Senin, 20 November 2017

Waspada penipuan dan penggelapan mobil rental

Senin, 21 November 2016 07:43

Polsek Kayuagung ringkus dua pelaku penggelapan mobil rental. Foto: Humas Polri Polsek Kayuagung ringkus dua pelaku penggelapan mobil rental. Foto: Humas Polri
Ayo berbagi!

Pemilik kendaraan, khususnya penyedia jasa rental mobil kini harus ekstra waspada terhadap maraknya penipuan dan penggelapan mobil rental. 

Seperti dialami korban berinisial ZI (36), warga Komplek Bumi Sukadana Indah (BSI) Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, dua unit mobilnya digelapkan dua orang yang mulanya merental. Kini kedua pelaku sudah dibekuk polisi.

Informasi Humas Polri, Minggu (20/11), kedua tersangka penggelapan mobil rental milik korban yakni DA alias IB (40), warga Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir. Bapak empat anak ini menggelapkan mobil Toyota Innova warga Grey Mica Nopol BG 1732 KD yang disewanya dari korban pada 13 Mei 2016.

Satu tersangka lagi ternyata wanita, DSC (29), warga Desa Purnajaya Indralaya Utara Ogan Ilir Kabupaten Ogan Ilir. Dia melarikan mobil Toyota Avanza warna merah Maron nopol BG 1352 KE yang disewanya pada 8 Agustus lalu.

Kapolres Ogan Komering Ilir AKBP Amazona Pelemonia didampingi Kapolsek Kayuagung AKP Padli SH dan Kanit Reskrim Ipda Panca Megajaya SH menjelaskan, kedua tersangka diringkus pada hari yang sama, namun di lokasi dan waktu yang berbeda.

“Tersangka DA kami tangkap kemarin malam (Sabtu) sekitar pukul 23.00 WIB, di salah satu rumah di Komplek Kelurahan Tanjung Rancing. 1 jam kemudian, kami menangkap DSC yang sedang berada di Hotel 88 Kayuagung,” ungkap Kapolres.

Dalam kasus ini, sambung Kapolres, antara tersangka DA dan tersangka DSC bukan merupakan rekan dalam sindikat penggelapan 2 unit mobil rental.

Kasus penggelapan mobil rental ini ada dua berkas, karena waktu terjadi dan pelakunya berbeda. Walaupun korban selaku pemilik kedua mobil hanya satu orang yakni korban.

Tersangka DA mengakui, mobil Toyota Innova yang disewanya telah digadaikan senilai Rp36 juta dengan temannya di Belitang.

“Awalnya aku sewa selama 1 bulan, dengan biaya Rp9 juta. Tapi selanjutnya saya gadaikan ke teman di daerah Belitang,” katanya.

Sedangkan tersangka DSC yang merupakan wiraswasta ini mengaku mobil yang disewanya digadaikan dengan seseorang di Muara Enim.

“Mobil saya sewa sebulan, biaya yang disepakati Rp10 juta. Selanjutnya mobil saya gadaikan dengan teman di Muara Enim senilai Rp25 juta. Tapi sekarang sudah ditebus,” ujarnya. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar