Selasa, 26 September 2017

Pemerintah buka peluang investor di pulau terpencil

Selasa, 10 Januari 2017 18:44

Ayo berbagi!

Pemerintah membuka peluang investor baik warga negara Indonesia maupun pihak asing untuk berinvestasi pulau terpencil di Indonesia. Tujuannya untuk menggerakkan aktivitas perekonomian masyarakat setempat.

Guru besar IPB Rokhmin Dahuri kepada Elshinta, Selasa (10/1) menilai hal tersebut sangat tepat. Menurutnya, ada empat alasan yakni, yang pertama masalah utama bangsa saat ini adalah jumlah pengangguran yang sekitar 40 juta orang, Kedua, jumlah kemiskinan dari data BPS di mana terakhir mencapai 27,8 juta jiwa atau sekitar 10,7 persen dari total penduduk. "Ketiga kesenjangan kaya miskin sangat lebar dan yang keempat adalah soal disparitas pembangunan antar wilayah," kata Rokhmin.

Dijelaskannya, dari 17.540 pulau yang ada di Indonesia, baru sekitar 13.656 pulau yang sudah disurvei, diberi nama dan diajukan serta disahkan kepada oleh PBB. Dan sekitar 6.000 pulau lebih masih belum berpenghuni.

"Dan pulau-pulau terlaur itu kosong melompong dari penduduk kebanyakan dari 92 pulau terluar hanya 10 yang berpenduduk dan tidak ada aktivitas ekonomi" ujar Rokhmin.

Rokhmin mengatakan, jika pulau terluar ada penduduk dan ada usaha produktif di bidang pariwisata maupun di bidang perikanan  maka hal itu bisa sebagai sabuk kemakmuran sehingga penciptaan lapangan kerja, "Kemiskinan pun akan berkurang" ujarnya.

"Yang saya cermati, kenapa masyarakat heboh ada pernyataan, bahwa penamaan pulau-pulau pun biar yang dilakukan orang asing. Menurut saya tidak tepat karena bagaimana pun kedaulatan wilayah itu hak mutlak dan harga mati buat bangsa Indonesia, demikian pula kedaulatan ekonomi dan politik," jelasnya.

Lanjut Rokhmin, pihaknya menyarankan implementasi rencana tersebut harus baik yang mengutamakan national interest atau kepentingan nasional.

"Status penggunaan lahan dari pulau tersebut harus berupa hak guna usaha dan bukan hak milik. Dan jika bisa harus diutamakan dahulu investor dalam negeri," tegasnya. 

Penulis: Andi Juandi

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar