Kamis, 13 Desember 2018 | 12:12 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Pelaku usaha Papua diminta berinovasi hadapi MEA

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto: Ilustrasi elshinta.com
Foto: Ilustrasi elshinta.com
<p>Pemerintah Provinsi Papua meminta pelaku usaha di wilayahnya untuk berinovasi dan kreatif dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).</p><p> Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Elia Loupatty, di Jayapura, Selasa mengatakan pihaknya meminta kepada Dinas Perdagangan setempat untuk mengarahkan atau membina para pelaku dunia usaha agar jangan bertumpu pada perekonomian makro.</p><p>"Akan tetapi lebih k earah ekonomi mikro dan sub mikro, sehingga para pedagang bisa berpikir inovasi dan kreatifitas dalam menghadapi MEA 2016," katanya.</p><p>Menurut Elia, pihaknya meminta kepada para pengusaha di wilayah ini harus siap bukan saja para aparaturnya saja, tetapi semua harus siap menghadapi era MEA.</p><p>"Kalau barang-barang ini bisa dijamin mutunya maka sesuai dengan prosedur pedagang bisa menjualnya," ujarnya.</p><p>Dia menjelaskan pihaknya juga meminta kepada para pelaku usaha jangan merasa pesimis dengan tidak mengerti soal MEA.</p><p>"Hal ini akan menjadikan kawasan ASEAN sebagai pasar tunggal dan basis produksi regional, kawasan berdaya saing tinggi, kawasan dengan pembangunan ekonomi yang merata dan integrasi dengan perekonomian dunia, sehingga ASEAN akan menjadi kekuatan baru yang perlu diperhitungkan," katanya lagi.</p><p>Dia menambahkan dalam memasuki pasar bebas ASEAN 2016 dapat memacu masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah meningkatkan daya saing Indonesia yang pada akhirnya meningkatkan perekonomian kesejahteraan bersama. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 13 Desember 2018 - 12:12 WIB

KPU akan gelar pertemuan dengan parpol bahas DPT hasil perbaikan II

Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 12:04 WIB

BNN gagalkan penyelundupan 15 ribu pil ekstasi dari pasutri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:53 WIB

Presiden berikan pengarahan pada Jambore Sumber Daya PKH

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:43 WIB

KSAU resmikan Sathar 65 di Lanud Iswahjudi

Manajemen | 13 Desember 2018 - 11:35 WIB

Waspadai investasi bodong dengan melihat ciri-cirinya

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:26 WIB

Sandiaga tanggapi soal isu HAM dalam visi misi

<p>Pemerintah Provinsi Papua meminta pelaku usaha di wilayahnya untuk berinovasi dan kreatif dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).</p><p> Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Elia Loupatty, di Jayapura, Selasa mengatakan pihaknya meminta kepada Dinas Perdagangan setempat untuk mengarahkan atau membina para pelaku dunia usaha agar jangan bertumpu pada perekonomian makro.</p><p>"Akan tetapi lebih k earah ekonomi mikro dan sub mikro, sehingga para pedagang bisa berpikir inovasi dan kreatifitas dalam menghadapi MEA 2016," katanya.</p><p>Menurut Elia, pihaknya meminta kepada para pengusaha di wilayah ini harus siap bukan saja para aparaturnya saja, tetapi semua harus siap menghadapi era MEA.</p><p>"Kalau barang-barang ini bisa dijamin mutunya maka sesuai dengan prosedur pedagang bisa menjualnya," ujarnya.</p><p>Dia menjelaskan pihaknya juga meminta kepada para pelaku usaha jangan merasa pesimis dengan tidak mengerti soal MEA.</p><p>"Hal ini akan menjadikan kawasan ASEAN sebagai pasar tunggal dan basis produksi regional, kawasan berdaya saing tinggi, kawasan dengan pembangunan ekonomi yang merata dan integrasi dengan perekonomian dunia, sehingga ASEAN akan menjadi kekuatan baru yang perlu diperhitungkan," katanya lagi.</p><p>Dia menambahkan dalam memasuki pasar bebas ASEAN 2016 dapat memacu masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah meningkatkan daya saing Indonesia yang pada akhirnya meningkatkan perekonomian kesejahteraan bersama. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com