Senin, 20 November 2017

Kisah kucing setia siang-malam jaga makam pemiliknya

Jumat, 18 November 2016 11:28

Foto: MailOnline Foto: MailOnline
Ayo berbagi!

Seekor kucing di Jawa Tengah yang dirundung duka dan sangat merindukan mendiang pemiliknya, tinggal di atas makam.

Hewan malang itu terdengar melolong sedih sambil berbaring di atas makam di sebuah pemakaman umum dimana mendiang pemiliknya dimakamkan.

Seorang warga bernama Keli Keningau Prayitno (28), mencoba untuk mengadopsi kucing itu, tapi ternyata sang kucing tetap kembali ke tempat yang sama, meringkuk di atas makam dari mendiang pemiliknya.

Dilansir MailOnline, akhir Oktober lalu, hewan peliharaan itu tampak berjalan ke bekas rumah pemiliknya setiap hari di mana dia diberi makan oleh anak-anak dari sang nenek, kemudian kembali lagi ke makam.

Meskipun diberi makanan dan air oleh orang yang lewat di makam, kucing itu menolak untuk meninggalkan makam. Dia berguling-guling dan tidur di makam tersebut setiap malam.

Despite being given food and water by passers-by, it refuses to leave the grave, rolls in the earth and sleeps there every night

Keli, ayah satu anak mengatakan, "Sejak ibu yang merawatnya meninggal, dia (kucing) memilih tinggal di dekat makam. Dia tidak ingin pulang. Dia berada di makam hampir satu tahun."

"Saya pikir dia kucing liar dan mencoba untuk merawatnya, tetapi setiap kali dia selalu kembali ke tempat yang sama," kata Keli.

"Saya melihatnya setiap hari dan melihat dia selalu ada di makam, tapi kadang-kadang pergi selama beberapa jam kemudian kembali," lanjutnya.

"Saya mengikutinya dan dia pergi ke rumah di mana ia dulu tinggal dan anak-anak mendiang yang merawatnya yang kini memberinya makan."

"Kemudian kucing akan kembali lagi ke tempat yang sama. Dia tidur di sana dan terus mengeong."

"Saya sedih melihatnya. Ini menunjukkan betapa hewan sangat dekat dengan pemiliknya .. ," ujar Keli.

Keli mengatakan, ia mengikuti sang kucing dan mendapati mantan pemilik kucing adalah seorang wanita tua bernama Kundari yang telah meninggal dunia.

Meskipun rumah baru yang ditawarkan, bahkan setahun kemudian kucing masih bisa dilihat berada di makam sejak pagi hingga malam hari.

Keli menambahkan: "Kami mengambil beberapa makanan dan air untuk kucing tapi dia masih suka pulang. Dia sehari-hari tinggal di kuburan".

The heartbroken animal was first heard crying while lying in the earth at the burial plot in Central Java, Indonesia

Beberapa bulan lalu terungkap bahwa seekor anjing usia tiga tahun telah menunggu selama satu tahun di pinggir jalan di Thailand mencari pemiliknya.

Anjing, bernama Jaow Loung, jatuh dari kendaraan dan menunggu dengan sabar untuk bertemu kembali tetapi mati tertabrak sebuah mobil yang melintas pada 25 September.

Dia disamakan dengan anjing Akita Jepang bernama Hachiko yang menunggu setiap hari selama sembilan tahun pada kereta yang digunakan untuk membawa jenazah induk semangnya menuju pemakaman. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar