Sabtu, 22 Juli 2017

Reksa Dana Dolar: Cara Membiayai Anak Sekolah ke Luar Negeri

Kamis, 05 Januari 2017 12:00

courtesy https://www.cermati.com/artikel/reksa-dana-dolar-cara-membiayai-anak-sekolah-ke-luar-negeri courtesy https://www.cermati.com/artikel/reksa-dana-dolar-cara-membiayai-anak-sekolah-ke-luar-negeri
Ayo berbagi!

Untuk sebagian besar orang tua, mempersiapkan dana pendidikan anak adalah hal yang wajib dan selalu dipersiapkan sejak jauh-jauh hari. Hal ini memang sangat penting, mengingat biaya pendidikan saat ini terbilang sangat tinggi, terutama di beberapa sekolah atau universitas ternama yang banyak peminatnya. Bukan hanya di Indonesia, hal serupa juga terjadi pada semua sekolah dan universitas di negara lain. Lalu, bagaimana jika ternyata Anda memiliki keinginan untuk menyekolahkan anak ke luar negeri?

Menempuh pendidikan di luar negeri merupakan hal yang harus dipersiapkan dengan sangat matang. Sebab selama kurun waktu tertentu anak akan berada di sana untuk belajar. Sangat penting untuk bisa memastikan bahwa semua biaya dan persiapan telah terpenuhi dengan baik agar semua kegiatan dan proses belajar anak selama berada di luar negeri tidak terkendala. Belajar di dalam negeri saja membutuhkan sejumlah biaya yang besar, apalagi bersekolah di luar negeri.

Setidaknya, Anda harus mempersiapkan dananya sejak awal. Pilihan untuk menggunakan dolar sebagai dana pendidikan merupakan langkah yang tepat. Sebab hal ini bisa mengatasi kemungkinan rendahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar pada masa yang akan datang. Anda bisa mulai menabung dan mencicil dana pendidikan dalam bentuk dolar sejak sekarang. Nantinya saat anak akan berangkat, Anda tidak akan memiliki masalah dengan nilai tukar rupiah yang sewaktu-waktu bisa melemah.

Baca Juga: Tips Pintar Belanja Reksa Dana Online

Siapkan Dana dalam Bentuk Dolar

Reksa Dana Dolar

Investasi Dolar via binaryoptionstrading.ga

 

Mempersiapkan dana dengan menukarkan uang rupiah menjadi dolar bisa dihindari dengan menabung dolar sejak awal. Kita tidak pernah tahu kapan nilai tukar tersebut akan mengalami perubahan. Hal ini terbilang sangat sulit untuk diprediksi. Daripada mengambil risiko yang besar, berinvestasi dolar akan menjadi pilihan yang paling tepat.

Menabung atau menyimpan uang dalam bentuk deposito dolar atau tabungan dolar bisa dijadikan pilihan. Namun, perlu diketahui sejak awal bahwa bunga yang didapatkan dari kedua jenis simpanan ini terbilang sangat kecil. Investasi ini tidak akan memberi keuntungan yang cukup besar. Dalam hal ini, investasi dalam reksa dana dolar bisa menjadi pertimbangan. Keuntungan atau return yang dihasilkan akan jauh lebih besar kalau dibandingkan dengan tabungan, bahkan deposito dolar.

Reksa Dana Dolar

Reksa dana dolar mengelola portofolio dalam bentuk dolar Amerika Serikat. Investasi ini memang memberikan return yang cukup menjanjikan. Portofolio yang dapat dibeli adalah efek yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau bursa efek di luar negeri. Saat melakukan investasi dalam reksa dana dolar, Anda harus melakukan penyetoran dana dalam bentuk dolar yang kemudian diinvestasikan ke dalam berbagai instrumen berdenominasi dolar agar mendapatkan return yang menarik.

Saat berniat untuk melakukan pencairan dana tersebut, Anda akan menerimanya dalam bentuk dolar juga. Anda tidak perlu khawatir dengan fluktuasi nilai tukar dolar di pasaran. Meskipun nilai tukar dolar terhadap rupiah menguat, Anda akan diuntungkan karena menyimpan dana dalam bentuk dolar.

Keunggulan Reksa Dana Dolar

Saat akan melakukan investasi, Anda tentu harus paham benar dengan jenis investasi yang akan dipilih. Hal ini akan membantu Anda untuk memperkecil risiko atas investasi tersebut. Berikut ini adalah beberapa keunggulan reksa dana dolar:

  • Reksa dana dolar memungkinkan Anda untuk melakukan investasi dalam jumlah yang kecil. Sebab reksa dana ini bisa dilakukan dengan investasi minimal sebesar US$100. Sementara untuk membuka deposito dolar, Anda harus menyetorkan dana minimal sebesar US$1.000.
  • Reksa dana dolar memungkinkan Anda untuk mendapatkan return yang lebih tinggi. Sebab reksa dana ini dikelola dan dimonitor langsung manajer yang ahli dan profesional di bidangnya.
  • Reksa dana dolar juga memiliki diversifikasi portofolio. Hal ini menjadi mungkin karena adanya dukungan dana yang besar sehingga memudahkan untuk melakukan diversifikasi yang dapat memperkecil risiko investasi.
  • Reksa dana dollar juga memiliki keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan deposito dolar. Biaya investasi reksa dana memang terbilang cukup kecil. Pengelolaannya juga memudahkan Anda untuk memilih instrumen investasi yang lebih menjanjikan. Sebab ini akan dilakukan manajer yang berpengalaman.
  • Pencairan dana di reksa dana dolar dapat dilakukan kapan saja dan tindakan ini tidak akan dikenakan denda.

Baca Juga: Mengenal Reksa Dana dan Profil Risikonya

Return Reksa Dana Dolar

Investasi Dolar

Investasi Dolar via mmbiztoday.com

 

Investasi tentu dilakukan dengan harapan untuk mendapatkan return atas kegiatan tersebut. Hal ini juga patut Anda pertimbangkan sejak awal. Sebab akan sangat memengaruhi keberhasilan tujuan investasi yang Anda lakukan. Di dalam reksa dana dolar, beberapa pilihan pengelola dana, seperti Schroders dan Banque Nationale de Paris (BNP) Paribas, menjanjikan return yang cukup menarik. Kedua lembaga pengelola dana reksa dana tersebut memberikan return sekitar 2,36%-2,67% per tahun atau 0,25% per bulan.

Jumlah di atas tentu jauh lebih besar dibandingkan return yang diberikan deposito dolar yang hanya memberikan 0,10% per bulannya. Hal ini tentu menjadi salah satu alasan kuat mengapa reksa dana dolar menjadi pilihan yang paling tepat untuk dana investasi pendidikan. Sebab jumlah return yang diberikannya jauh lebih besar daripada deposito atau tabungan dolar.

Risiko dalam Reksa Dana Dolar

Di dalam setiap investasi, tentu Anda akan menemui sejumlah risiko di dalamnya, baik besar maupun kecil. Reksa dana dolar memiliki risiko yang lebih besar daripada tabungan dolar atau deposito dolar. Hal ini terjadi karena reksa dana dolar tidak memiliki jaminan dari pemerintah, sedangkan deposito dolar memiliki jaminan hingga jumlah maksimal Rp2 miliar.

Hal ini patut menjadi pertimbangan khusus bagi Anda sebelum akhirnya memutuskan untuk memulai investasi yang satu ini. Risiko di dalam reksa dana dolar tentu sebanding dengan return yang akan Anda dapatkan di dalamnya. Semakin besar return investasi maka semakin besar pula risikonya.

Persiapkan dengan Penuh Pertimbangan

Berniat untuk menyekolahkan anak ke luar negeri, Anda tentu akan membutuhkan persiapan yang matang, terutama dalam masalah dana. Menyimpan dana di dalam bentuk dolar dapat dijadikan pilihan. Sebab ini akan menjadi pilihan aman dari melemahnya rupiah terhadap dolar di kemudian hari. Pilih instrumen investasi yang paling tepat, reksa dana dolar dapat dijadikan sebagai salah satu pertimbangan yang menarik.

Baca Juga: Harga Reksa Dana Anda Turun? Ini Cara Atasinya!

 

Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di Cermati.com

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar