Jumat, 22 September 2017

PLTP Sabang akan hasilkan listrik 80 MW

Selasa, 10 Januari 2017 16:14

Foto: Ilustrasi Foto: Ilustrasi
Ayo berbagi!

PT Sabang Geothermal Energi (SGE) yang mengerjakan pembangunan Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) Jaboi, Sabang, Aceh, memperkirakan pembangunan pembangkit listrik itu selesai akhir 2017 dengan daya listrik yang dihasilkan mencapai sekitar 80 Mega Watt (MW).

"Perkiraan kita ada sekitar 80 MW energi Panas Bumi Jaboi, Sabang dan itu bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama," kata Projek Maneger dan Kepala Teknis PLTP Jaboi Sabang, Matoyo kepada Antara di Sabang, Selasa (10/1).

Matoyo mengakui pembangunan PLTP Geothermal Jaboi, Sabang merupakan bagian dari Program Presiden RI Joko Widodo untuk membangun pembangkit listrik dari Sabang sampai Merauke dengan daya 35.000 MW.

Pembangunan PLTP Geothermal Jaboi, Sabang yang dikerjakan oleh SGE sudah mendapat izin dari Kementerian ESDM dan sesuai dengan izin yang diberikan tersebut pengeboran tahap pertama harus selesai Februari 2017.

"Pengeboran tahap pertama sesuai dengan target yang ditetapkan Kementerian ESDM selesai Februari 2017 dan energi yang dihasilkan perkiraannya sekitar 10 sampai dengan 15 MW," katanya lagi.

Matoyo juga menyampaikan setelah pengeboran tahap pertama membuahkan hasil, selanjutnya SGE akan melakukan pengeboran lagi pada empat titik.

Lebih lanjut ia menjelaskan PLTP diketahui lebih ramah lingkungan dibandingkan pembangkit listrik lainnya dan pembangunan PLTP juga sesuai dengan misi penghematan dan ketergantungan pada minyak dan gas.

"Kalau kita tergantung pada migas terus, lama kelamaan akan habis, sementara PLTP geothermal bisa digunakan selamanya," ujarnya.

Projek Maneger dan Kepala Teknis PLTP Geothermal Jaboi, Sabang juga menyampaikan dengan selesainya pembangunan PLTP geothermal Jaboi, Sabang pada akhir tahun 2017 dipastikan kebutuhan energi untuk masyarakat serta investor lainnya akan terpenuhi.

"Jika ini berhasil energi akan lebih dan kami sudah melakukan kontrak dengan PLN energi panas bumi Jaboi nantinya bisa disuplai kepada PT PLN Persero di Banda Aceh melalui kabel bawah laut," tuturnya.

Ia juga menambahkan pembangunan PLTP geothermal Jaboi, Sabang dipastikan akan ramah lingkungan, lahan yang dibutuhkan pun keseluruhan hanya dua hektare.

"Kami menadapat pengawasan yang ketat dari Kementerian ESDM dan pembangunan PLTP lebih ramah lingkungan serta tidak merusak fungsi hutan lainnya," kata Matoyo. (Sik)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar