Minggu, 16 Desember 2018 | 07:17 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Uni Eropa Imbau AS-Rusia Harus Menjamin Gencatan Senjata di Suriah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
<p>Rusia dan AS harus menjamin terlaksananya gencatan senjata di <a href="http://indonesia.rbth.com/tag/suriah">Suriah</a> agar dapat memperbaiki situasi kemanusiaan di negara tersebut, demikian disampaikan Komisaris Tinggi Uni Eropa untuk Kebijakan Keamanan dan Luar Negeri Federica Mogherini kepada para wartawan di New York, AS, Senin (19/9), saat mengomentari situasi negara Arab yang tengah dilanda perang.</p> <p>Mogherini menyebutkan <a href="http://indonesia.rbth.com/tag/uni+eropa">Uni Eropa</a> merasa gencatan senjata AS dan Rusia perlu dijaga karena saat ini AS dan Rusia telah menyetujui gencatan senjata tersebut dan sangat penting untuk menjamin terlaksananya hal itu.</p> <p>Para menteri luar negeri dari 28 negara anggota Uni Eropa bertemu dengan Komite Negosiasi Tinggi Suriah di New York pekan ini. Mogherini menyebutkan ia sudah bertemu dengan anggota oposisi Suriah pada Minggu (18/9).</p> <p>Pada 9 September lalu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry <a href="http://indonesia.rbth.com/politics/2016/09/12/capai-kesepakatan-rusia-dan-as-minta-damaskus-hentikan-serangan-udara_629039">mengumumkan</a> rencana perdamaian baru untuk mengatasi konflik di Suriah yang menyerukan gencatan senjata dan kerja sama antiterorisme di antara ketentuan lain dalam perjanjian tersebut.</p> <p>Namun pada Minggu (18/9), Menteri Luar Negeri AS John Kerry menuduh pemerintah Suriah telah mengebom pasukan oposisi di negaranya dan menuntut agar Rusia menghentikan pelanggaran gencatan senjata yang disepakati sejak 9 September lalu.</p> <p><em>Pertama kali dipublikasikan oleh <a href="http://tass.com/world/900905?_ga=1.174286310.574582164.1474268464">TASS</a>.</em></p> <a href="http://indonesia.rbth.com/news/2016/07/11/diplomat-rusia-nato-fokus-pada-pembendungan-ancaman-khayalan-dari-timur_610663"><img alt="Diplomat Rusia: NATO Fokus pada ‘Pembendungan’ Ancaman Khayalan dari Timur" src="https://cdn.rbth.com/468x312/all/2015/11/10/maria_zakharova_h_52294069_468.jpg" style="width: 600px; height: 401px;" title="Diplomat Rusia: NATO Fokus pada ‘Pembendungan’ Ancaman Khayalan dari Timur" /></a> <a href="http://indonesia.rbth.com/news/2016/07/11/diplomat-rusia-nato-fokus-pada-pembendungan-ancaman-khayalan-dari-timur_610663">Diplomat Rusia: NATO Fokus pada &lsquo;Pembendungan&rsquo; Ancaman Khayalan dari Timur</a> &nbsp;
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 07:12 WIB

Longsor akibatkan 3 rumah di Ponorogo rusak

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:49 WIB

Suami kalahkan isteri dalam Pilkades di Kotim

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 06:26 WIB

Penalti Icardi amankan kemenangan Inter atas Udinese

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:16 WIB

TNI minta masyarakat Sulbar jaga kondusifitas Natal

Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

<p>Rusia dan AS harus menjamin terlaksananya gencatan senjata di <a href="http://indonesia.rbth.com/tag/suriah">Suriah</a> agar dapat memperbaiki situasi kemanusiaan di negara tersebut, demikian disampaikan Komisaris Tinggi Uni Eropa untuk Kebijakan Keamanan dan Luar Negeri Federica Mogherini kepada para wartawan di New York, AS, Senin (19/9), saat mengomentari situasi negara Arab yang tengah dilanda perang.</p> <p>Mogherini menyebutkan <a href="http://indonesia.rbth.com/tag/uni+eropa">Uni Eropa</a> merasa gencatan senjata AS dan Rusia perlu dijaga karena saat ini AS dan Rusia telah menyetujui gencatan senjata tersebut dan sangat penting untuk menjamin terlaksananya hal itu.</p> <p>Para menteri luar negeri dari 28 negara anggota Uni Eropa bertemu dengan Komite Negosiasi Tinggi Suriah di New York pekan ini. Mogherini menyebutkan ia sudah bertemu dengan anggota oposisi Suriah pada Minggu (18/9).</p> <p>Pada 9 September lalu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry <a href="http://indonesia.rbth.com/politics/2016/09/12/capai-kesepakatan-rusia-dan-as-minta-damaskus-hentikan-serangan-udara_629039">mengumumkan</a> rencana perdamaian baru untuk mengatasi konflik di Suriah yang menyerukan gencatan senjata dan kerja sama antiterorisme di antara ketentuan lain dalam perjanjian tersebut.</p> <p>Namun pada Minggu (18/9), Menteri Luar Negeri AS John Kerry menuduh pemerintah Suriah telah mengebom pasukan oposisi di negaranya dan menuntut agar Rusia menghentikan pelanggaran gencatan senjata yang disepakati sejak 9 September lalu.</p> <p><em>Pertama kali dipublikasikan oleh <a href="http://tass.com/world/900905?_ga=1.174286310.574582164.1474268464">TASS</a>.</em></p> <a href="http://indonesia.rbth.com/news/2016/07/11/diplomat-rusia-nato-fokus-pada-pembendungan-ancaman-khayalan-dari-timur_610663"><img alt="Diplomat Rusia: NATO Fokus pada ‘Pembendungan’ Ancaman Khayalan dari Timur" src="https://cdn.rbth.com/468x312/all/2015/11/10/maria_zakharova_h_52294069_468.jpg" style="width: 600px; height: 401px;" title="Diplomat Rusia: NATO Fokus pada ‘Pembendungan’ Ancaman Khayalan dari Timur" /></a> <a href="http://indonesia.rbth.com/news/2016/07/11/diplomat-rusia-nato-fokus-pada-pembendungan-ancaman-khayalan-dari-timur_610663">Diplomat Rusia: NATO Fokus pada &lsquo;Pembendungan&rsquo; Ancaman Khayalan dari Timur</a> &nbsp;

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com