Senin, 23 Oktober 2017

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Setelah Hadirnya Anak

Minggu, 08 Januari 2017 12:00

courtesy https://www.cermati.com/artikel/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga-setelah-hadirnya-anak courtesy https://www.cermati.com/artikel/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga-setelah-hadirnya-anak
Ayo berbagi!

Memiliki anak memang menjadi hal yang luar biasa menyenangkan, sebagian besar orang bahkan menunggu-nunggu momen tersebut dengan tidak sabar. Menjadi orang tua dan memiliki tanggung jawab yang baru di dalam hidup.

Sebagaimana orang tua lainnya, Anda tentu ingin semua yang terbaik untuk anak Anda kelak, sehingga sangat penting untuk disiapkan sejak awal. Namun pada kenyataannya, hal ini justru sangat banyak dilupakan oleh orang-orang, di mana mereka tidak memiliki perencanaan yang matang terkait dengan kelahiran anak mereka.

Mungkin mereka mempersiapkan proses kehamilan hingga melahirkan dengan sangat baik, namun mereka justru lupa bahwa kehadiran anak tidak hanya sebatas itu saja. Perlu mempersiapkan keuangan secara keseluruhan, bukan hanya pada saat melahirkan saja, namun hingga bertahun-tahun ke depannya juga.

Simak beberapa langkah di bawah ini, yang bisa Anda lakukan untuk mengatur keuangan setelah kelahiran Si Kecil:

1. Rencanakan Keuangan dengan Matang

 rencanakan keuangan

Mernecanakan Keuangan via usnews.com

 

Setelah kehadiran anak, keuangan akan berubah secara total dan ini akan berlangsung tetap ke depannya. Bukan hanya sementara selama satu dua bulan saja, namun ini akan berlangsung terus, jadi pastikan Anda memiliki cara yang tepat untuk menangani hal tersebut.

Pada kenyataannya, sebagian besar orang berangggapan bahwa kehadiran anak hanya akan membawa perubahan kecil saja di dalam keuangan keluarga, atau mereka berpikir bahwa perubahan ini hanya akan berlangsung beberapa saat saja setelah kelahiran saja. Pemikiran seperti ini sangat tidak tepat, sebab anak akan menjadi bagian keluarga selamanya, begitu juga dengan sejumlah pengeluarannya di dalam keuangan Anda.

Bukan hanya sekedar perubahan kecil saja, namun berbagai pos pengeluaran baru akan timbul di dalam keuangan, jadi pastikan Anda siap dengan hal tersebut sejak awal. Keuangan akan mengalami banyak perubahan, hal ini perlu ditangani dengan tepat, agar berbagai pos pengeluaran rutin yang penting (wajib) tidak mengalami gangguan.

2. Atur Kembali Anggaran Keuangan

Hal pertama yang wajib dilakukan adalah mengatur kembali anggaran keuangan secara keseluruhan. Berbagai pos pengeluaran baru sudah pasti akan muncul di dalam keuangan Anda, sedangkan ini tidak diimbangi dengan berbagai pemasukan tambahan, bukan?

Ini langkah yang tidak bisa ditawar, agar keuangan tetap berjalan dengan baik dan efektif. Catat semua pengeluaran yang baru terkait dengan kehadiran anak di keluarga Anda, lakukan dengan teliti, sehingga semua pengeluaran tersebut masuk dan terhitung di dalamnya.

Beberapa pengeluaran baru yang mungkin akan bertambah, seperti: biaya baby sitter, biaya popok dan perawatan lainnya, biaya dokter, biaya membeli pakaian, dan berbagai biaya lainnya.

Lihat kembali pengeluaran sebelumnya, setidaknya di sana pasti terdapat sejumlah pos pengeluaran yang fleksibel, artinya bersifat tidak wajib dan bisa dikurangi atau bahkan dihilangkan.

Cobalah untuk memilih dan mengurangi atau menghilangkan beberapa biaya pengeluaran yang fleksibel ini, sehingga dana tersebut bisa dialokasikan untuk kebutuhan Si Kecil. Susun anggaran ini dengan cerdas, agar tepat sasaran dan sesuai dengan kemampuan keuangan Anda dan pasangan.

Baca Juga : 12 Cara Atur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji Kecil

3. Buat Skala Prioritas

membuat skala prioritas

Skala Prioritas via wisegeek.com

 

Susun juga skala prioritas di dalam keuangan, agar berbagai hal lainnya bisa dikesampingkan terlebih dahulu. Kehadiran anak tentu akan mengubah beberapa skala prioritas di dalam keuangan Anda, sebab beberapa kebutuhannya akan menjadi hal yang sangat penting untuk diutamakan.

Ini bahkan harus dilakukan dengan penuh pertimbangan, di mana beberapa rencana jangka panjang di dalam keuangan akan terlibat secara langsung.

Beberapa hal yang patut dijadikan sebagai skala prioritas setelah kehadiran Si Kecil adalah:

  • Biaya kesehatan anak, baik itu biaya cek rutin atau yang bersifat mendadak.
  • Sejumlah tabungan pendidikan untuk masa depannya.
  • Asuransi jiwa, terutama bagi Anda dan pasangan karena telah memiliki tanggungan. Ini sebagai jaminan bagi Si Kecil, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada Anda atau pasangan.
  • Asuransi jiwa dan juga kesehatan untuknya.
  • Sejumlah dana darurat / cadangan.

Sejumlah biaya ini akan menjadi pos pengeluaran tetap di dalam keuangan Anda dalam kurun yang panjang, jadi sangat penting untuk mempersiapkan dan memperhitungkannya dengan tepat.

4. Lakukan Penghematan

Jangan lupa untuk melakukan penghematan di dalam keuangan, sebab Si Kecil akan membutuhkan biaya yang cukup besar. Lakukan tindakan ini dengan tepat dan cerdas, sehingga berbagai pos pengeluaran wajib di dalam keuangan tidak akan terganggu.

Beberapa pos pengeluaran yang bisa dihemat, seperti: biaya hiburan dan juga liburan, biaya makan di luar, biaya belanja pakaian bulanan, serta berbagai biaya lainnya yang bersifat fleksibel.

Pastikan penghematan yang dilakukan tidak membuat berbagai kebutuhan pokok menjadi tidak terpenuhi, sebab hal ini akan berdampak tidak baik bagi rumah tangga Anda dan pasangan.

Baca Juga : 4 Cara Cermat Mengatur Keuangan Keluarga

5. Penuhi Kebutuhan Anak dengan Cerdas

memenuhi kebutuhan anak

Memenuhi Kebutuhan Anak via thoughtpursuits.com

 

Seringkali orang tua baru akan membelanjakan sejumlah uang yang besar untuk kebutuhan anak, terutama pada awal-awal kelahirannya. Hal ini tidak salah, namun tidak sepenuhnya benar. Anak masih akan membutuhkan sejumlah biaya yang besar ke depannya, jadi pertimbangkan hal tersebut dengan baik sebelum membelanjakan uang yang terlalu besar untuk kebutuhannya hari ini saja.

Penuhi kebutuhan anak dengan cerdas, yakni dengan cara membeli berbagai perlengkapan sesuai dengan kebutuhannya saja. Jangan membeli lusinan pakaian sekaligus, sebab anak akan tumbuh menjadi besar dan tidak bisa menggunakannya lagi. Beli sesuai kebutuhan, dan tabung sisa uang untuk kebutuhannya di masa yang akan datang.

Rencanakan Keuangan secara Keseluruhan

Memiliki anak, selalu menjadi momen yang menyenangkan bagi semua orang. Hal ini seringkali membuat seseorang terlalu bersemangat dan lupa untuk mengatur keuangan dengan tepat. Jangan ditunda, segera atur keuangan secara keseluruhan, sehingga berbagai kebutuhan anak dan juga rumah tangga dapat terpenuhi deng

Baca Juga : Mengenal Tiga Jenis Anggaran untuk Persiapan Persalinan

 

Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di Cermati.com

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar