Selasa, 23 Oktober 2018 | 22:10 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

AS Umumkan Pembebasan Seorang Tahanan di Guantanamo

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
(Courtesy: VOA Indonesia) Guantanamo (Foto: dok.)
(Courtesy: VOA Indonesia) Guantanamo (Foto: dok.)
<p>Pentagon mengumumkan pemindahan Shawqi Awad Balzuhair hari Minggu (4/12), dengan menyatakan bahwa berdasarkan evaluasi, penahanannya tidak lagi diperlukan untuk melindungi Amerika Serikat dari ancaman signifikan yang terus menerus terhadap keamanan negara itu.</p> <p>Menurut sebuah pernyataan, Amerika berterima kasih kepada Cape Verde “atas sikap kemanusiaannya dan kesediaannya mendukung upaya terus menerus Amerika untuk menutup fasilitas tahanan Teluk Guantanamo.”</p> <p>Pembebasan pada hari Minggu itu mengurangi jumlah tahanan yang tersisa di Teluk Guantanamo menjadi 59 orang. Dua puluh orang di antaranya telah disetujui akan dibebaskan.</p> <p>Presiden Amerika Barack Obama telah berupaya menutup pusat tahanan itu tetapi menghadapi tentangan dari banyak legislator dari fraksi Republik serta beberapa rekannya di partai Demokrat.</p> <p>Selama masa kampanye pemilihan presiden yang lalu, presiden terpilih Donald Trump telah bertekad untuk tetap mengoperasikan penjara itu. <em>[uh]</em></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Presiden minta dana kelurahan tak dihubungkan dengan politik

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:37 WIB

AMAN klaim kebangkitan masyarakat adat di Jayapura positif

<p>Pentagon mengumumkan pemindahan Shawqi Awad Balzuhair hari Minggu (4/12), dengan menyatakan bahwa berdasarkan evaluasi, penahanannya tidak lagi diperlukan untuk melindungi Amerika Serikat dari ancaman signifikan yang terus menerus terhadap keamanan negara itu.</p> <p>Menurut sebuah pernyataan, Amerika berterima kasih kepada Cape Verde “atas sikap kemanusiaannya dan kesediaannya mendukung upaya terus menerus Amerika untuk menutup fasilitas tahanan Teluk Guantanamo.”</p> <p>Pembebasan pada hari Minggu itu mengurangi jumlah tahanan yang tersisa di Teluk Guantanamo menjadi 59 orang. Dua puluh orang di antaranya telah disetujui akan dibebaskan.</p> <p>Presiden Amerika Barack Obama telah berupaya menutup pusat tahanan itu tetapi menghadapi tentangan dari banyak legislator dari fraksi Republik serta beberapa rekannya di partai Demokrat.</p> <p>Selama masa kampanye pemilihan presiden yang lalu, presiden terpilih Donald Trump telah bertekad untuk tetap mengoperasikan penjara itu. <em>[uh]</em></p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com