Senin, 16 Juli 2018 | 15:33 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

BNN gagalkan peredaran sabu-sabu 10,4 kg asal Malaysia

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi: Foto Elshinta.com
Ilustrasi: Foto Elshinta.com
<p>Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menggagalkan transaksi dan peredaran narkoba jenis sabu- sabu sebanyak 10,4 kilogram asal Malaysia yang dilakukan oleh sindikat internasional di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (10/9).</p><p> "Kasus ini berawal dari hasil pengembangan kasus 30 kilogram (kg) sabu-sabu yang diungkap pada 4 Agustus 2016 oleh BNN," kata Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso yang akrab dipanggil Buwas di Jakarta, Selasa (20/9).</p><p> Dari penyelidikan yang dilakukan, petugas mendapatkan informasi adanya jaringan yang menyelundupkan sabu-sabu dari Malaysia melalui Entikong-Singkawang-Pontianak hingga Jakarta.</p><p> Petugas BNN berhasil mengamankan tersangka yaitu, SC (39) adalah pengendali, TT (43) penjaga gudang dan BM (33) bertugas sebagai kurir.</p><p> "Barang bukti sebanyak 10,4 kilogram sabu-sabu digabung dengan buah pisang yang digunakan sebagai sarana penyelundupannya, di sebuah rumah di Jalan Pademangan, Jakarta Timur. Ketiga tersangka ini diduga kuat berperan sebagai penyeludup sekaligus sebagai penyimpan sabu," kata Buwas.</p><p> Modusnya dengan mengelabui aparat, tersangka memasukkan sabu-sabu tersebut kedua keranjang rotan dan disembunyikan bersama buah pisang asal Singkawang.</p><p> "Sabu dibawa dari Malaysia melalui Entikong, kemudian barang tersebut dibawa menggunakan jasa ekspedisi kapal laut di Pontianak dengan tujuan Jakarta. Kemudian barang tersebut dibawa ke sebuah rumah yang disiapkan sebagai gudang penyimpanan narkotika di Jalan Pademangan," kata Buwas.</p><p> Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ketiga tersangka tersebut merupakan anggota jaringan penyelundupan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu yang terkait jaringan Malaysia.</p><p> "Dari keterangan tersangka, sabu tersebut rencananya diedarkan ke kawasan Surabaya, Jawa Timur," kata Buwas.</p><p> Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.</p><p> "Dengan pengungkapan ini BNN telah berhasil menyelamatkan lebih dari 52.071 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika," kata Buwas. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 16 Juli 2018 - 15:25 WIB

BI: Waspadai peredaran upal jelang Pemilu

Pembangunan | 16 Juli 2018 - 14:53 WIB

Presiden Jokowi: Kesepakatan mengenai Freeport kemajuan besar

Aktual Dalam Negeri | 16 Juli 2018 - 14:31 WIB

Masuk embarkasi, jamaah jalani pemeriksaan kesehatan dan rekam biometrik

Aktual Dalam Negeri | 16 Juli 2018 - 14:22 WIB

Ketua DPD Partai Golkar Sumut diganti

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com