Kamis, 14 Desember 2017

Jonan ingatkan pejabat kementerian tidak buat masalah

Selasa, 10 Januari 2017 19:37

Ayo berbagi!

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengingatkan kepada pejabat Kementerian ESDM agar tidak membuat masalah yang bisa merugikan di kemudian hari.

"Saya mau begini, sesuai arahan Presiden di bidang mineral dan batubara itu tidak akan ada lagi setelah ini tambang yang harus dikasih klasifikasi non CnC (Clean and Clear) atau tidak tumpang tindih dan sesuai aturan. Itu satu saja yang saya minta. Saya minta semua inspektur tambang saya dan migas itu harus bekerja tidak atas dasar yang bisa menimbulkan permasalahan di kemudian hari," kata Jonan di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (10/1).

Di hadapan 1.058 pegawai negeri sipil (PNS) pengalihan dari pemerintah daerah ke Kementerian ESDM sebagai Inspektur Tambang dan Inspektur Migas Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan berpesan agar pengambilan keputusan harus sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan.

"Saat ini masih ada 3.000 lebih yang berantakan, yang nanti akan saya serahkan minta bantuan tenaga-tenaga yang dari bidang hukum untuk memproses ini, apakah CnC, apa tidak, apa dibatalkan, apa tidak dan sebagainya," kata Jonan.

Berdasarkan database Kementerian ESDM, per Oktober 2016 dari hasil rekonsiliasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, total izin usaha pertambangan (IUP) adalah 10.041 IUP, terdapat 6.455 IUP telah dinyatakan "Clear and Clean", sedangkan sisanya 3.586 IUP belum Clear & Clean.

Permen ESDM No. 43 Tahun 2015 tentang Tata Cara Evaluasi Penerbitan Izin Usaha Pertambangan mengatur IUP yang diterbitkan pemerintah daerah, akan diberikan status Clear & Clean oleh Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara setelah mendapat rekomendasi dari gubernur.

Dalam acara tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kembali melakukan perombakan organisasi. Menurut data yang diterima Antara di Kementerian ESDM, Jakarta, perombakan tersebut terjadi pada Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Administrator, dan Pengawas. Selain itu, Kementerian ESDM juga melakukan pelepasan kepada pegawai yang telah memasuki purnabhakti.

Menteri Jonan menghadiri dan melantik pejabat yang bersangkutan di ruang Sarula, Gedung Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM. Acara tersebut juga disaksikan oleh seluruh pejabat Eselon I dan II Kementerian ESDM, Komisi VII DPR RI, serta perwakilan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian PAN-RB.

Pemberhentian dan pengangkatan pejabat ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 139/TPA dan 140/TPA Tahun 2017 tanggal 19 Desember 2016 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, serta Keputusan Menteri ESDM Nomor 0074 K/SJN/2017 tanggal 9 Januari 2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar