Sabtu, 19 Agustus 2017

Tax Amnesty Sudah Masuk Periode III, Ayo Daftar Sekarang!

Selasa, 10 Januari 2017 14:00

courtesy https://www.cermati.com/artikel/tax-amnesty-sudah-masuk-periode-iii-ayo-daftar-sekarang courtesy https://www.cermati.com/artikel/tax-amnesty-sudah-masuk-periode-iii-ayo-daftar-sekarang
Ayo berbagi!

Pemerintah telah menjalankan kebijakan tax amnesty sejak tanggal 1 Juli 2016 sampai 31 Maret 2017. Sejak dilaksanakan, sudah banyak wajib pajak baik itu di dalam negeri dan di luar negeri yang telah melaporkan asetnya yang belum dilaporkan. Untuk mengingatkan, Tax Amnesty merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dengan salah satu tujuan adalah menambah pemasukan negara untuk menambal defisit anggaran dari sumber utama pendapatan negara yaitu pajak itu sendiri.

Semua wajib pajak berhak untuk mengikuti tax amnesty, kecuali wajib pajak yang sedang:

  1. Dilakukan penyidikan dan berkas penyidikannya telah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan.
  2. Dalam proses peradilan.
  3. Menjalani hukum pidana, atas Tindak Pidana di bidang perpajakan.

Tercatat, sejak dimulai dari 1 Juli 2016 sampai 26 September 2016, total harta yang dilaporkan mencapai sekitar Rp3.500 triliun dengan perkiraan tebusan sebesar Rp100 triliun. Tentu ini merupakan kabar gembira mengingat pemerintahan sudah mencanangkan ingin mempercepat pembangunan. Di mana salah satu faktor pendukungnya adalah penerimaan pajak yang baik.

Bahkan tax amnesty yang dilaksanakan Indonesia disebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani, tax amnesty di Indonesia bisa dikatakan yang terbaik di dunia dari sisi uang tebusan yang masuk karena nilainya begitu besar.

Baca Juga: Pajak Reklame, Apa Itu dan Bagaimana Perhitungannya?

Tax Amnesty Masih ada Satu Periode Lagi

Tax Amnesty

Tax Amnesty via wordpress.com

 

Tahukah Anda kalau pelaksanaan tax amnesty terbagi menjadi tiga periode? Bagi Anda yang belum mengetahuinya, tax amnesty dilaksanakan dalam tiga periode. Masing-masing periode memberlakukan persentase tarif tebusan yang berbeda:

  • Periode I

Pelaksanaan 1 Juli 2016 - 30 September 2016 dengan tarif tebusan 2% untuk deklarasi dalam negeri dan 4% untuk deklarasi luar negeri.

  • Periode II

Pelaksanaan 1 Oktober 2016 - 31 Desember 2016 dengan tarif tebusan 3% untuk deklarasi dalam negeri dan 6% untuk deklarasi luar negeri.

  • Periode III

Pelaksanaan 1 Januari 2017 - 31 Maret 2017 dengan tarif tebusan 5% untuk deklarasi dalam negeri dan 10% untuk deklarasi luar negeri.

  • UMKM

Pelaksanaan 1 Juli 2016 - 31 Maret 2017 dengan tarif tebusan 0.5% untuk harta kurang dari Rp10 miliar dan 2% untuk harta lebih dari Rp10 miliar.

Dari keterangan itu, kita mengetahui kalau tax amnesty sudah memasuki periode terakhir. Meskipun tarif yang dikenakan lebh tinggi, tapi manfaat yang didapat sama seperti periode-periode sebelumnya.

Baca Juga: Mengenal Faktur Pajak Dan Fungsinya

Manfaat Mengikuti Tax Amnesty

Mungkin beberapa dari Anda masih belum mengetahui, manfaat apa saja yang didapat bila mengikuti tax amnesti. Mengutip dari situs pajak.go.id, dengan mengikuti tax amnesty, Anda akan mendapat fasilitas antara lain:

  1. penghapusan pajak yang seharusnya terutang (PPh dan PPN dan/atau PPn BM), sanksi administrasi, dan sanksi pidana, yang belum diterbitkan ketetapan pajaknya;
  2. Penghapusan sanksi administrasi atas ketetapan pajak yang telah diterbitkan;
  3. Tidak dilakukan pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan;
  4. Penghentian pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan, dalam hal Wajib Pajak sedang dilakukan pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan; dan
  5. Penghapusan PPh Final atas pengalihan Harta berupa tanah dan/atau bangunan serta saham

Prosedur Mengikuti Tax Amnesty

Tax Amnesty

Pengusaha Mengikuti Tax Amnesty via suara.com

 

Bagi Anda yang belum melaporkan pajak lewat tax amnesty, ada beberapa prosedur yang mesti dilakukan. Tapi jangan khawatir, karena prosesnya tidak ribet. Apa saja? Ini diantaranya:

Berikut adalah prosedur dan mekanisme yang harus dijalankan.

  1. Melakukan Pelaporan

Tax Amnesty diawali dengan melakukan pelaporan kepada KPP (Kantor Pelayanan Pajak) baik yang ada di dalam maupun di luar negeri. Proses ini harus dilakukan sendiri oleh Wajib Pajak, ini dikarenakan pada proses tersebut ada data yang bersifat rahasia yang hanya bisa dibagi dengan pihak terkait saja.

  1. Menyetorkan Surat Pernyataan Aset

Proses yang kedua dilakukan adalah penyetoran surat pernyataan aset kepada petugas pajak. Data yang dilaporkan wajib data yang asli dan harus sesuai, lalu kemudian wajib pajak akan mendapatkan surat keterangan dalam waktu kurang lebih 10 hari setelah proses tersebut berlangsung.

  1. Proses Penghapusan dan Pembebasan Sanksi

Proses terpenting berikutnya yaitu adanya proses pemberian fasilitas penghapusan pajak, termasuk pembebasan dari sanksi pidana dan juga administrasi. Yang selanjutnya diikuti proses investasi harta kepada bank persepsi sebagaimana yang ditunjuk pemerintah selambat-lambatnya pada 31 Maret 2017.

Baca Juga: Bayar Pajak Lewat DJP Online atau OnlinePajak? Cermati Ini Dulu

Sanksi Tidak Mengikuti Tax Amnesty

Satu hal yang perlu diperhatikan, ada konsekuensi yang bisa Anda terima jika tidak mengikuti tax amnesti. Dirjen Pajak menyebutkan, ada tiga sanksi yang akan diterima, antara lain:

1. Wajib Pajak yang tidak memenuhi kewajiban Holding Period maka atas Harta bersih tambahan diperlakukan sebagai penghasilan pada Tahun Pajak 2016 dan dikenai pajak dan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan;

2. Wajib Pajak yang telah mengikuti program Amnesti Pajak namun ditemukan adanya data mengenai Harta bersih yang kurang diungkapkan maka atas Harta dimaksud diperlakukan sebagai penghasilan pada saat ditemukan dan dikenai pajak sesuai dengan UU PPh dan ditambah dengan sanksi administrasi kenaikan sebesar 200% (dua ratus persen) dari PPh yang tidak atau kurang dibayar.

3. Wajib Pajak yang tidak mengikuti program Amnesti Pajak namun ditemukan adanya data mengenai Harta bersih yang tidak dilaporkan maka atas Harta dimaksud diperlakukan sebagai penghasilan pada saat ditemukan dan dikenai pajak serta sanksi administrasi sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.

Masih Belum Terlambat, Segera Ikut Tax Amnesty

Sudah tahu kan manfaat yang didapat dari tax amnesty? Jadi, tunggu apa lagi, segera deklarasikan aset atau harta yang belum dilaporkan pajaknya sekarang juga. Meski tarif tebusannya sudah naik, tapi manfaat yang didapat sangat setimpal karena akan membuat Anda terhindari dari masalah perpajakan di kemudian hari. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi Tax Amnesty Service di nomor telepon 1500745, Kantor Pelayanan Pajak, Kring Pajak di nomor telepon 1500200, email amnestipajak@pajak.go.id, dan hotline pengaduan ke Dirjen Pajak di nomor 081310503747.

Jadi, ayo daftar dan manfaatkan tax amnesty secara maksimal. Ungkap, Tebus, Lega!

 

Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di Cermati.com

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar