Rabu, 12 Desember 2018 | 02:27 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Berbagai kegiatan dalam peringatan 60 tahun KAA

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Wawa    |    Editor : Administrator
<p>Tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA). Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata akan menyambutnya dengan menggelar 19 acara pendukung (side event) meliputi 9 acara di Jakarta dan 10 acara di Bandung.</p><p>Beberapa acara pendukung tersebut akan dilakukan dalam satu bulan sebelum Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika. Beberapa acara dimaksud diantaranya adalah: Promosi Pariwisata, Asia Afrika Carnival, Forum Diskusi Parliamentary, Pameran dan Workshop Kerjasama Selatan-selatan Triangular (KSST), Indonesia Heritage Exhibition, Pameran Koleksi Dokumentasi KAA, New Asia Youth Conference 2015, Asia Africa Business Summit (AABS), Working Lunch SIDS, dan penampilan band Slank.&nbsp;</p><p>Di Bandung sendiri nantinya kegiatan akan dipusatkan di tiga titik paling bersejarah, yakni Kompleks Gedung Merdeka-Museum KAA, Gedung Dwi Warna, dan Lapangan Tegallega. Ketiga tempat tu adalah tempat perumusan dan kelahiran cita-cita “Semangat Bandung”.</p><p>Di Gedung Merdeka dan Gedung Dwi Warna digelar pada Sabtu (18/4) akan ada pengibaran 109 bendera negara Asia dan Afrika menandai awal acara peringatan dengan musikalisasi pidato Presiden Soekarno di KAA. Usai itu, Parade Asia Afrika bergerak mengelilingi Kompleks Gedung Merdeka. Puncaknya, seribu peserta Bandung Historical Study Games 2015 (BHSG) berangkat menuju Gedung Dwi Warna sambil menziarahi sedikitnya dua puluh titik bersejarah di Kota Bandung.</p><p>Sementara itu, di Lapangan Tegallega, Museum KAA menggelar acara Asian-African Friendship Day pada hari Minggu (19/4/2015). Rangkaian acara diawali dengan Senam 5000 Anak Asia Afrika. Ada pula panggung seni, donor darah, dan kampanye lingkungan. Tujuan kampanye itu adalah untuk mengedukasi pengunjung. Ada juga tiga kampanye, yakni Diet Kantong Plastik, #SaveTamanAsiAfrika, dan Zero Waste Event.</p><p>Dalam rangkaian agenda peringatan KAA ada juga konser angklung dan Asian-African Carnival yang digelar pada Sabtu (25/4/2015). Konser angklung itu akan dikemas dalam acara Angklung Harmony for The World bertajuk "Alunkan Angklungmu di Guiness World of Record Bandung Lautan Angklung" di Stadion Siliwangi, Jalan Lombok, Kota Bandung. Diperkirakan terlibat 20.000 pemain untuk pemecahan rekor. Sedangkan, acara Asian-African Carnival digelar di sepanjang Jalan Asia Afrika, dari Simpang Lima sampai Alun-alun. Karnaval tersebut mengangkat ciri khas seni dan budaya Asia dan Afrika.</p><p>Menteri Pariwisata (Arief Yahya) akan berperan sebagai Ketua Panitia Bidang Side Events Peringatan KAA 2015 dibantu tiga wakil ketua, yakni Kepala BKPM, Wali Kota Bandung dan Ketua Kadin. Untuk promosi dan kesiapan Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika, Kementerian Pariwisata telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 miliar dengan target wisatawan sekira 100 ribu wisnus dan 2.500 wisman, serta target pendapatan sebesar Rp 100 miliar. (IndonesiaTravel)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pendidikan | 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Politik | 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Pileg 2019 | 11 Desember 2018 - 21:59 WIB

Tommy Soehato dikukuhkan sebagai anak adat Sentani

Aktual Pemilu | 11 Desember 2018 - 21:49 WIB

290 penyandang disabilitas tercatat di DPTHP-2 Binjai

Musibah | 11 Desember 2018 - 21:38 WIB

Hanyut tenggelam, bocah SD ditemukan meninggal

Aktual Pemilu | 11 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPU Purwakarta tetapkan DPT Pemilu 2019

<p>Tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA). Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata akan menyambutnya dengan menggelar 19 acara pendukung (side event) meliputi 9 acara di Jakarta dan 10 acara di Bandung.</p><p>Beberapa acara pendukung tersebut akan dilakukan dalam satu bulan sebelum Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika. Beberapa acara dimaksud diantaranya adalah: Promosi Pariwisata, Asia Afrika Carnival, Forum Diskusi Parliamentary, Pameran dan Workshop Kerjasama Selatan-selatan Triangular (KSST), Indonesia Heritage Exhibition, Pameran Koleksi Dokumentasi KAA, New Asia Youth Conference 2015, Asia Africa Business Summit (AABS), Working Lunch SIDS, dan penampilan band Slank.&nbsp;</p><p>Di Bandung sendiri nantinya kegiatan akan dipusatkan di tiga titik paling bersejarah, yakni Kompleks Gedung Merdeka-Museum KAA, Gedung Dwi Warna, dan Lapangan Tegallega. Ketiga tempat tu adalah tempat perumusan dan kelahiran cita-cita “Semangat Bandung”.</p><p>Di Gedung Merdeka dan Gedung Dwi Warna digelar pada Sabtu (18/4) akan ada pengibaran 109 bendera negara Asia dan Afrika menandai awal acara peringatan dengan musikalisasi pidato Presiden Soekarno di KAA. Usai itu, Parade Asia Afrika bergerak mengelilingi Kompleks Gedung Merdeka. Puncaknya, seribu peserta Bandung Historical Study Games 2015 (BHSG) berangkat menuju Gedung Dwi Warna sambil menziarahi sedikitnya dua puluh titik bersejarah di Kota Bandung.</p><p>Sementara itu, di Lapangan Tegallega, Museum KAA menggelar acara Asian-African Friendship Day pada hari Minggu (19/4/2015). Rangkaian acara diawali dengan Senam 5000 Anak Asia Afrika. Ada pula panggung seni, donor darah, dan kampanye lingkungan. Tujuan kampanye itu adalah untuk mengedukasi pengunjung. Ada juga tiga kampanye, yakni Diet Kantong Plastik, #SaveTamanAsiAfrika, dan Zero Waste Event.</p><p>Dalam rangkaian agenda peringatan KAA ada juga konser angklung dan Asian-African Carnival yang digelar pada Sabtu (25/4/2015). Konser angklung itu akan dikemas dalam acara Angklung Harmony for The World bertajuk "Alunkan Angklungmu di Guiness World of Record Bandung Lautan Angklung" di Stadion Siliwangi, Jalan Lombok, Kota Bandung. Diperkirakan terlibat 20.000 pemain untuk pemecahan rekor. Sedangkan, acara Asian-African Carnival digelar di sepanjang Jalan Asia Afrika, dari Simpang Lima sampai Alun-alun. Karnaval tersebut mengangkat ciri khas seni dan budaya Asia dan Afrika.</p><p>Menteri Pariwisata (Arief Yahya) akan berperan sebagai Ketua Panitia Bidang Side Events Peringatan KAA 2015 dibantu tiga wakil ketua, yakni Kepala BKPM, Wali Kota Bandung dan Ketua Kadin. Untuk promosi dan kesiapan Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika, Kementerian Pariwisata telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 miliar dengan target wisatawan sekira 100 ribu wisnus dan 2.500 wisman, serta target pendapatan sebesar Rp 100 miliar. (IndonesiaTravel)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com