Jumat, 28 April 2017

Hadapi debat Pilkada DKI, Ahok-Djarot bagi tugas

Rabu, 11 Januari 2017 08:02

Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 Hijriah di Jakarta, Senin (12/12). Foto: Antara Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 Hijriah di Jakarta, Senin (12/12). Foto: Antara
Ayo berbagi!

Petahana calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan akan berbagi tugas pembahasan topik dengan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), terkait persiapan debat Pilkada DKI. 

"Besok (hari ini, red.) bertemu Pak Ahok. Tidak ada latihan. Tinggal berbagi, Pak Ahok bicara apa dan saya bicara apa," kata Djarot ketika ditemui di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (10/1).

Namun, dihimpun Antara, secara detail Djarot tidak membicarakan topik apa yang akan dibahas oleh pasangan calon dengan nomor urut dua tersebut. Sebelumnya, Djarot juga telah mengatakan bahwa momentum pilkada adalah adu kompetensi program, visi dan misi gagasan ide, atau masalah yang bersifat umum, sehingga jika ada penyerangan terhadap karakter tidaklah menjadi masalah.

"Penyerangan karakter tidak apa, nanti masyarakat yang menilai, itu berarti tidak menjual kinerja , visi-misi, gagasan atau karakter dan pencitraan," kata Djarot.

Mantan Wali Kota Blitar itu mengaku siap menghadapi debat Pilkada DKI yang akan digelar oleh Komisi Pemilihan Umum DKI.

Debat publik antar pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI akan diselenggarakan sebanyak tiga kali, yaitu pada 13 dan 27 Januari 2017, serta 10 Februari 2017.

Djarot mengatakan, pembangunan Jakarta telah dikerjakannya sejak menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI bersama pasangannya Calon Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Dengan pengalaman itu, Djarot akan mengikuti debat pilkada tanpa persiapan khusus. Menurutnya, masyarakat DKI dapat melihat kinerja Ahok-Djarot dari semua hal yang mereka kerjakan selama ini untuk pembangunan Jakarta, sekaligus program dan visi-misi yang ditawarkan untuk Jakarta yang lebih baik dan sejahtera.

"Mengalir aja toh kita sudah mengerjakan, banyak kita sudah mengerjakan, kita punya data yang konkret, dan 'open data', siapapun boleh lihat, jadi tidak ada persiapan khusus," ujarnya.

Pilkada DKI Jakarta 2017 diikuti oleh tiga pasang calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur, yakni Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, dan Sandiaga Uno-Anies Baswedan. 

Masih ada lagi informasi Pilgub DKI Jakarta 2017 menarik untuk anda, klik disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar