Kamis, 21 Juni 2018 | 13:28 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Ilmuwan Melbourne Berhasil Temukan Molekul Pembasmi Superbug

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
(Courtesy: AustraliaPlus) Polimer berbentuk bintang (titik berwarna hijau) menyerang sel bakteri.
(Courtesy: AustraliaPlus) Polimer berbentuk bintang (titik berwarna hijau) menyerang sel bakteri.
<p>Ilmuwan Australia berhasil membuat terobosan penting dalam memerangi superbug yang kebal-antibiotik dengan menciptakan molekul yang bisa membunuh bakteri mematikan.</p><p>Tim ilmuwan dari Fakultas Teknik Universitas Melbourne membuat penemuan ini sebagai bagian dari upaya menemukan pengobatan untuk penyakit kanker.<br/>Superbugs telah diidentifikasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia – WHO sebagai ancaman terbesar pada kesehatan manusia setelah berhasil beradaptasi menjadi resisten atau kebal terhadap semua jenis antibiotic.<br/>Kandidat PhD Shu Lam mengatakan tim-nya berhasol mengembangkan rantao dari molekul protein berbentuk bintang segi lima yang dinamakan polimer peptide yang mampu mengalahkan superbug dengan merobek dinding sel superbug.<br/>"Temuan ini membuat sulit bagi bakteri beradaptasi dan bertahan hidup setelah diobati dengan polimer peptide ini,” katanya.<br/>Tim ilmuwan ini mengatakan tidak seperti antibiotic, superbug tidak menunjukan tanda-tanda resistensi kepada molekul ini.<br/>Lam mengatakan superbug saat ini telah menjadi ancaman besar bagi manusia.<br/>"Diperkirakan superbug akan menyebabkan lebih dari 10 juta kematian pada tahun 2050,” katanya.<br/>Kondisi ini diperparah dengan hanya sedikit antibiotic baru yang berhasil dikembangkan selama 30 tahun terakhir,”<br/> </p><p>Namun demikian ilmuwan dari Universitas Melbourne ini menekankan bahwa penelitian mereka masih berada pada tahap yang sangat awal.<br/>Lam mengatakan kerja tim sejauh terfokus pada satu kelas utama bakteri saja dan masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkaji bagaimana jenis bakteri lain merespon molekul ini.<br/>"Temuan ini masih pada tingkat yang cukup penelitian primer atau dasar," katanya.<br/>"Apa yang perlu kita lakukan selanjutnya adalah melihat secara detail bagaimana polimer peptida ini benar-benar bekerja."<br/>Profesor Greg Qiao, dari Fakultas Teknik, setuju bahwa studi yang lebih lanjut masih diperlukan.<br/>"Ada banyak pekerjaan yang perlu dilakukan sebelum kita mengkomersilkan temuan ini," katanya.<br/>Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal <em>Nature Microbiology</em>.</p><p><a class="external" href="http://www.abc.net.au/news/2016-09-13/new-findings-may-see-end-to-antibiotic-resistant-superbugs/7837352" target="_self" title="">Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.</a></p><p><em>Diterjemahkan pukul 20:00 WIB, 13/9/2016, oleh Iffah Nur Arifah.</em></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 13:26 WIB

Menkes: Pelaksanaan mudik Lebaran 2018 lebih baik

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 13:15 WIB

JK ucapkan selamat ulang tahun kepada Presiden Jokowi

Ekonomi | 21 Juni 2018 - 12:58 WIB

Darmin: Perbaikan struktur ekspor atasi perang dagang

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:48 WIB

Kemenkes masih siagakan petugas kesehatan di sejumlah titik

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:33 WIB

Presiden Jokowi ulang tahun ke-57 hari ini

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 12:27 WIB

KPK panggil tujuh anggota DPRD Kota Malang

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com