Sabtu, 20 Oktober 2018 | 05:57 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Australia: Pengepungan Kafe Lindt Insiden Teroris

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Administrator    |    Editor : Administrator
<P>Pemerintah Federal Australia menyatakan, penyanderaan di Kafe Lindt Sydney, yang terjadi bulan lalu sebagai sebuah insiden teroris. </P> <P>Hal ini disampaikan untuk memastikan bahwa sejumlah bisnis yang terdampak bisa menerima pembayaran asuransi.</P> <P>Pria bersenjata bernama Man Haron Monis menyerbu Kafe Lindt di Martin Place pada 15 Desember, menahan 18 sandera hingga 16 jam, dan berakhir dengan kematian manajer kafe, Tori Johnson, dan pengacara Katrina Dawson.</P> <P>Menurut Menteri Keuangan Australia, Joe Hockey, pernyataan itu ditujukan untuk mencegah perusahaan asuransi menolak klaim yang diajukan sejumlah pebisnis yang terkena dampak, bahkan jika kebijakan mereka mengecualikan kerugian dari aksi terorisme.</P> <P>"Pemerintah telah mengambil tindakan ini untuk memastikan sejumlah bisnis yang mengalami kerusakan dari insiden itu tidak akan mengalami penolakan klaim, karena pengecualian terorisme dalam kebijakan asuransi mereka", katanya.</P> <P>"Masukan dari Korporasi Asuransi Australia (ARPC) menunjukkan, tiga perusahaan asuransi yang telah menerima klaim hingga hari ini menyatakan bahwa mereka tidak akan memberlakukan klausul pengecualian terorisme".</P> <P>"Saya senang melihat perusahaan-perusahaan ini begitu bertanggung jawab pada masa sulit ini", tambahnya.</P> <P>Joey mengaku mendengar bahwa sejumlah usaha yang terkena dampak insiden tersebut telah mengajukan klaim sebesar 600.000 dolar.</P> <P>Sementara itu, hasil investigasi atas kematian 2 korban dan pelaku penyanderaan akan diperdengarkan untuk publik pendapat pada 29 Januari.</P>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 21:49 WIB

Presiden minta aparatur pemerintah turun ke lapangan

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 21:37 WIB

Panglima TNI tinjau dampak likuifaksi Palu

Liga Champions | 19 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Buffon tidak ingin PSG hadapi Juve di final Liga Champions

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 21:12 WIB

TMMD di Malinau, TNI dan warga semenisasi jalan

Pemasaran | 19 Oktober 2018 - 20:46 WIB

Cara “mencuri” followers akun instagram kompetitor bisnis

<P>Pemerintah Federal Australia menyatakan, penyanderaan di Kafe Lindt Sydney, yang terjadi bulan lalu sebagai sebuah insiden teroris. </P> <P>Hal ini disampaikan untuk memastikan bahwa sejumlah bisnis yang terdampak bisa menerima pembayaran asuransi.</P> <P>Pria bersenjata bernama Man Haron Monis menyerbu Kafe Lindt di Martin Place pada 15 Desember, menahan 18 sandera hingga 16 jam, dan berakhir dengan kematian manajer kafe, Tori Johnson, dan pengacara Katrina Dawson.</P> <P>Menurut Menteri Keuangan Australia, Joe Hockey, pernyataan itu ditujukan untuk mencegah perusahaan asuransi menolak klaim yang diajukan sejumlah pebisnis yang terkena dampak, bahkan jika kebijakan mereka mengecualikan kerugian dari aksi terorisme.</P> <P>"Pemerintah telah mengambil tindakan ini untuk memastikan sejumlah bisnis yang mengalami kerusakan dari insiden itu tidak akan mengalami penolakan klaim, karena pengecualian terorisme dalam kebijakan asuransi mereka", katanya.</P> <P>"Masukan dari Korporasi Asuransi Australia (ARPC) menunjukkan, tiga perusahaan asuransi yang telah menerima klaim hingga hari ini menyatakan bahwa mereka tidak akan memberlakukan klausul pengecualian terorisme".</P> <P>"Saya senang melihat perusahaan-perusahaan ini begitu bertanggung jawab pada masa sulit ini", tambahnya.</P> <P>Joey mengaku mendengar bahwa sejumlah usaha yang terkena dampak insiden tersebut telah mengajukan klaim sebesar 600.000 dolar.</P> <P>Sementara itu, hasil investigasi atas kematian 2 korban dan pelaku penyanderaan akan diperdengarkan untuk publik pendapat pada 29 Januari.</P>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com