Minggu, 24 Juni 2018 | 21:37 WIB

Daftar | Login

/

Waspadai cuaca ekstrim di Lebak

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: elshinta.com
Ilustrasi. Foto: elshinta.com
<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, meminta warga mewaspadai cuaca ekstrim selama sepekan ke depan, karena khawatir menimbulkan bencana alam di daerah itu.</p><p>"Peringatan kewaspadaan itu guna mengurangi resiko pengurangan kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi di Lebak, Kamis (1/9).</p><p>Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Serang, memperkirakan cuaca ekstrim akan melanda wilayah Lebak selama sepekan mendatang.</p><p>Saat ini, Kabupaten Lebak dipetakan sebagai daerah rawan banjir dan longsor. Sebab, daerah ini memiliki topografi perbukitan, pegunungan dan daerah aliran sungai.</p><p>Biasanya, cuaca ekstrim itu dapat menimbulkan bencana alam dan bisa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan material infrastuktur.</p><p>Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan bahaya longsor dan banjir.</p><p>"Kami belum lama ini menerima laporan warga yang terkena bencana banjir dan longsor, namun tidak menimbulkan korban jiwa," katanya dikutip <i>Antara</i>.</p><p>Menurut dia, saat ini, daerah rawan longsor dan banjir di Lebak tersebar di sembilan kecamatan karena lokasinya di perbukitan, pegunungan dan aliran sungai (DAS).</p><p>Kesembilan kecamatan itu adalah Lebak Gedong, Cibeber, Cipanas, Muncang, Sobang, Gunungkencana, Bojongmanik, Cimarga, dan Cigemblong.</p><p>"Kami selalu mengingatkan warga tetap waspada untuk menghindari jatuhnya korban jiwa," katanya.</p><p>Ia juga mengatakan pihaknya menyiapkan tim evakuasi guna membantu warga yang tertimpa musibah, baik banjir maupun tanah longsor.</p><p>Pihaknya selalu siaga dengan mempersiapkan peralatan evakuasi, seperti tambang, pelampung, perahu karet, logistik dan peralatan lainnya.</p><p>Selain itu juga relawan tangguh siap memberikan pelayanan kepada masyarakat jika terjadi bencana alam.</p><p>"Kami selalu siaga selama 24 jam dalam memberikan bantuan pertolongan kepada warga yang tertimpa musibah. Kami juga selalu menjalin komunikasi aktif baik dengan unsur desa, muspika, hingga tokoh masyarakat," katanya.&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 24 Juni 2018 - 20:23 WIB

Transaksi kopi Indonesia capai Rp80 miliar pada WoC

Aktual Dalam Negeri | 24 Juni 2018 - 20:11 WIB

18.273 pemudik tiba di Gambir hingga H+8 Lebaran

Aktual Dalam Negeri | 24 Juni 2018 - 19:49 WIB

Pemkab Banyuwangi normalkan saluran irigasi pasca banjir

Pembangunan | 24 Juni 2018 - 19:37 WIB

Pembangunan jembatan Bengawan Solo hampir selesai

Lingkungan | 24 Juni 2018 - 19:13 WIB

Bunga bangkai langka siap mekar di Bengkulu

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com