Rabu, 18 Oktober 2017

Doa bersama atas kegalauan masyarakat hadapi kenaikan cabe dan pajak

Selasa, 10 Januari 2017 20:43

Foto: Kontributor Elshinta, Effendi Murdiono. Foto: Kontributor Elshinta, Effendi Murdiono.
Ayo berbagi!

Doa untuk kebaikan bangsa dan negara dilakukan lebih 200 jama'at umat Gereja Pantekosta di Indonesia wilayah Lumajang, Jawa Timur karena akhir-akhir ini masyarakat galau akan situasi negara dari berbagai aspek.

Sekertaris Umum Gereja Pantekosta di Indonesia wilayah Lumajang, pendeta Joddy Mairuntu, SE. Doa ini memberikan semangat kembali kepada jama'at dengan banyaknya warga yang susah untuk membawa mereka dalam doa kepada Tuhan, mengajak mereka menanamkan rasa kepedulian akan sesama dari panggilan umat. Selasa (09/01), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Effendi Murdiono.

Doa kebagian untuk bangsa ini dikemas dalam indah dan perayaan Natal 2016 di gedung dengan melibatkan 26 gereja Pantekosta se Lumajang selain menghadirkan pengembala umat juga jama'at atas kegalauan naikan cabe, STNK dan lainya dijelaskan pendeta  Joddy Mairuntu, doa yang digelar untuk disampaikan langsung kepada Tuhan supaya masyarakat sabar dan segera ada jalan keluar yang baik adanya kegalauan situasi ini.

Doa kepada Tuhan adalah pribadi yang bisa memberikan harapan supaya masyarakat Lumajang dan umumnya rakyat Indonesia tidak putus asa menghadapi keadaan yang bisa membuat galau. Tutu Joddy saat usai acara digelar.

Joddy dalam sambutannya juga meminta jama'at menjaga dan memupuk toleransi diantara utama beragama supaya keadaan yang sedang dihadapi ini tidak semakin jadi beban pikiran.

Acara yang memakan waktu 3 jam itu terbagi tiga sesen yang diawali acara pembukaan oleh pendeta Panoto untuk memasuki sesen berikutnya yaitu ibadah dengan awalan acara pujian, doa firman Tuhan dan firman Tuhan, doa syafaat dan persembahan.

Bagian akhir acara dalam perayaan persembahan pujian hamba Tuhan, Candle ligh, sambutan BKSAG, gerak dan lagu, sambutan MAWIL oleh Joddy dan pujian penutup.

Mewakili umat Pantekosta kita perlu meningkatkan indah dan menjaga kerukunan untuk bersama-sama berdoa supaya kegalauan masyarakat segera terlalui, pungkas pendeta Joddy Meiruntu.

Penulis: Andi Juandi

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar