Jumat, 22 Juni 2018 | 14:14 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Maroko 'melarang' penjualan, produksi, dan impor burka

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Maroko memberlakukan larangan penjualan, produksi, dan impor burka, seperti dilaporkan media setempat.</p><p>Surat larangan sudah disebarkan dengan batas waktu 48 jam bagi toko-toko untuk menarik stok burka miliknya.</p><p>Tidak ada pengumuman resmi dari pemerintah, namun seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya mengatakan keputusan diambil dengan 'pertimbangan keamanan'.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah-38448691">Perempuan Maroko yang mandiri lewat usaha kaftan</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-37840339">Polisi dan pegawai negeri jadi tersangka pembunuh pedagang ikan Maroko</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160821_dunia_maroko_raja">Seruan Raja Maroko agar diaspora tolak Islam ekstremis</a></li> </ul><p>&quot;Kami sudah mengambil langkan larangan total atas impor, pembuatan, dan penjualan pakaian itu di semua kota di dalam kerajaan,&quot; kata seorang pejabat tinggi Kementrian Dalam Negeri kepada situs berta Le360.</p><p>Pejabat tersebut antara lain menjelaskan bahwa para penjahat sering menggenakan burka untuk memperdaya para korbannya.</p><p>Di beberapa kawasan di Casablanca -kota perekonomian utama Maroko- sejumlah aparat Kementrian Dalam Negeri pada Senin (09/01) dilaporkan sudah menggelar kampanye kepada para pedagang tentang keputusan baru itu. </p><p>Sementara di Taroudant, Maroko Selatan, pihak berwenang meminta para pedagang menghentikan pembuatan dan penjualan burka serta menarik stoknya.</p><h3>Memicu kontroversi</h3><p>Burka -yang menutupi seluruh tubuh dan wajah- tidak digunakan secara meluas di Maroko oleh perempuan Muslim, yang umumnya mengenakan hijab yang tidak menutup wajah.</p><p>Langkah larangan yang tidak diumumkan resmi ini ditanggapi secara berbeda oleh warga Maroko.</p><p>Hammad Kabbaj -seorang ulama yang dilarang ikut pemilihan parlemen Oktober lalu karena dituduh berkaitan dengan ekstrimisme- mengecam larangan itu sebagai hal yang tidak bisa diterima. </p><p>Dalam pesannya di Facebook dia mengejek 'kebebasan dan hak asasi manusia di Maroko' yang menganggap 'penggunaan pakaian renang Barat di pantai-pantai sebagai hak asasi manusia yang tidak boleh disentuh'.</p><p>Sementara lembaga Pengamat Pembangunan Manusia Maroko Utara, seperti dikutip kantor berita AFP, mengatakan keputusan itu sewenang-wenang dan merupakan 'pelanggaran atas kebebasan ekspresi perempuan'.</p><p>Namun Nouzha Skalli, mantan Menteri Pengembangan Sosial dan Keluarga, menyambut baik dengan mengatakan sebagai langkah yang penting melawan 'ekstrimisme agama'.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kecelakaan | 22 Juni 2018 - 14:14 WIB

Luhut: Musibah Danau Toba karena kurang disiplin

Ekonomi | 22 Juni 2018 - 13:58 WIB

Kereta tambahan Lebaran disiagakan hingga 26 Juni

Amerika | 22 Juni 2018 - 13:45 WIB

Kremlin nantikan kunjungan ajudan Trump di Moskow

Pilkada Serentak 2018 | 22 Juni 2018 - 13:36 WIB

Emil dan Uu siapkan data hadapi debat ketiga

Aktual SDGs | 22 Juni 2018 - 13:34 WIB

Setiap tahun dunia kehilangan hutan hampir seluas pulau Jawa

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com