Jumat, 24 November 2017

Polres Langkat gagalkan peredaran 15 kilogram ganja menuju Pekan Baru

Jumat, 23 September 2016 19:16

Ilustrasi. Foto : Elshinta.com Ilustrasi. Foto : Elshinta.com
Ayo berbagi!

Polres Langkat Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan peredaran ganja antar provinsi, berikut menyita barang bukti 15 Kg daun ganja kering, saat petugas menggelar Razia lalulintas, di Pos Lantas Sei Karang Desa Kwala Begumit Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat. Demikian dikataka Kapolres Langkat AKBP Mulya Hakim Solichin, saat pemaparan di halaman depan Mapolres Langkat, Jumat (23/9). 

Mulya Hakim menjelaskan, petugas menangkap tersangka yakni Muk (23) warga Desa Lancok Bungo Kecamatan Peulimbang Kabupaten Bireun Provinsi Aceh. Petugas juga menyita tas koper coklat merk polo, tas sandang perempuan coklat merk  prada milano, HP, selembar tiket  bus kurnia tujuan medan dan uang Rp350 ribu serta dompet.

Kronologi penangkapan pengedar daun ganja kering saat petugas menggelar razia guna mengantisipasi melintas dan masuknya peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Langkat, persis di Pos Lantas Sei Karang Desa Kwala Begumit Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat-Sumut.

Saat bus melintas di pos lantas Sei Karang, petugas menyetop bus Kurnia BL-7450 PB. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan di bangku no 21 dan 22. Ketika personel melakukan pemeriksaan ditemukan tas sandang  coklat yang berisi 3 bal ganja kering.

Petugas memeriksa seluruh penumpang dan barang bawaan secara bergantian dengan disaksikan supir. Dalam pemeriksaan itu, personel melihat seorang pria yang mencurigakan, saat diperiksa, ternyata ditemukan lima belas bal ganja dari dalam tas tersangka.

Kapolres Langkat AKBP Mulya Hakim Solichin, SIK didampingi Kasubag Humas Polres Langkat AKP Hendrik Aritonang, Iptu Tarmizi Lubis mengungkapkan, penangkapan tersebut setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat.

“Sebelumnya tim mendapat informasi akan melintas sebuah bus diduga kuat ada penumpang membawa narkotika, selanjutnya di lakukan penyetopan terhadap kendaraan tersebut,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M. Salim.

Masih kata kapolres yang pernah bertugas sebagai penyidik KPK, ”Setelah itu petugas kembali memeriksa ke bagasi bus dan menemukan tas koper coklat lainnya, Ketika dibuka ternyata didalamnya juga ditemukan 12 bal ganja kering," ungkapnya. 

Selanjutnya tersangka bersama dengan barang bukti langsung digelandang ke Mapolres Langkat guna diperoses lebih lanjut.

Sementara Tersangka, Muk mengakui ganja tersebut hendak mau dibawanya ke Pekan Baru dengan upah Rp300 ribu setiap balnya.

“Saya dijanjikan uang Rp4,5 juta jika berhasil mengantarkan semua ganja ke Pekan Baru, namun saya baru memperoleh uang jalan Rp1,2 juta sebagai panjar dulu,” ujar tersangka

Penulis: Angga Kusuma D.

Editor: Sigit Kurniawan. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar