Batik (semakin) Baik
Senin, 00 0000 - 00:00 WIB | Penulis : Widodo | Editor : Administrator
https://a2ua.com/batik/batik-010.jpg
<p>Dua hari ini kita memperingati dua perayaan hari besar yang penting bagi bangsa Indonesia. Setelah tanggal 1 Oktober 2016 lalu, kita merayakan Hari Kesaktian Pancasila, hari ini tanggal 2 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Batik Nasional.</p><p>Jika peringatan hari kesaktian Pancasila, mengingatkan kita betapa bangsa Indonesia harus berjuang tidak hanya menahan perlawanan dari luar, tetapi juga dituntut memenangi rongrongan dari dalam negeri sendiri. Hari Batik Nasional menyegarkan kembali pikiran kita pada hasil budidaya masyarakat Indonesia yang berhasil mendunia. </p><p>Terkait Hari Batik Nasional, jika ditinjau sejarahnya, UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009 telah memasukkan batik dalam daftar Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi, (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). </p><p>Bahkan, Badan khusus PBB yang membidangi pendidikan, kebudayaan dan ilmu pengetahuan itu menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Sedunia. Sementara, penetapan Hari Batik Nasional telah dikukuhkan melalui Keputusan Presiden No.33 sejak tahun 2009.</p><p>Alhamdulillah, peringatan Hari Batik tidak hanya dilakukan oleh para penggiat batik di dalam negeri, namun juga di luar negeri. Galeri Indonesia Kaya misalnya, mereka menggandeng Oemah Etnik dan Amanda Hartanto Batik mengadakan fashion show. Mereka mengusung tema “Batik Tanpa Batas” </p><p>Label fashion yang didirikan oleh Rizki Triana sejak tiga tahun lalu itu memang memiliki misi mempromosikan warisan budaya Indonesia kepada generasi muda dengan cara mengubah kain tradisional menjadi baju modern.</p><p>Summarecon Mal Kelapa Gading, Jakarta merayakan hari batik dengan menggelar Pesona Batik Wastra Nusantara. Mereka bukan hanya menampilkan aneka jenis produk batik, tetapi juga <i>fashion show, talkshow, competition</i> bahkan mengadakan kelas membatik.</p><p>Acara Hari Batik Nasional 2016, juga diselenggarakan di Museum Nasional, Jakarta. &nbsp;Cukup banyak juga kegiatan di acara itu. Dari mulai jalan gembira, pasar batik, pameran batik, hingga dialog batik hadir di Museum yang terletak di jantung Ibu Kota.</p><p>Acara hari batik lainnya, Finding Space in Batik menghadirkan Pameran Himpunan Desain Interior Indonesia, Pasar Batik Rakyat menjual batik tulis maupun cap dengan harga murah, belajar membatik oleh Museum Tekstil Jakarta, demo membatik cap dari Balai Besar Kerajinan Batik Yogyakarta, hingga demo membatik parang dan lain-lainnya.</p><p>Yang tak kalah unik, perayaan hari batik yang dilakukan oleh komunitas berlari IndoRunners. Mereka mengadakan TNR atau Thursday Night Run dengan mengenakan kaos, kemeja, scarf, dan lain-lain yang serba batik.</p><p>Dari luar negeri, seperti yang elshinta,com laporkan, di antaranya yang disebut <i>Made in Indonesia Festival.</i> Ajang tahunan yang sudah kelima kalinya digelar di downtown Silver Spring yang terletak di perbatasan Maryland dan Washington DC, Amerika Serikat. </p><p><i>Made in Indonesia Festival</i> sekaligus menjadi ajang promosi budaya dan wisata Indonesia. Tidak hanya memamerkan dan menjual aneka produk Indonesia seperti perhiasan perak, batik, tas, handycraft hingga sepatu batik, tetapi juga aneka kuliner khas Tanah Air seperti sate maranggi, mi bakso bahkan kopi.</p><p><i>Made in Indonesia Festival</i> juga mengusung misi mengangkat <i>branding</i> Made in Indonesia kepada publik Amerika Serikat sehingga seluruh peserta vendor dan pengisi acara harus berkaitan dengan Indonesia.</p><p>Jika saja satu festival seperti ini dikunjungi sekitar 6000 orang per hari, dengan menggelar festival serupa di banyak negara, akan semakin banyak orang di luar negeri yang tahu dan mengenal Indonesia secara lebih baik. Apalagi jika generasi muda Indonesia bisa makin mencintai batik yang menjadi warisan budaya Indonesia dengan sepenuh hati, insya Allah sentra-sentra batik yang tersebar di seantero negeri tidak menjadi semakin sepi. </p><p><br></p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 15 November 2018 - 00:00 WIB
<P>Pesawat Air Asia diduga hilang kontak dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura pada...
Minggu, 22 April 2018 - 10:04 WIB
<p>Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah terus mengawasi peredaran uang menjelang P...
Minggu, 22 April 2018 - 06:04 WIB
<p> Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengatak...
Minggu, 22 April 2018 - 06:04 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan saat ini terjadi fenomena menurunnya jumlah pekerja...
Minggu, 22 April 2018 - 01:04 WIB
<p> Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad minta supaya kasus Novel Baswedan ...
Minggu, 22 April 2018 - 01:04 WIB
<p>Kementerian Perdagangan menggandeng badan usaha milik negara (BUMN) untuk menjaga stabilita...
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 WIB
<p>Pemerintah menyiapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu)  untuk menga...
Sabtu, 21 April 2018 - 09:04 WIB
<p>Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan saat ini per...
Sabtu, 21 April 2018 - 08:04 WIB
<p>Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong mencabut izin lima agen penyalur tenaga k...
Sabtu, 21 April 2018 - 06:04 WIB
<p>Festival Kuliner Indonesia bertema "Kampung Jajan Campania" diadakan Kedutaan Bes...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/usr/lib/php/20151012/apc.so' - /usr/lib/php/20151012/apc.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: