Senin, 17 Desember 2018 | 01:49 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

1.466 personel amankan laga Arema-Persib

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
<p>Sedikitnya 1.466 personel keamanan dikerahkan untuk mengamankan laga pamungkas Arema di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 yang menjamu Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (18/12).</p><p> Ketua Panpel Arema, Abdul Haris, di Malang, Sabtu (17/12), mengakui jumlah aparat keamanan yang disiagakan tidak seperti laga Arema sebelumnya.</p><p> Biasanya petugas keamanan hanya sekitar 500 hingga 600 personel, namun pada laga Arema yang menjamu Persib Bandung besok (Minggu, 18/12) jumlahnya digandakan.</p><p> "Kami tak mau ambil risiko dalam menggelar pertandingan Arema melawan Persib di Stadion Kanjuruhan. Kami mengantisipasi tingginya animo suporter di laga pamungkas ini, sehingga personel keamanan yang disiagakan ditambah menjadi dua kali lipat agar situasi tetap kondusif," kata Abdul Haris.</p><p> Tidak hanya meningkatkan jumlah personel pengamanan, Panpel juga menyiapkan empat kendaraan lapis baja atau Baracuda untuk pemain Persib. Kendaraan ini akan digunakan saat Persib menuju dan meninggalkan Stadion Kanjuruhan.</p><p> "Kami percaya sikap Aremania bisa diandalkan, namun kami harus tetap melakukan antisipasi karena pertandingan antara Arema dan Persib ini mampu menarik massa cukup besar tentu situasinya tidak bisa diprediksi. Apalagi rivalitas dengan Persib sangat kental dan pertandingan ini sebagai laga pamungkas di ajang ISC," urainya, seperti dikutip <i>Antara.</i></p><p> Semenatra itu, untuk mengantisipasi membeludaknya jumlah penonton di Stadion kanjuruhan, Panpel Arema mulai persiapkan segala sesuatu menjelang laga big match pamungkas. Beberapa fasilitas seperti tempat duduk dan lapangan dibersihkan setelah dipakai pembukaan Porkab Malang.</p><p> Untuk penonton, kata Haris, Panpel akan menyiapkan empat layar lebar di luar stadion. Mengingat antusias suporter di laga terakhir ISC itu sangat besar dan dikhawatirkan tidak bisa masuk stadion karena kapasitasnya terbatas.</p><p> Tiket yang disediakan panpel pada laga terakhir itu sebanyak 45 ribu dan saat ini sudah habis di loket, hanya menyisakan di korwil dan agen resmi. "Kami semaksimal mungkin melayani suporter yang hadir. Banyak juga suporter dari luar Malang, seperti Jakarta, Kalimantan, dan Bali yang ingin memberikan dukungan langsung pada Arema di Stadion kanjuruhan," paparnya.</p><p> Menyisakan satu kali pertandingan, posisi Arema menggeser Persipura untuk merengkuh gelar juara sangat berat dan peluangnya semakin menipis karena, selain masih tertinggal 2 poin (65-63), Arema juga dihadang lawan yang cukup berat, yakni Persib Bandung. Sementara Persipura lebih ringan dengan menghadapi PSM Makasar pada laga pamungkasnya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

<p>Sedikitnya 1.466 personel keamanan dikerahkan untuk mengamankan laga pamungkas Arema di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 yang menjamu Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (18/12).</p><p> Ketua Panpel Arema, Abdul Haris, di Malang, Sabtu (17/12), mengakui jumlah aparat keamanan yang disiagakan tidak seperti laga Arema sebelumnya.</p><p> Biasanya petugas keamanan hanya sekitar 500 hingga 600 personel, namun pada laga Arema yang menjamu Persib Bandung besok (Minggu, 18/12) jumlahnya digandakan.</p><p> "Kami tak mau ambil risiko dalam menggelar pertandingan Arema melawan Persib di Stadion Kanjuruhan. Kami mengantisipasi tingginya animo suporter di laga pamungkas ini, sehingga personel keamanan yang disiagakan ditambah menjadi dua kali lipat agar situasi tetap kondusif," kata Abdul Haris.</p><p> Tidak hanya meningkatkan jumlah personel pengamanan, Panpel juga menyiapkan empat kendaraan lapis baja atau Baracuda untuk pemain Persib. Kendaraan ini akan digunakan saat Persib menuju dan meninggalkan Stadion Kanjuruhan.</p><p> "Kami percaya sikap Aremania bisa diandalkan, namun kami harus tetap melakukan antisipasi karena pertandingan antara Arema dan Persib ini mampu menarik massa cukup besar tentu situasinya tidak bisa diprediksi. Apalagi rivalitas dengan Persib sangat kental dan pertandingan ini sebagai laga pamungkas di ajang ISC," urainya, seperti dikutip <i>Antara.</i></p><p> Semenatra itu, untuk mengantisipasi membeludaknya jumlah penonton di Stadion kanjuruhan, Panpel Arema mulai persiapkan segala sesuatu menjelang laga big match pamungkas. Beberapa fasilitas seperti tempat duduk dan lapangan dibersihkan setelah dipakai pembukaan Porkab Malang.</p><p> Untuk penonton, kata Haris, Panpel akan menyiapkan empat layar lebar di luar stadion. Mengingat antusias suporter di laga terakhir ISC itu sangat besar dan dikhawatirkan tidak bisa masuk stadion karena kapasitasnya terbatas.</p><p> Tiket yang disediakan panpel pada laga terakhir itu sebanyak 45 ribu dan saat ini sudah habis di loket, hanya menyisakan di korwil dan agen resmi. "Kami semaksimal mungkin melayani suporter yang hadir. Banyak juga suporter dari luar Malang, seperti Jakarta, Kalimantan, dan Bali yang ingin memberikan dukungan langsung pada Arema di Stadion kanjuruhan," paparnya.</p><p> Menyisakan satu kali pertandingan, posisi Arema menggeser Persipura untuk merengkuh gelar juara sangat berat dan peluangnya semakin menipis karena, selain masih tertinggal 2 poin (65-63), Arema juga dihadang lawan yang cukup berat, yakni Persib Bandung. Sementara Persipura lebih ringan dengan menghadapi PSM Makasar pada laga pamungkasnya.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com