Senin, 25 Juni 2018 | 20:29 WIB

Daftar | Login

/

Pemkab Tangerang bangun objek wisata hutan mangrove

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi
<p>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, membangun objek wisata hutan bakau (mangrove) di kawasan Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga di lahan seluas 225 hektare.</p><p> Sekretaris Daerah Pemkab Tangerang Iskandar Mirsyad di Tangerang, Selasa (10/1), mengatakan objek wisata itu berada di pesisir Laut Jawa dan tumbuh ribuan pohon bakau sebagai penyangga dan pencegah abrasi pantai.</p><p> "Hutan bakau tersebut selain menjaga kelestarian lingkungan pesisir, juga dapat memberikan kontribusi berupa pendapatan asli daerah atau PAD dari sektor pariwisata," katanya.</p><p> Iskandar mengatakan Pemkab Tangerang sudah menjalin kerja sama dengan PT Perhutani menyangkut objek wisata itu. Nota kesepahaman sudah disepakati dan mulai digarap pada pertengahan Januari 2017.</p><p> Objek wisata itu berada di kawasan yang selama ini merupakan wilayah kerja PT Perhutani.</p><p> Dia menambahkan pada objek wisata itu juga akan dibangun prasarana dan sarana pendukung seperti tempat penginapan dan jembatan yang menghubungkan darat dengan lautan.</p><p> Bahkan pembangunan proyek tersebut melalui beberapa tahapan di antaranya dengan membangun prasarana jalan menuju objek wisata yang selama ini dianggap sempit.</p><p> Konsep penataan kawasan itu direncanakan sesuai dengan wilayah serupa di Muara Angke, Jakarta Utara dan di Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten.</p><p> Pihaknya juga membangun sarana memancing bagi wisatawan yang berminat dan dilengkapi alat pendukung.</p><p> Demikian pula di lokasi juga dibangun mushola agar wisatawan saat mengunjungi kawasan tersebut juga dapat menjalankan ibadah.</p><p> Sebelumnya, Pemkab Tangerang membangun jalan masuk menuju objek wisata Danau Cibiru, Kecamatan Cisoka mengunakan konstruksi semen cor bertulang.</p><p> Para pengunjung mengalami kesulitan bila hendak melewati kawasan itu karena hanya tersedia jalan satu jalur, bila berpapasan harus ada pengendara yang mengalah. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 20:26 WIB

Suasana Lumajang kondusif H-2 Pilkada Serentak 2018

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 20:15 WIB

Menhub resmikan tim ad hoc kasus kapal tenggelam

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 20:05 WIB

Mulai 1 Juli perjalan KA diberlakukan subsidi tarif parsial

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 19:56 WIB

Satpol PP segel toko langgar aturan

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 19:46 WIB

Prabowo imbau TNI-Polri netral dalam Pilkada Serentak

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com