atau apa saja," ujar dia pula.</p><p>Menurut Mahfud, diperlukan ketegasan dari DPR untuk mengubah ambang batas tersebut.&nbsp;</p><p>Dia memperkirakan jika ambang batas parlemen dinaikkan menjadi lima persen, kemungkinan jumlah partai yang bisa memenuhi tidak melebihi lima.</p><p>"Malah kalau threshold lima persen mungkin tidak sampai lima partai. Mungkin hanya tiga atau empat partai saja," kata dia. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aplikasi | 19 Juni 2018 - 20:52 WIB

Instagram akan hadirkan fitur pelacak aktivitas

Aplikasi | 19 Juni 2018 - 20:39 WIB

YouTube Music dan YouTube premium telah resmi dirilis

Megapolitan | 19 Juni 2018 - 20:28 WIB

Jokowi berikan jaket olahraga ke pengunjung KRB

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 19:48 WIB

Sistem buka-tutup diberlakukan di Jalur Nagreg

Arestasi | 19 Juni 2018 - 19:37 WIB

Polres Sukabumi tangkap tiga pelaku pembunuhan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com