Kamis, 22 Februari 2018

2020, Indonesia ditargetkan jadi negara digital ekonomi terbesar di Asia Tenggara

Jumat, 11 November 2016 11:21

Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Seskab Pramono Anung bercengkerama sesaat sebelum mengumumkan Paket Kebijkan XIV, Kamis (10/11). Foto: Setkab Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Seskab Pramono Anung bercengkerama sesaat sebelum mengumumkan Paket Kebijkan XIV, Kamis (10/11). Foto: Setkab
Ayo berbagi!

Indonesia menginginkan pada tahun 2020 akan menjadi negara digital ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Hal ini didukung oleh fakta bahwa Indonesia sebagai salah satu pengguna internet terbesar di dunia yang mencapai 93,4 juta orang, dan pengguna telepon pintar (smartphone) mencapai 71 juta orang.

“Dengan potensi yang dimiliki ditargetkan pada 2020 akan tercipta sekitar 1000 technopreneur dan value bussines-nya kurang lebih 10 miliar dollar AS, dan harapannya kalau roadmap (Roadmap E- Comerce/Paket Kebijakan ke XIV mengenai Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik) berjalan dengan baik, maka pada tahun 2020 diprediksi nilai inti E-Commerce ini mencapai 130 miliar dollar AS,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung saat konferensi pers di Kantor Presiden Jakarta, Kamis (10/11), dikutip Setkab.

Pemerintah, Kamis, mengumumkan Paket Kebijakan ke XIV mengenai Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik yang selanjutnya disebut Roadmap E- Comerce. Peraturan Presiden-nya, kata Pramono, sedang dipersiapkan dan diharapkan dalam waktu dekat segera dilaunching.

Pramono menyebut, Paket Kebijakan ke-XIV yang diluncurkan pemerintah ini sebagai persiapan karena bagaimanapun ini hal yang tidak bisa dihindari, sehingga pemerintah dari awal mempersiapkan agar pada tahun 2020 value-nya jika bisa mencapai 130 miliar dollar AS, sebagaimana harapan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar