Jumat, 22 Juni 2018 | 14:17 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Luhut: Pemerintah berupaya berantas pungli

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
<p>Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pemerintah terus berupaya keras untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli) menyusul operasi tangkap tangan di Kementerian Perhubungan.</p><p>"Ini bagian dari program pemerintah, reformasi hukum. Hasil ratas kemarin, pemerintah masuk pada bagian untuk menghilangkan masalah-masalah pungli dan penegakan hukum," ujarnya seusai membuka pertemuan kepala badan keamanan laut se-Asia di Jakarta, Rabu (12/10).</p><p>Ia pun menyatakan, upaya menghilangkan pungli dan penegakan hukum ke masa depan akan dilakukan lebih keras dan bertahap.Hal itu juga dibahas dalam rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi).</p><p>Luhut, yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), menuturkan, upaya yang dilakukan pemerintah itu misalnya mulai di sistem perpajakan yang menggunakan sistem elektronik.</p><p>&nbsp;"Sehingga, dapat mengurangi juga pungli-pungli itu," ujarnya.</p><p>&nbsp;Di sektor energi sendiri, menurut dia, pemerintah telah memangkas sejumlah perizinan untuk bidang mineral dab batubara (minerba), minyak dan gas bumi (migas).</p><p>"Sekarang kita bebasin. Misalnya, proses izin di Kementerian ESDM untuk minerba dan migas itu ada 104 perizinan kita pangkas menjadi tinggal enam," katanya.</p><p>Terkait tindakan penegakan hukum yang dilakukan kepolisian di Kementerian Perhubungan, menurut Luhut, merupakan tanggung jawab penegak hukum.</p><p>"Polisi sudah diperintahkan melakukan pemantauan terhadap kemungkinan-kemungkinan kejadian itu," katanya.</p><p>Pada Selasa (11/10) polisi dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kementerian Perhubungan telah mengamankan dan memeriksa enam orang yang terdiri dari pegawai setempat dan calo ke Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya).</p><p>&nbsp;Mereka diperiksa terkait dugaan telah melakukan pungutan liar dalam pengurusan perizinan administrasi perkapalan dan pelayaran di Indonesia.</p><p>Selain mengamankan enam orang, polisi juga menyita barang bukti uang Rp95 juta dan enam buku rekening bank yang berisi dana senilai Rp1,2 miliar.(Ant)</p><p><br></p><p>(Sik)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kecelakaan | 22 Juni 2018 - 14:14 WIB

Luhut: Musibah Danau Toba karena kurang disiplin

Ekonomi | 22 Juni 2018 - 13:58 WIB

Kereta tambahan Lebaran disiagakan hingga 26 Juni

Amerika | 22 Juni 2018 - 13:45 WIB

Kremlin nantikan kunjungan ajudan Trump di Moskow

Pilkada Serentak 2018 | 22 Juni 2018 - 13:36 WIB

Emil dan Uu siapkan data hadapi debat ketiga

Aktual SDGs | 22 Juni 2018 - 13:34 WIB

Setiap tahun dunia kehilangan hutan hampir seluas pulau Jawa

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com