Jumat, 22 Juni 2018 | 10:10 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Kalah dalam Referendum, PM Italia Mundur

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
(Courtesy: VOA Indonesia) Perdana Menteri Matteo Renzi mengakui kekalahan dalam referendum dan akan mundur dari jabatannya, pada konferensi pers di Roma, Senin (5/12)
(Courtesy: VOA Indonesia) Perdana Menteri Matteo Renzi mengakui kekalahan dalam referendum dan akan mundur dari jabatannya, pada konferensi pers di Roma, Senin (5/12)
<p>“Semoga sukses bagi kita semua,” kata Perdana Menteri Italia Matteo Renzi kepada para wartawan setelah mengatakan akan memberitahu Kabinet hari Senin (5/12) siang bahwa dia akan mengundurkan diri. Kemudian dia akan secara resmi menyampaikan pengunduran dirinya kepada presiden Italia setelah 2,5 tahun menjabat. Renzi mengaku kalah setelah berbagai poling menunjukkan proposalnya kalah dengan margin sekitar 60 banding 40 persen dalam referendum yang dilakukan hari Minggu (4/12). Renzi mengatakan reformasi-reformasi itu sedianya akan memangkas birokrasi Italia dan menjadikan negara itu lebih kompetitif. Lawan-lawannya berharap bisa memanfaatkan sentimen populis yang meningkat di Eropa dan AS. </p> <p>Sebelumnya, sejumlah politisi oposisi, dari kelompok sayap kanan hingga kiri jauh, telah bertekad akan mendesakkan terbentuknya pemerintah baru jika warga Italia menolak legislasi parlemen untuk merombak sebagian besar konstitusi pasca-perang.</p> <p>Bahkan sejumlah tokoh dalam Partai Demokrat pimpinan Renzi, termasuk bekas tokoh komunis, mengatakan menolak reformasi tersebut.</p> <p>Renzi memberikan suara bersama istrinya Agnese Landini di Pontassieve, sebuah kota di Tuscan di bagian timur Florence.</p> <p>Sejumlah tokoh oposisi politik berharap bisa memanfaatkan sentimen populis yang meningkat setelah melalui referendum Inggris memutuskan untuk keluar dari Uni Eropa dan kemenangan bilyuner Donald Trump dalam pemilu di Amerika.</p> <p>Lebih dari 46 juta warga Italia berhak memberikan suara, sementara sekitar 4 juta lainnya terdaftar untuk memberi suara di luar negeri. Suara yang dikumpulkan di luar Italia sedang dihitung di bawah penjagaan, di sebuah gudang di luar kota Roma. <em>[em/ds]</em></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 22 Juni 2018 - 09:42 WIB

`Sniper` amankan sidang vonis Aman Abdurrahman 

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 09:30 WIB

Koper calon haji akan diberi tanda warna berbeda

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 09:19 WIB

Arus balik diprediksi kembali meningkat akhir pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 09:07 WIB

Heboh rupiah berstempel, ini yang akan dilakukan BI

Megapolitan | 22 Juni 2018 - 08:25 WIB

Waspada hujan lebat guyur Jakarta

Event | 22 Juni 2018 - 08:10 WIB

Empat tim sudah lolos ke 16 besar Piala Dunia 2018

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com