Sabtu, 15 Desember 2018 | 17:41 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Warga Jakarta Berpawai Serukan Toleransi dan Persatuan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
(Courtesy: VOA Indonesia) Pawai Persatuan Indonesia
(Courtesy: VOA Indonesia) Pawai Persatuan Indonesia
<p>Demonstran mengusung poster-poster bertuliskan “Kami Adalah Indonesia” dan bendera nasional merah putih dikibar-kibarkan oleh ratusan orang. </p> <p>Indonesia, negara mayoritas Muslim terbesar di dunia, dalam sebulan terakhir dilanda dua protes besar menentang Gubernur Basuki &quot;Ahok&quot; Tjahaja Purnama, tersangka dugaan penistaan agama. Demonstrasi hari Jumat kemarin diikuti sedikitnya ratusan ribu orang. Protes anti-Ahok pada 4 November menarik sedikitnya 100.000 orang dan sempat diwarnai kekerasan, dengan seorang tewas serta puluhan demonstran dan polisi cedera. Unjuk rasa hari Minggu bertepatan dengan hari bebas kendaraan bermotor di Jakarta, di mana sebuah jalan utama di kota itu hanya boleh dilintasi pejalan kaki selama beberapa jam. Penyelenggara menyebutnya &quot;Parade Budaya Indonesia&quot; dan menampilkan tarian tradisional dari Sabang sampai Merauke. Para pemimpin partai politik nasional di bawah koalisi pro-pemerintah di balik Presiden Joko &quot;Jokowi&quot; Widodo, seorang sekutu Ahok, menyampaikan orasi-orasi singkat mengenai pentingnya menjaga persatuan bangsa yang beragam. Penistaan agama termasuk tindakan kriminal di Indonesia dan terancam hukuman penjara maksimal lima tahun. <em>[vm]</em></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Travel | 15 Desember 2018 - 17:12 WIB

Menpar tak ingin ada wisata `remang-remang`

Bencana Alam | 15 Desember 2018 - 16:48 WIB

Puting beliung robohkan delapan rumah di Sumba Timur

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 16:36 WIB

Ryamizard Ryacudu tegaskan kelompok bersenjata Papua adalah pemberontak

Aktual Luar Negeri | 15 Desember 2018 - 16:11 WIB

Indonesia catat pernyataan Australia mengenai Yerusalem

<p>Demonstran mengusung poster-poster bertuliskan “Kami Adalah Indonesia” dan bendera nasional merah putih dikibar-kibarkan oleh ratusan orang. </p> <p>Indonesia, negara mayoritas Muslim terbesar di dunia, dalam sebulan terakhir dilanda dua protes besar menentang Gubernur Basuki &quot;Ahok&quot; Tjahaja Purnama, tersangka dugaan penistaan agama. Demonstrasi hari Jumat kemarin diikuti sedikitnya ratusan ribu orang. Protes anti-Ahok pada 4 November menarik sedikitnya 100.000 orang dan sempat diwarnai kekerasan, dengan seorang tewas serta puluhan demonstran dan polisi cedera. Unjuk rasa hari Minggu bertepatan dengan hari bebas kendaraan bermotor di Jakarta, di mana sebuah jalan utama di kota itu hanya boleh dilintasi pejalan kaki selama beberapa jam. Penyelenggara menyebutnya &quot;Parade Budaya Indonesia&quot; dan menampilkan tarian tradisional dari Sabang sampai Merauke. Para pemimpin partai politik nasional di bawah koalisi pro-pemerintah di balik Presiden Joko &quot;Jokowi&quot; Widodo, seorang sekutu Ahok, menyampaikan orasi-orasi singkat mengenai pentingnya menjaga persatuan bangsa yang beragam. Penistaan agama termasuk tindakan kriminal di Indonesia dan terancam hukuman penjara maksimal lima tahun. <em>[vm]</em></p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com