Senin, 27 Maret 2017

Memo dari Kedoya

Pemimpin Khianat, Pemberi Janji Palsu

Rabu, 17 Agustus 2016 23:59

http://1.bp.blogspot.com http://1.bp.blogspot.com
Ayo berbagi!

Alhamdulillah, puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Indonesia memperingati kemerdekaannya  yang ke-71. Meski upacara bendera 17 Agustus di Istana Negara diwarnai dengan batalnya salah seorang anggota Paskibraka asal Jawa Barat, Gloria Natapraja Hamel, karena kasus kewarganegaraan, upacara tetap berlangsung lancar bahkan hingga penurunan Sang Merah Putih pada sore harinya.

Kegembiraan perayaan kemerdekaan tersebar ke seluruh pelosok negeri hingga ke gang-gang sempit hampir di semua wilayah Indonesia. Warga memperingati HUT kemerdekaan RI dengan berbagai macam kemeriahan, dari panjat pinang, lomba makan kerupuk sampai dengan lomba karung yang dibuat kreatif –peserta mengenakan helm. Tak sedikit jalan-jalan diblokir warga saat berlangsungnya perlombaan 17-an. Orang tua, remaja hingga anak-anak, laki-laki dan perempuan semua terlibat.

Terhitung sejak kemerdekaan hingga sekarang, sudah 7 presiden yang memimpin bangsa Indonesia. Masing-masing Presiden memimpin dengan masa jabatan dan pencapaian yang berbeda-beda. Masa kepemimpinan Presiden Soerharto selama 32 tahun yang lengser karena didemo, masih menjadi yang paling panjang dalam sejarah kepresidenan di Indonesia. Untuk urusan umur, 71 tahun tidak cocok jika disebut pendek.

Selama itu pula MDGs mencatat Indonesia berhasil menurunkan tingkat kemiskinan menjadi setengahnya. Salah satu program PBB itu menilai garis kemiskinan nasional sebesar 13,33 persen di tahun 2010 terus bergerak menuju target 8-10 persen di tahun 2014. Demikian juga pravalensi kekurangan gizi balita, jumlahnya terus menurun dari 31 persen menjadi 18,4 persen di tahun 2007 kemudian 15,5 persen di tahun 2015.

Tingkat kematian bayi pun menjadi semakin baik, jika sebelumnya terdapat 68 kematian per 1000 kelahiran pada tahun 1991 menjadi 34 kematian di tahun 2007 kemudian 23 kematian per 1000 pada tahun 2015. Begitu juga tingkat kematian Ibu-ibu yang melahirkan, jumlahnya ikut membaik. Namun sayang, kemajuan ini tidak disikapi positif oleh setiap anggota masyarakat. Sekelompok orang demi kepentingannya sendiri, justru menyediakan vaksin palsu untuk bayi-bayi.

Di bidang pendidikan, pertumbuhan yang dicapai bahkan dinilai melebihi target seperti yang ditetapkan oleh MDGs. Pemerintah banyak mendirikan sekolah sebagai sarana pendidikan dasar. Tahun 2008/2009 angka partisipasi kasar SD/MI termasuk paket A mencapai 116,77 persen. BPS mencatat sebanyak 148.727 sekolah dasar tersebar cukup merata dari Aceh hingga Papua.

Berkat kepemimpinan ke-7 presiden, tentunya dengan dibantu para menteri, gubernur, walikota sampai dengan petugas di tingkat kelurahan bahkan RT, serta partisipasi seluruh elemen masyarakat yang terkait, Indonesia mengalami kemajuan di segala bidang. Salah satunya kemajuan dalam bidang informasi. Sekarang ini, setiap anggota masyarakat sangat mudah dan cepat untuk menerima atau memberikan informasi.

Dalam satu kesempatan makan siang, saya bersama salah seorang pemimpin redaksi media massa di Jakarta, di salah satu rumah makan Padang, pemimpin redaksi tersebut mengatakan Indonesia sangat luar biasa. Sepanjang pengalamannya berkeliling dunia, ia tidak menemukan makanan yang bisa menandingi kelezatan makanan Indonesia. Ia menambahkan, tidak ada makanan di negara lain sebanyak seperti dihindangkan di restoran Padang.

Rendang bukan saja menjadi makanan favorit masyarakat Padang atau penduduk Indonesia, rendang merupakan satu dari dua makanan Indonesia yang terpilih menjadi makanan terlezat berdasar survei para pemerhati stasiun berita CNN, yakni rendang dan nasi goreng. Kepopuleran rendang dan nasi goreng mengalahkan Massaman Curry asal Thailand yang sebelumnya dinyatakan sebagai makanan yang paling enak di muka bumi.

Andai satu provinsi di Indonesia mempunyai hanya satu makanan khas saja yang menjadi andalannya, Indonesia sudah punya 30 lebih jenis makanan yang lezat. Apalagi jika masing-masing provinsi mempunyai lebih dari satu jenis makanan andalan? 257 juta penduduk Indonesia tentunya menjadi pasar yang sangat potensial tidak hanya bagi produk kuliner dari negeri sendiri atau manca negara tetapi juga berbagai potensi lainnya, seperti pariwisata dan tak terkecuali narkoba.

Bicara pariwisata, jika beberapa tahun berlalu Indonesia terkenal dengan Pulau Bali atau Candi Borobudur, dalam perkembangannya semakin banyak obyek wisata Tanah Air yang bisa dibanggakan, Raja Ampat, Lombok, Pontianak, Manado bahkan Bandung dan banyak lagi yang lainnya. Sepanjang tahun 2014 sektor pariwisata menyumbang devisa sebesar 10,69 dolar AS atau sekitar 136 trililun rupiah. Tak heran jika dalam lima tahun ke depan, Pemerintah menetapkan target kunjungan 20 juta wisatawan asing dengan estimasi pemasukan devisa Rp260 triliun.

Banyak kemajuan yang dicapai selama 71 tahun setelah Indonesia merdeka. Salah satunya percepatan pembangunan infra struktur seperti yang sedang digenjot saat ini. Pembangunan ini jelas membutuhkan banyak biaya, hingga kebutuhan dan kepentingan bagian lain seperti dinomorduakan. Namun mau tak mau atau suka tak suka prioritas harus dilanjutkan. Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati, menjelaskan jika pagu indikatif belanja pemerintah pusat dalam RAPBN 2017 sebesar Rp1.310,4 triliun, akan digunakan secara efektif dan sesuai prioritas.

Urusan merencanakan anggaran belanja negara, kita semua tahu bukan masalah remeh. Begitu juga dengan mengurusi kepentingan ratusan juta masyarakat. Masuk di akal jika seorang pemimpin atau presiden tak sanggup bergerak sendiri. Ia perlu dibantu oleh para menteri, para ahli, hingga politikus, meski akhirnya masih saja terjadi kesalahan, salah satunya seperti kasus kewarganegaraan Archandra Tahar. Maka tak aneh kiranya jika Syafii yang ditugasi memanjatkan doa dalam Sidang Paripurna DPR/MPR 2016 Selasa (16/8) memohon agar dijauhkan dari pemimpin khianat, pemberi janji palsu.


ps: Alifurrahman di situsnya seword dotcom menyebut Blok Masela yang semula dianggarkan 22 miliar dollar, setelah kedatangan Archandra dirombak dan dikoreksi hanya sebesar 15 miliar dollar.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-WiS

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar