Minggu, 23 September 2018 | 02:52 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Memo dari Kedoya

Batik (semakin) Baik

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Widodo    |    Editor : Administrator
https://a2ua.com/batik/batik-010.jpg
https://a2ua.com/batik/batik-010.jpg
<p>Dua hari ini kita memperingati dua perayaan hari besar yang penting bagi bangsa Indonesia. Setelah tanggal 1 Oktober 2016 lalu, kita merayakan Hari Kesaktian Pancasila, hari ini tanggal 2 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Batik Nasional.</p><p>Jika peringatan hari kesaktian Pancasila, mengingatkan kita betapa bangsa Indonesia harus berjuang tidak hanya menahan perlawanan dari luar, tetapi juga dituntut memenangi rongrongan dari dalam negeri sendiri. Hari Batik Nasional menyegarkan kembali pikiran kita pada hasil budidaya masyarakat Indonesia yang berhasil mendunia. </p><p>Terkait Hari Batik Nasional, jika ditinjau sejarahnya, UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009 telah memasukkan batik dalam daftar Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi, (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). </p><p>Bahkan, Badan khusus PBB yang membidangi pendidikan, kebudayaan dan ilmu pengetahuan itu menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Sedunia. Sementara, penetapan Hari Batik Nasional telah dikukuhkan melalui Keputusan Presiden No.33 sejak tahun 2009.</p><p>Alhamdulillah, peringatan Hari Batik tidak hanya dilakukan oleh para penggiat batik di dalam negeri, namun juga di luar negeri. Galeri Indonesia Kaya misalnya, mereka menggandeng Oemah Etnik dan Amanda Hartanto Batik mengadakan fashion show. Mereka mengusung tema “Batik Tanpa Batas” </p><p>Label fashion yang didirikan oleh Rizki Triana sejak tiga tahun lalu itu memang memiliki misi mempromosikan warisan budaya Indonesia kepada generasi muda dengan cara mengubah kain tradisional menjadi baju modern.</p><p>Summarecon Mal Kelapa Gading, Jakarta merayakan hari batik dengan menggelar Pesona Batik Wastra Nusantara. Mereka bukan hanya menampilkan aneka jenis produk batik, tetapi juga <i>fashion show, talkshow, competition</i> bahkan mengadakan kelas membatik.</p><p>Acara Hari Batik Nasional 2016, juga diselenggarakan di Museum Nasional, Jakarta. &nbsp;Cukup banyak juga kegiatan di acara itu. Dari mulai jalan gembira, pasar batik, pameran batik, hingga dialog batik hadir di Museum yang terletak di jantung Ibu Kota.</p><p>Acara hari batik lainnya, Finding Space in Batik menghadirkan Pameran Himpunan Desain Interior Indonesia, Pasar Batik Rakyat menjual batik tulis maupun cap dengan harga murah, belajar membatik oleh Museum Tekstil Jakarta, demo membatik cap dari Balai Besar Kerajinan Batik Yogyakarta, hingga demo membatik parang dan lain-lainnya.</p><p>Yang tak kalah unik, perayaan hari batik yang dilakukan oleh komunitas berlari IndoRunners. Mereka mengadakan TNR atau Thursday Night Run dengan mengenakan kaos, kemeja, scarf, dan lain-lain yang serba batik.</p><p>Dari luar negeri, seperti yang elshinta,com laporkan, di antaranya yang disebut <i>Made in Indonesia Festival.</i> Ajang tahunan yang sudah kelima kalinya digelar di downtown Silver Spring yang terletak di perbatasan Maryland dan Washington DC, Amerika Serikat. </p><p><i>Made in Indonesia Festival</i> sekaligus menjadi ajang promosi budaya dan wisata Indonesia. Tidak hanya memamerkan dan menjual aneka produk Indonesia seperti perhiasan perak, batik, tas, handycraft hingga sepatu batik, tetapi juga aneka kuliner khas Tanah Air seperti sate maranggi, mi bakso bahkan kopi.</p><p><i>Made in Indonesia Festival</i> juga mengusung misi mengangkat <i>branding</i> Made in Indonesia kepada publik Amerika Serikat sehingga seluruh peserta vendor dan pengisi acara harus berkaitan dengan Indonesia.</p><p>Jika saja satu festival seperti ini dikunjungi sekitar 6000 orang per hari, dengan menggelar festival serupa di banyak negara, akan semakin banyak orang di luar negeri yang tahu dan mengenal Indonesia secara lebih baik. Apalagi jika generasi muda Indonesia bisa makin mencintai batik yang menjadi warisan budaya Indonesia dengan sepenuh hati, insya Allah sentra-sentra batik yang tersebar di seantero negeri tidak menjadi semakin sepi. </p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 19:39 WIB

Pelatih: Timnas U-16 Indonesia sudah kenal permainan Vietnam

Liga Indonesia | 22 September 2018 - 19:26 WIB

3.900 personel Polisi amankan laga panas Persib-Persija besok

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 19:13 WIB

Ma`ruf Amin resmi mundur sebagai Rais Aam PBNU

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:50 WIB

Prabowo: Indonesia merdeka bukan untuk jadi antek asing

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:37 WIB

Jokowi akan terima Din Syamsuddin terkait pengunduran diri

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com