Selasa, 19 Juni 2018 | 17:42 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Kemensos kucurkan Rp6,9 miliar bansos banjir Bima

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
<p>Kementerian Sosial mengucurkan dana senilai Rp6,9 miliar sebagai bantuan sosial kepada korban bencana banjir bandang di Kota dan Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.</p><p> "Sampai dengan hari ini untuk jadup (jaminan hidup) saja yang sudah kami salurkan senilai Rp1,3 miliar," kata Mensos Khofifah Indar Parawansa di sela-sela memantau pencairan jadup di tenda pengungsian di halaman Pemkot Bima, Selasa (10/1).</p><p> Selain jadup untuk 1.335 keluarga korban banjir bandang, bansos tersebut berupa bantuan logistik senilai Rp5,5 miliar dan santunan sosial senilai Rp85 juta.</p><p> Banjir bandang yang terjadi pada tanggal 21 dan 23 Desember 2016 tersebut menewaskan empat orang dan melukai 10 orang.</p><p> Bencana tersebut juga menghanyutkan 121 unit rumah warga selain juga mengakibatkan kerusakan parah pada puluhan rumah lainnya.</p><p> Sampai saat ini Kemensos menunggu proses rekonstruksi rumah korban banjir tersebut oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.</p><p> "Kalau rumah yang rusak tersebut sudah selesai atau hampir selesai dibangun kembali, maka isi rumah tersebut menjadi tanggung jawab kami," ujar Khofifah.</p><p> Kemensos mengalokasikan dana Rp3 juta untuk membantu perabotan setiap unit rumah yang dibangun kembali pascabencana.</p><p> Penerima bansos terbesar berada di Kota Bima dengan nilai jadup yang diterima sebesar Rp1,2 miliar lebih untuk 1.335 jiwa.</p><p> Mensos juga menginstruksikan pemerintah daerah setempat untuk mempercepat verifikasi data korban banjir bandang yang akan menerima manfaat dari Program Keluarga Sejahtera (PKH).</p><p> "Peluang pendaftaran (penerima PKH) baru masih ada. Mereka (korban banjir bandang) segera bisa diproses," ujarnya.</p><p> Sebelumnya Khofifah mengunjungi ahli waris korban banjir di Kelurahan Manggemaci RT 01/RW 01, Kecamatan Empunda, Kota Bima.</p><p> Khofifah juga memantau pencairan dana PKH kepada warga Kota Bima yang tertunda karena Kantor Pos di daerah setempat sempat tergenang banjir bandang di Bima dengan ketinggian 1-3 meter itu. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 17:36 WIB

Kemenhub bentuk tim penanganan KM Sinar Bangun

Aktual Hiburan | 19 Juni 2018 - 17:30 WIB

Penyanyi rap terkenal XXXTentacion ditembak mati di Florida

Event | 19 Juni 2018 - 17:12 WIB

Son salahkan dirinya sebagai penyebab kekalahan

Megapolitan | 19 Juni 2018 - 16:48 WIB

Skytrain Bandara Soekarno-Hatta akan ditambah pada September

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com