IAKMI: Rokok dapat menghilangkan stress itu tidak betul
Senin, 00 0000 - 00:00 WIB | Penulis : Devi Novitasari | Editor : Administrator
<p>Ketua Badan Khusus Pengendalian Tembakau Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Widyastuti Soerojo mengatakan tidak betul bila ada yang menyatakan merokok dapat menghilangkan stress.</p><p>"Kalau betul merokok itu menghilangkan stress, coba saja yang bukan perokok diberi rokok saat stress. Bukan perokok yang stress tidak akan hilang stressnya bila diberi rokok," kata Widyastuti di Yogyakarta, Jumat (25/11).</p><p>Widyastuti mengatakan perokok merasa stressnya hilang karena sudah kecanduan dengan rokok. Efek kecanduan merokok sama dengan zat adiktif lain, yaitu menimbulkan efek "fly" bila dikonsumsi dan sakaw bila tidak dikonsumsi.</p><p>Menurut Widyastuti, rokok bukan barang yang normal. Meskipun termasuk barang legal, tetapi rokok merupakan barang yang mengandung zat adiktif dan racun, serta menjadi salah satu faktor pemicu penyakit tidak menular.</p><p>"Rokok juga merupakan salah satu penyebab kematian. Secara global enam juta orang setiap tahun meninggal dunia karena rokok. Di Indonesia, 240.618 orang meninggal dunia setiap tahun karena rokok," tuturnya.</p><p>Karena rokok bukan barang normal, maka industri tembakau juga bukan industri yang normal. Karena itu, industri tembakau bukan termasuk pemangku kepentingan dalam pembuatan kebijakan tentang pengendalian tembakau.</p><p>Widyastuti menjadi salah satu pembicara pada Indonesian Conference on Tobacco or Health (ICTOH) Youth Forum 2016 di Yogyakarta.</p><p>Forum tersebut merupakan rangkaian prakonferensi dari ICTOH III yang diadakan Kementerian Kesehatan dan Tobacco Control Support Center (TCSC) IAKMI.</p><p>Selain Widyastuti, pembicara lainnya adalah pakar periklanan RTS Masli dan Koordinator Penelitian dan Pengembangan Center for Indonesia's Strategic Development Initiative (CISDI). (Ant)</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 20 April 2018 - 04:04 WIB
<p>Siapa sih yang tidak menginginkan bentuk tubuh yang ideal dan proporsional? Banyak di antar...
Minggu, 04 Oktober 2015 - 03:40 WIB
<p>Manfaat pijat bayi sangat baik untuk merangsang dan menstimulasi bayi. Hal tersebut dikaren...
Minggu, 12 Juli 2015 - 19:40 WIB
<p>Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila F Moeloek meminta masyarakat tidak membuat hal-ha...
Kamis, 19 Februari 2015 - 00:51 WIB
Apa ada manfaatnya menggunakan kipas angin saat suhu udara meningkat? atau akankah itu hanya menghem...
Selasa, 17 Februari 2015 - 16:18 WIB
Sejumlah warga Australia sekarang didiagnosa menderita hepatitis A setelah makan buah beri beku yang...
Selasa, 17 Februari 2015 - 11:35 WIB
Rata-rata, tanpa perawatan, infeksi HIV perlu lima sampai 10 tahun untuk menjadi AIDS, namun kasus d...
Selasa, 17 Februari 2015 - 05:29 WIB
Lebih dari 500.000 dolar dihabiskan untuk mendidik anak-anak Canberra tentang gaya hidup sehat, seir...
Selasa, 17 Februari 2015 - 03:44 WIB
Pengembangan vaksin polio oral lebih dari 50 tahun lalu berjasa untuk membasmi penyakit itu di selur...
Selasa, 17 Februari 2015 - 00:51 WIB
Data statistik menunjukkan, jumlah orang yang didiagnosa menderita kanker di Queensland naik tiga ka...
Minggu, 15 Februari 2015 - 15:34 WIB
Air seni atau air kencing merupakan hasil sisa yang disekresikan oleh ginjal dan kemudian keluar ber...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)