Minggu, 26 Maret 2017

KPU DKI siapkan pilgub dua putaran, ini alasannya

Kamis, 04 Agustus 2016 15:25

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta, Sumarno Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta, Sumarno
Ayo berbagi!

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta, Sumarno mengatakan, komisi sudah menyiapkan anggaran pelaksanaan dua putaran Pemilihan Gubernur DKI Jakarta untuk mengantisipasi kemungkinan pasangan calon yang mendaftar lebih dari dua. 

"Calon terpilih harus memenangi suara lebih dari 50 persen. Jika calon yang maju dalam Pilkgub lebih dari dua pasang, misalnya tiga atau lebih, hampir pasti ada putaran kedua," kata Sumarno di Kantor KPU DKI, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (4/8). 

"Oleh karena itu kami anggarkan dua putaran sekaligus. Tapi kalau head to head,itu cukup dengan satu putaran dan anggaran untuk putaran kedua tidak akan kami gunakan," kata dia. 

Sumarno mengatakan, KPU DKI tidak boleh berharap pemilihan gubernur hanya berlangsung satu putaran karena sudah menjadi tugas KPU melayani calon-calon yang mendaftar.

"Bagi KPU, tidak perlu berharap satu atau dua putaran. Semua calon yang mendaftar akan kami proses dan akan diikuti semua prosedur. Satu atau dua putaran, itu semua kehendak masyarakat," lanjut dia. 

KPU DKI telah membuka penyerahan syarat dukungan perseorangan untuk calon independen pada 3-7 Agustus 2016, dengan syarat membawa 532.213 Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga yang mendukung mereka.

Berikut tahapan utama Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 yang dijadwalkan KPU DKI:

3 Agustus-7 Agustus 2016: penyerahan syarat dukungan perseorangan19 September-21 September 2016: pendaftaran pasangan calon19 September-9 Oktober 2016: verifikasi pasangan calon22 Oktober 2016: penetapan pasangan calon23 Oktober 2016: pengundian dan pengumuman nomor urut26 Oktober 2016-11 Februari 2017: masa kampanye serta debat publik12 Februari-14 Februari 2017: masa tenang dan sterilisasi alat kampanye15 Februari 2017: pemungutan dan penghitungan suara16 Februari-27 Februari 2017: rekapitulasi suara8 Maret-10 Maret 2017: penetapan calon terpilih tanpa sengketa

Tahapan jika digelar Putaran kedua:

4 Maret 2017: penetapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur putaran kedua5 Maret-19 April 2017: rekapitulasi daftar pemilih4 Maret-15 April 2017: sosialisasi pemilihan gubernur putaran kedua6 April-15 April 2017: kampanye16 April-18 April 2017: masa tenang19 April 2017: pemungutan dan penghitungan suara20 April-1 Mei 2017: rekapitulasi suara5 Mei-6 Mei 2017: penetapan calon tanpa sengketa

*Penanganan sengketa hasil pemilihan gubernur akan mengikuti jadwal Mahkamah Konstitusi dan penetapan pasangan calon terpilih setelah putusan Mahkamah Konstitusi paling lama satu hari setelah putusan. (Ant)

(Der) 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar