Jumat, 20 April 2018

348 pengemudi ditilang di hari pertama sistem ganjil-genap

Rabu, 31 Agustus 2016 11:45

Ayo berbagi!

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah resmi memberlakukan penerapan sistem ganjil-genap sejak Selasa (30/8) kemarin. Kepolisian mencatat sekitar 348 pelanggar lalu lintas saat penerapan sistem ganjil-genap yang diberlakukan di beberapa ruas jalan protokol di hari pertama itu. 

Kepada Elshinta, Rabu (31/8) pagi, Kasubdit Pendidikan dan Rekayasa Diklantas Polda Metro Jaya, AKBP Agustin Susilowati mengatakan, dalam penerapan sistem ganjil-genap kemarin, ada beberapa yang diberhentikan karena kendaraannya tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam penerapan sistem ganjil-genap, dan ada juga yang dokumennya tidak lengkap.

"Terlihat dari kasat mata terlebih dahulu, kita berhentikan lalu kita cek kelengkapan dari surat-surat kendaraan," ujarnya.

Agustin menyebut, pada hari pertama kemarin, pihaknya lebih banyak menilang kendaraan roda empat daripada roda dua.

Lanjut Agustin, pembatasan kendaraan dengan sistem pelat nomor ganjil-genap akan dilakukan dengan hanya memperbolehkan kendaraan berpelat nomor genap melintas pada tanggal genap, dan kendaraan dengan pelat ganjil hanya diperbolehkan melintas pada tanggal ganjil.

"Nomor pelat ganjil atau genap dilihat dari angka paling belakang yang ada pada pelat nomor polisi kendaraan," imbuhnya.

Sistem ganjil dan genap diberlakukan di sejumlah ruas jalan di DKI, yakni Jalan Medan Merdeka Barat, MH Thamrin, Sudirman, Sisingamangaraja, dan sebagian Jalan Gatot Soebroto (simpang Kuningan sampai Gerbang Pemuda), dari Senin-Jumat pukul 07.00-10.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB. Pembatasan ganjil genap tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional.

Penulis: Devi Novitasari

Editor: Dewi Rusiana 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar