Jumat, 20 April 2018

Ini jalur alternatif hindari kawasan sistem ganjil-genap

Rabu, 31 Agustus 2016 08:41

Foto: NTMC Polri Foto: NTMC Polri
Ayo berbagi!

Penerapan sistem ganjil-genap di wilayah Jakarta sudah mulai diberlakukan sejak Selasa (30/8), pada pukul 07.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-20.00 WIB.

Dalam penerangan sistem ganjil-genap ini, petugas juga sudah mulai memberlakukan sanksi kepada pengendara yang masih bandel melewati kawasan ganjil-genap tidak sesuai dengan aturan, dengan denda sebesar Rp500 ribu hingga kurungan selama dua bulan.

Informasi NTMC Polri, berikut jalur alternatif yang dapat dilewati pengendara untuk menghindari kawasan sistem ganjil-genap:

- Dari arah Timur mengarah ke Barat melalui Jalan Gatot Subroto, Jalan HR Rasuna Said, Jalan Dr Satrio, Jalan Mas Mansyur, Jalan Pejompongan, Jalan Penjernihan, Jalan Gatot Subroto, Jalan S. Parman atau Slipi, dan seterusnya.

- Sedangkan dari arah Barat untuk mengarah ke Timur atau Selatan menggunakan Jalan Dr Satrio, Jalan HR Rasuna Said, Jalan Gatot Subroto atau Jalan Kapten Tendean dan seterusnya.

- Dari arah Selatan ke Utara, Jalan Panglima Polim, Jalan Bulungan, Jalan Patiunus, Jalan Hamengku Bowono 10, Jalan Hang Lekir, Jalan Asia Afrika, Jalan Gelora, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Penjaringan, Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Cideng Barat/ Cideng Timur, Jalan Abdul Muis, Jalan Majapahit dan seterusnya.

- Kemudian, dari arah Utara untuk mengarah ke Selatan melalui Jalan Gajah Mada/Hayam Wuruk (Harmoni), Jalan Ir. Haji Juanda, Jalan Veteran 3, Jalan M. Merdeka Utara, Jalan Perwira, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jalan Pejambon, Jalan M. Merdeka Timur, Jalan Ridwan Rais, Jalan Prapatan, Jalan Abdul Rahman Hakim (Tugu Tani), Jalan Menteng Raya, Jalan Cut Mutia, Jalan Teuku Umar, Jalan Samratulangi, Jalan Hos Cokrominoto, Jalan HR Rasuna Said, Jalan Gatot Subroto dan seterusnya.

Kebijakan ini tidak berlaku bagi mobil Presiden, Wakil Presiden, pejabat lembaga tinggi negara, ambulans, mobil pemadam kebakaran, angkutan umum berizin dan kendaraan media massa.

kebijakan sistem ganjil-genap ini diterapkan di kawasan tertentu eks penerapan sistem 3 in 1, yaitu Jalan Sisingamangaraja, Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Medan Merdeka Barat dan sebagian Jalan Gatot Subroto.

Sistem tersebut berlaku pada jam-jam tertentu, pagi hari pukul 07.00 – 10.00 WIB dan sore hari pukul 16.00 – 20.00 WIB, kecuali hari Sabtu dan Minggu serta libur nasional.

Diingatkan kembali bagi para pengendara roda empat, bahwa kendaraan yang memiliki pelat nomor digit angka paling belakang ganjil (1,3,5,7,9), dapat melintas pada tanggal-tanggal ganjil. Sedangkan kendaraan yang memiliki pelat nomor digit angka paling belakang genap (0,2,4,6,8), dapat melintas pada tanggal-tanggal genap. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar