Sabtu, 15 Desember 2018 | 17:35 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Presiden Afghanistan: Taliban Tak akan Bertahan Tanpa Pakistan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
(Courtesy: VOA Indonesia) Presiden Afghanistan Ashraf Ghani.
(Courtesy: VOA Indonesia) Presiden Afghanistan Ashraf Ghani.
<p>Merujuk pada peningkatan kekerasan di negaranya yang dilakukan kelompok-kelompok militan, pemimpin Afghanistan itu mengatakan, &quot;Sebagian ada yang masih memberikan perlindungan untuk mendukung atau menerima jaringan ini. Seperti yang dikatakan baru-baru ini oleh Mullah Rahmatullah Kakazada, salah seorang tokoh kunci dalam gerakan Taliban, jika mereka tidak mendapat tempat berlindung di Pakistan, mereka tidak akan bertahan satu bulan pun.&quot;</p> <p>Hubungan Afghanistan dengan Pakistan mengalami ketegangan sewaktu Afghanistan menghadapi serangan militan yang meningkat. Seraya menunjukkan bahwa negaranya memiliki jumlah tertinggi korban tewas warga sipil dan kematian terkait militer pada tahun lalu, Ghani mengatakan bahwa hal tersebut sama sekali tidak dapat diterima.</p> <p>Dalam pernyataannya pada konferensi itu, pejabat tinggi kementerian luar negeri Pakistan Sartaj Aziz, mengatakan bahwa situasi keamanan di Afghanistan sangat rumit dan &quot;mudah sekali&quot; menyalahkan satu negara atas meningkatnya kekerasan belakangan ini. Aziz menyerukan suatu &quot;pandangan yang menyeluruh dan objektif.&quot;</p> <p>Konferensi Heart of Asia adalah prakarsa yang diluncurkan pada tahun 2011 untuk mendorong kerjasama ekonomi dan keamanan antara Afghanistan dan negara-negara tetangganya. Delegasi lebih dari 20 negara, termasuk pejabat tinggi kebijakan luar negeri Pakistan, Sartaj Aziz, menghadiri konferensi tersebut. <em>[uh]</em></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Travel | 15 Desember 2018 - 17:12 WIB

Menpar tak ingin ada wisata `remang-remang`

Bencana Alam | 15 Desember 2018 - 16:48 WIB

Puting beliung robohkan delapan rumah di Sumba Timur

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 16:36 WIB

Ryamizard Ryacudu tegaskan kelompok bersenjata Papua adalah pemberontak

Aktual Luar Negeri | 15 Desember 2018 - 16:11 WIB

Indonesia catat pernyataan Australia mengenai Yerusalem

<p>Merujuk pada peningkatan kekerasan di negaranya yang dilakukan kelompok-kelompok militan, pemimpin Afghanistan itu mengatakan, &quot;Sebagian ada yang masih memberikan perlindungan untuk mendukung atau menerima jaringan ini. Seperti yang dikatakan baru-baru ini oleh Mullah Rahmatullah Kakazada, salah seorang tokoh kunci dalam gerakan Taliban, jika mereka tidak mendapat tempat berlindung di Pakistan, mereka tidak akan bertahan satu bulan pun.&quot;</p> <p>Hubungan Afghanistan dengan Pakistan mengalami ketegangan sewaktu Afghanistan menghadapi serangan militan yang meningkat. Seraya menunjukkan bahwa negaranya memiliki jumlah tertinggi korban tewas warga sipil dan kematian terkait militer pada tahun lalu, Ghani mengatakan bahwa hal tersebut sama sekali tidak dapat diterima.</p> <p>Dalam pernyataannya pada konferensi itu, pejabat tinggi kementerian luar negeri Pakistan Sartaj Aziz, mengatakan bahwa situasi keamanan di Afghanistan sangat rumit dan &quot;mudah sekali&quot; menyalahkan satu negara atas meningkatnya kekerasan belakangan ini. Aziz menyerukan suatu &quot;pandangan yang menyeluruh dan objektif.&quot;</p> <p>Konferensi Heart of Asia adalah prakarsa yang diluncurkan pada tahun 2011 untuk mendorong kerjasama ekonomi dan keamanan antara Afghanistan dan negara-negara tetangganya. Delegasi lebih dari 20 negara, termasuk pejabat tinggi kebijakan luar negeri Pakistan, Sartaj Aziz, menghadiri konferensi tersebut. <em>[uh]</em></p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com