Senin, 18 Juni 2018 | 20:11 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Anggaran pilgubsu, Pemprov Sumut gunakan pendekatan kehati-hatian

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Heru R. Kurnia.
Foto: Heru R. Kurnia.
<p dir="ltr">Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menggunakan pendekatan kehati-hatian dalam menyikapi usulan anggaran yang diajukan KPU Sumatera Utara untuk pelaksanaan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) tahun 2018.</p><p dir="ltr">Selain pendekatan dengan keuangan dan kewenangan, kata Sekda Provinsi Sumut Hasban Ritonga, pendekatan kehati-hatian juga akan dilakukan dalam pembahasan anggraan Pilkada tersebut.</p><p dir="ltr">"Karena anggaran Pilkada itu hibah, tentu ada SKPD yang akan melakukan verifikasi. Selain itu perlu ada fatwa dari BPKP juga," kata Sekda Provinsi Sumut Hasban Ritonga kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (3/10) seperti dilaporkan<i><strong> Reporter Elshinta, Heru Rahmad Kurnia.</strong></i></p><p dir="ltr">Disampaikan Hasban bahwa KPU Sumatera Utara mengusulkan anggaran sebesar Rp900 miliar lebih untuk pelaksanaan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara tahun 2018 pada Pilkada serentak di tahun 2018 nanti.</p><p dir="ltr">Namun anggaran tersebut belum serta merta disetujui, kata Hasban, karena masih perlu dilakukan evaluasi terhadap item-item dari penggunaan anggaran tersebut.</p><p dir="ltr">"Item-item nya sudah terinventarisir dan pihak KPU sudah bertemu dengan jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara," ujar Hasban.</p><p dir="ltr">Menurut Hasban, Pemilihan Gubernur Sumatera Utara dilaksanakan pada tahun 2018, namun ada item yang sudah mulai dilaksanakan di tahun 2017 dan memerlukan anggaran.</p><p dir="ltr">Seperti, sebut Hasban Ritonga, dimulainya sosialisasi, pengadaan perangkat lunak dan keras, pengadaan kertas suara, pengangkutan.</p><p dir="ltr">Namun untuk item-item yang telah diinventarisasi itu, tegas Hasban, bisa saja dievaluasi, mana yang prioritas dan yang tidak prioritas, bahkan mungkin saja ada kegiatan yang tereliminir.</p><p dir="ltr">Karena pada Pilkada serentak 2018 ini, sebut Hasban, bukan hanya pelaksanaan Pilgubsu saja, tapi ada 8 kabupaten dan kota di Sumatera Utara ini yang melaksanakan pilkada juga.</p><p dir="ltr">"Oleh karena itu Pemprov Sumut mengajak ke 8 pemerintah kabupaten dan kota untuk sharing, sehingga tidak ada kegiatan sama yang dibelanjai," kata Hasban.</p><p dir="ltr">Karena dengan Pilkada serentak ini, ungkap Hasban, harus ada menghasilkan efisiensi anggaran.</p><p dir="ltr">Dan untuk menjaga keamanan penggunaan anggaran, kata Hasban, pihaknya akan minta pendampingan dari BPKP tentang kewajarannya. &nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 18 Juni 2018 - 19:53 WIB

Timnas U-23 akan hadapi Korsel di laga uji coba

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 19:48 WIB

Jalur alternatif Kamojang bisa menghindari kemacetan

Eropa | 18 Juni 2018 - 19:29 WIB

Islam berkembang di Rusia peluang kerja sama

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 19:15 WIB

Kementerian BUMN apresiasi AP layani lonjakan penumpang

Megapolitan | 18 Juni 2018 - 18:56 WIB

95 persen satwa TM Ragunan ramaikan Lebaran

Event | 18 Juni 2018 - 18:46 WIB

Prediksi Belgia vs Panama

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com