Kamis, 19 Oktober 2017

KY lihat belum ada catatan pelanggaran sidang Ahok

Rabu, 11 Januari 2017 07:35

Terdakwa dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjalani persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Cilandak, Jakarta, Selasa (10/1). Foto: Antara Terdakwa dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjalani persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Cilandak, Jakarta, Selasa (10/1). Foto: Antara
Ayo berbagi!

Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Komisi Yudisial (KY), Jaja Ahmad Jayus menyatakan, hingga saat ini belum ada catatan pelanggaran soal jalannya sidang kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). 

"Selama saya lihat sampai saat ini (sidang) berjalan normal," kata Jaja di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa, Namun, ia menegaskan bahwa KY hanya fokus dan memantau terkait mekanisme jalannya sidang oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto.

"Yang dipantau KY itu apakah majelis hakim sudah menjalankan ketentuan-ketentuan sesuai hukum acara atau tidak, bukan soal pengamanan maupun peliputan," jelasnya, dikutip Antara.

Ia juga menyatakan bahwa yang paling penting adalah sidang Ahok terbuka untuk umum karena sebelum memulai persidangan hakim sudah menyatakan hal tersebut.

Dalam sidang kelima, Selasa (10/1) kemarin, beragendakan pemeriksaan saksi-saksi pelapor dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), sama seperti sidang keempat sebelumnya pada Selasa (3/1) lalu.

Ada pun saksi-saksi pelapor yang diperiksa pada sidang kelima ini antara lain Pedri Kasman, Irena Handono, Muhammad Burhanuddin, dan Willyuddin Abdul Rasyid Dhani. 

Masih ada lagi informasi Kasus dugaan penistaan agama menarik untuk anda, klik disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar