Senin, 17 Desember 2018 | 18:03 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

348 pengemudi ditilang di hari pertama sistem ganjil-genap

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah resmi memberlakukan penerapan sistem ganjil-genap sejak Selasa (30/8) kemarin. Kepolisian mencatat sekitar 348 pelanggar lalu lintas saat penerapan sistem ganjil-genap yang diberlakukan di beberapa ruas jalan protokol di hari pertama itu.&nbsp;</p><p>Kepada Elshinta, Rabu (31/8) pagi, Kasubdit Pendidikan dan Rekayasa Diklantas Polda Metro Jaya, AKBP Agustin Susilowati mengatakan, dalam penerapan sistem ganjil-genap kemarin, ada beberapa yang diberhentikan karena kendaraannya tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam penerapan sistem ganjil-genap, dan ada juga yang dokumennya tidak lengkap.</p><p>"Terlihat dari kasat mata terlebih dahulu, kita berhentikan lalu kita cek kelengkapan dari surat-surat kendaraan," ujarnya.</p><p>Agustin menyebut, pada hari pertama kemarin, pihaknya lebih banyak menilang kendaraan roda empat daripada roda dua.</p><p>Lanjut Agustin, pembatasan kendaraan dengan sistem pelat nomor ganjil-genap akan dilakukan dengan hanya memperbolehkan kendaraan berpelat nomor genap melintas pada tanggal genap, dan kendaraan dengan pelat ganjil hanya diperbolehkan melintas pada tanggal ganjil.</p><p>"Nomor pelat ganjil atau genap dilihat dari angka paling belakang yang ada pada pelat nomor polisi kendaraan," imbuhnya.</p><p>Sistem ganjil dan genap diberlakukan di sejumlah ruas jalan di DKI, yakni Jalan Medan Merdeka Barat, MH Thamrin, Sudirman, Sisingamangaraja, dan sebagian Jalan Gatot Soebroto (simpang Kuningan sampai Gerbang Pemuda), dari Senin-Jumat pukul 07.00-10.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB. Pembatasan ganjil genap tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional.</p><p><br></p><p>Penulis: Devi Novitasari</p><p>Editor: Dewi Rusiana&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 17 Desember 2018 - 17:55 WIB

Sembilan orang tewas akibat bom mobil di Suriah

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 17:33 WIB

KPU jamin hak pemilih yang belum masuk DPT

Pileg 2019 | 17 Desember 2018 - 17:12 WIB

Jokowi sebut caleg PKB punya militansi tinggi

<p>Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah resmi memberlakukan penerapan sistem ganjil-genap sejak Selasa (30/8) kemarin. Kepolisian mencatat sekitar 348 pelanggar lalu lintas saat penerapan sistem ganjil-genap yang diberlakukan di beberapa ruas jalan protokol di hari pertama itu.&nbsp;</p><p>Kepada Elshinta, Rabu (31/8) pagi, Kasubdit Pendidikan dan Rekayasa Diklantas Polda Metro Jaya, AKBP Agustin Susilowati mengatakan, dalam penerapan sistem ganjil-genap kemarin, ada beberapa yang diberhentikan karena kendaraannya tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam penerapan sistem ganjil-genap, dan ada juga yang dokumennya tidak lengkap.</p><p>"Terlihat dari kasat mata terlebih dahulu, kita berhentikan lalu kita cek kelengkapan dari surat-surat kendaraan," ujarnya.</p><p>Agustin menyebut, pada hari pertama kemarin, pihaknya lebih banyak menilang kendaraan roda empat daripada roda dua.</p><p>Lanjut Agustin, pembatasan kendaraan dengan sistem pelat nomor ganjil-genap akan dilakukan dengan hanya memperbolehkan kendaraan berpelat nomor genap melintas pada tanggal genap, dan kendaraan dengan pelat ganjil hanya diperbolehkan melintas pada tanggal ganjil.</p><p>"Nomor pelat ganjil atau genap dilihat dari angka paling belakang yang ada pada pelat nomor polisi kendaraan," imbuhnya.</p><p>Sistem ganjil dan genap diberlakukan di sejumlah ruas jalan di DKI, yakni Jalan Medan Merdeka Barat, MH Thamrin, Sudirman, Sisingamangaraja, dan sebagian Jalan Gatot Soebroto (simpang Kuningan sampai Gerbang Pemuda), dari Senin-Jumat pukul 07.00-10.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB. Pembatasan ganjil genap tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional.</p><p><br></p><p>Penulis: Devi Novitasari</p><p>Editor: Dewi Rusiana&nbsp;</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com