Senin, 17 Desember 2018 | 18:06 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

BPBD Lebak minta warga waspadai banjir susulan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, meminta warga mewaspadai banjir susulan sehubungan dengan curah hujan cenderung meningkat sehingga berpotensi meluapnya air sungai di daerah itu.</p><p>"Kami berharap warga Kecamatan Banjarsari dan Gunungkencana meningkatkan kewaspadaan banjir," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi di Rangkasbitung, Kamis (21/4).</p><p>Peringatan kewaspadaan itu, kata dia, karena khawatir terjadi banjir susulan karena curah hujan di daerah itu relatif tinggi.</p><p>Bahkan, sepanjang Rabu (20/4) sore hingga malam curah hujan mengguyur Kecamatan Banjarsari dan Gunungkencana.</p><p>Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat agar waspada banjir susulan sehingga dapat mengantisipasi pengurangan risiko kebencanaan supaya tidak menimbulkan korban jiwa.</p><p>Pasalnya, banjir yang melanda Kecamatan Banjarsari dan Gunungkencana dengan ketinggian antara 1,5 dan 2,5 meter akibat Sungai Ciliman dan Cimoyan.</p><p>"Kami minta warga dapat meningkatkan kewaspadaan, terutama hujan pada malam hari," katanya.</p><p>Menurut dia, banjir di Kecamatan Banjarsari dan Gunungkencana yang merendamkan rumah warga sebanyak 1.055 unit dan 45 unit rumah rusak akibat diterjang angin langkisau (puting beliung).</p><p>Banjir yang melanda daerah itu, Selasa (19/4), akibat luapan air sungai setelah curah hujan lebat yang disertai angin kencang.</p><p>Saat ini, masyarakat sudah menempati kembali rumah masing-masing. Namun, kata dia, kemungkinan banjir susulan berpeluang.</p><p>"Kami minta warga mengungsi ke tempat yang lebih aman jika hujan melebihi 6 jam dan terjadi pada malam hari," katanya.</p><p>Ia mengatakan bahwa pihaknya hingga kini masih menyalurkan bantuan kepada korban banjir dan angin langkisau berupa sembilan bahan pokok, antara lain beras, gula, mi instan dus, air mineral, dan sarden, serta peralatan dapur.</p><p>Selain itu, juga pemberian pengobatan gratis dengan melibatkan Dinas Kesehatan setempat.</p><p>Pemberian bantuan bahan pokok itu diharapkan warga korban banjir dan angin langkisau tidak kelaparan juga serangan berbagai penyakit menular lainnya.</p><p>Selain itu, katanya pula, pemerintah daerah mendirikan posko kebencanaan karena khawatir terjadi banjir susulan.</p><p>"Kami berharap warga yang tinggal di dua kecamatan itu agar meningkatkan kewaspadaan banjir susulan," katanya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 17 Desember 2018 - 17:55 WIB

Sembilan orang tewas akibat bom mobil di Suriah

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 17:33 WIB

KPU jamin hak pemilih yang belum masuk DPT

Pileg 2019 | 17 Desember 2018 - 17:12 WIB

Jokowi sebut caleg PKB punya militansi tinggi

<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, meminta warga mewaspadai banjir susulan sehubungan dengan curah hujan cenderung meningkat sehingga berpotensi meluapnya air sungai di daerah itu.</p><p>"Kami berharap warga Kecamatan Banjarsari dan Gunungkencana meningkatkan kewaspadaan banjir," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi di Rangkasbitung, Kamis (21/4).</p><p>Peringatan kewaspadaan itu, kata dia, karena khawatir terjadi banjir susulan karena curah hujan di daerah itu relatif tinggi.</p><p>Bahkan, sepanjang Rabu (20/4) sore hingga malam curah hujan mengguyur Kecamatan Banjarsari dan Gunungkencana.</p><p>Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat agar waspada banjir susulan sehingga dapat mengantisipasi pengurangan risiko kebencanaan supaya tidak menimbulkan korban jiwa.</p><p>Pasalnya, banjir yang melanda Kecamatan Banjarsari dan Gunungkencana dengan ketinggian antara 1,5 dan 2,5 meter akibat Sungai Ciliman dan Cimoyan.</p><p>"Kami minta warga dapat meningkatkan kewaspadaan, terutama hujan pada malam hari," katanya.</p><p>Menurut dia, banjir di Kecamatan Banjarsari dan Gunungkencana yang merendamkan rumah warga sebanyak 1.055 unit dan 45 unit rumah rusak akibat diterjang angin langkisau (puting beliung).</p><p>Banjir yang melanda daerah itu, Selasa (19/4), akibat luapan air sungai setelah curah hujan lebat yang disertai angin kencang.</p><p>Saat ini, masyarakat sudah menempati kembali rumah masing-masing. Namun, kata dia, kemungkinan banjir susulan berpeluang.</p><p>"Kami minta warga mengungsi ke tempat yang lebih aman jika hujan melebihi 6 jam dan terjadi pada malam hari," katanya.</p><p>Ia mengatakan bahwa pihaknya hingga kini masih menyalurkan bantuan kepada korban banjir dan angin langkisau berupa sembilan bahan pokok, antara lain beras, gula, mi instan dus, air mineral, dan sarden, serta peralatan dapur.</p><p>Selain itu, juga pemberian pengobatan gratis dengan melibatkan Dinas Kesehatan setempat.</p><p>Pemberian bantuan bahan pokok itu diharapkan warga korban banjir dan angin langkisau tidak kelaparan juga serangan berbagai penyakit menular lainnya.</p><p>Selain itu, katanya pula, pemerintah daerah mendirikan posko kebencanaan karena khawatir terjadi banjir susulan.</p><p>"Kami berharap warga yang tinggal di dua kecamatan itu agar meningkatkan kewaspadaan banjir susulan," katanya. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com