Rabu, 29 Maret 2017

Peringatan dini kondisi cuaca laut di Kupang

Rabu, 11 Januari 2017 08:44

Ilustrasi Ilustrasi
Ayo berbagi!

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang memberikan peringatan kepada para nelayan mengenai gelombang tinggi dan angin kencang di laut. 

"Peringatan dini itu sudah kita sampaikan ke para nelayan untuk bisa mengantisipaai kondisi cuaca di laut yang dalam sepekan ke depan agar tidak tertimpa bencana," kata Kepala BPBD Kota Kupang Ade Manafe di Kupang, Rabu (11/1).

Dikutip Antara, Ade mengaku kondisi cuaca berupa angin kencang dan gelombang tinggi yang terjadi beberapa pekan terakhir akan sangat mengganggu aktivitas para nelayan di laut.

Hal itu tentu akan berpeluang menyebabkan bencana kerugian bahkan kehilangan nyawa para nelayan itu. "Karena itu penting kami sampaikan sebagai bagian dari peringatan dini kebencanaan," katanya.

Menurut dia, penyampaian peringatan dini itu disampaikan dengan berdasar informasi BMKG yang disampaikan rutin tiap hari kepada BPBD Kota Kupang.

"Informasi dari BMKG itu rutin tiap hari dan kami langsung teruskan ke para nelayan," katanya.

Dia mengatakan, kondisi perubahan cuaca di musim seperti ini sangat tidak menentu dan tidak pasti. Oleh karenanya penting untuk kita ingatkan kepada para nelayan, demi keamanan dan keselamatan para nelayan.

Terhadap jumlah dampak bencana di daerah itu selama perubahan cuaca di musim hujan sejak akhir November hingga saat ini, Ade mengaku belum terjadi dampak yang berarti.

Dia mengakui ada terjadi longsor sebagai akibat dari banjir dan pohon tumbang akibat angin kencang, namun demikian tidak sampai membawa dampak korban nyawa.

Longsor yang dialami warga itu disebabkan oleh karena sejumlah rumah itu dibangun di bantaran sungai. "Karena banjir lalu longsorlah. Tetapi tidak ada korban jiwa," katanya.

Terkait stok bantuan penanggulangan dampak bencana, Ade Manafe mengatakan sangat tersedia dan siap digunakan kapan saja jika terjadi bencana.

Stok bantuan bencana itu berupa, makanan instan, selimut, tenda dan sejumlah kebutuhan. "Semua stok barang bantuan bencana itu masihbteraedia dan siap dimanfaatkan," katanya.

Untuk stok beras bencana, Ade Manafe menyatakan juga sangat tersedia. "Untuk beras bencana tersedia 100 ton dan siap dimanfaatkan," katanya.

Saat ini, lanjut Ade warga masyarakat diminta terus waspada agar bisa terhindar dari dampak bencana yang sekatu-waktu bisa terjadi.

"Kita tidak bisa prediksi kondisi alam ke depan. Yang kita butuh kewaspadaan agar bisa terhindar dari dampak bencana itu," katanya. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar