Jumat, 23 Februari 2018

Perekrutan teroris lewat media sosial

Jumat, 23 Desember 2016 18:16

Foto: cnnindonesia.com Foto: cnnindonesia.com
Ayo berbagi!

Kabag Penum Mabes Pol Kombes Martinus Sitompul mengatakan kini perekrutan anggota teror dilakukan melalui media sosial. Hal ini terbukti dari jaringan teroris di Majalengka, yang direkrut melalui media sosial oleh Bahrun Naim.

Sebelumnya tiga anggota teroris Majalengka itu tidak saling kenal satu sama lain, namun mereka aktif berkomunikasi di media sosial. "Pola perekrutan mereka melalui media sosial. Bisa saja mereka tidak saling kenal atau belum bertemu. Tapi di media sosial mereka akrab," ujar Martinus, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (23/12) seperti dilaporkan Reporter Elshinta.com, Doddy Handoko.

Menurutnya para pelaku teror juga menyasar orang-orang yang kondisi kejiwaannya sedang galau dan tidak memiliki pendirian teguh. "Selain melalui media sosial, mereka juga merekrut melalui pengamatan. Kalau mereka liat orang galau atau tidak punya pendirian. Itu makin mudah direkrut," jelasnya.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar