Kamis, 21 September 2017

Menkes Australia Ditidakaktifkan Menyusul Penyelidikan Penggunaan Uang Negara

Senin, 09 Januari 2017 18:40

Ayo berbagi!

Menteri Kesehatan Australia, Sussan Ley ditidakatifkan, setelah mendapat tekanan soal perjalanannya ke kawasan Gold Coast yang menggunakan uang negara, hasil dari pembayaran pajak warga Australia. Di kawasan pantai dan tujuan wisata tersebut, Ley dan pasangannya dilaporkan memiliki properti.

Dalam sebuah pernyataan, Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull mengatakan Ley sudah sepakat untuk "dinonaktifkan tanpa bayaran sebagai menteri" selama penyelidikan kasusnya dilakukan oleh sekretaris Departemen Perdana Menteri dan Kabinet.

Turnbull mengatakan sekretaris tersebut akan "menyelidiki klaim perjalanan secara menyeluruh".

"Australia berharap pemerintah menangani masalah serius dengan sangat teliti dan sesuai dengan aturan [Statement of Ministerial Standards]," ujarnya.

"Saya berharap ukuran tertinggi dari menteri saya dalam semua aspek perilaku mereka, terutama dalam menggunakan uang rakyat."

Arthur Sinodinos akan menjadi pejabat sementara Menteri Kesehatan dan Perawatan Usia Lanjut, dan Menteri Olahraga.

Kepada wartawan Ley menjelaskan keputusan untuk dinonaktifkan adalah keputusan bersama antara dirinya dan Perdana Menteri Australia dan untuk mempertahankan bahwa ia tidak melanggar apapun. Pernyataan ini dikeluarkannya di kawasan Albury, New South Wales.

Ia mengatakan jika dirinya tidak berharap untuk dipaksa mundur secara permanen.

"Saya sangat yakin bahwa penyelidikan ini akan menunjukkan bahwa tidak ada aturan apapun yang dilanggar," katanya.

Ley juga mengatakan jika situasinya ini sebagai sebuah 'pengalihan' dan ia tidak akan mempublikasikan catatan hariannya.

"Tidak selalu tepat bagi para menteri untuk mengeluarkan semua catatan harian mereka," katanya.

"Saya bersedia agar catatan saya diperiksa oleh Departemen Keuangan dan sekretaris Perdana Menteri."

"Akankah saya memberikan akses bagi media untuk menjadi informasi yang belum jelas, mungkin pertemuan yang bersifat rahasia dan bisa merugikan jika dibocorkan? Tentu tidak."

Pembelian apartemen tidak direncanakan.

Ley juga mendapat pertanyaan soal properti yang ia beli bersama pasangannya pada bulan Mei 2015 saat sedang menghadiri pertemuan tingkat menteri di Queensland.

Total biaya perjalanan dinas tersebut mencapai $3.125 atau sekitar lebih dari 31 juta rupiah. Uang ini dibayarkan dengan menggunakan uang negara dari hasil pembayaran pajak warga Australia.

Ia mengatakan pasangannya yang telah mengajaknya untuk menghadiri lelang properti, saat mereka di Queensland.

"Saya menginspeksi properti ini untuk pertama kalinya, mungkin 10 menit sebelum lelang dimulai dan saya mendaftar untuk ikut menawar," jelasnya.

"Saya memiliki rumah disini, di Albury, dan saya sudah mendapatkan pra-persetujuan untuk membeli properti dengan tujuan investasi. Saya tahu apa yang saya inginkan dan apartemen ini cocok. Jadi pembelian properti ini tidak direncanakan, bukan pula sudah diantisipasi sebelumnya."

"Saya tidak mengontak agen soal properti ini, saya tidak bertanya, tidak menelpon, tidak mengirim email."

Ley, adalah mantan pilot kelahiran Nigeria, yang terpilih untuk duduk di parlemen federal pada tahun 2001.

Dia diangkat menjadi Menteri Kesehatan pada bulan Desember 2014, mengambil alih jabatan dari Peter Dutton.

Ley juga menjabat sebagai asisten menteri pendidikan, sekretaris parlemen untuk menteri pertanian, dan sekretaris parlemen untuk menteri urusan keluarga dan masyarakat.

Ia adalah salah satu dari lima perempuan yang duduk di jajaran kabinet.

Diterbitkan oleh Erwin Renaldi pada 9/01/2017 pukul 11:30 AEST dari laporannya yang berbahasa Inggris, bisa dibaca disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar