Selasa, 19 Juni 2018 | 17:35 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

10 Tips Aman Membeli Rumah Lewat Developer Supaya Tidak Tertipu

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
courtesy https://www.cermati.com/artikel/10-tips-aman-membeli-rumah-lewat-developer-supaya-tidak-tertipu
courtesy https://www.cermati.com/artikel/10-tips-aman-membeli-rumah-lewat-developer-supaya-tidak-tertipu
<p style="text-align: justify;"><a title="Membeli rumah" href="https://www.cermati.com/artikel/sudah-siapkah-anda-membeli-rumah" target="_blank">Membeli rumah</a>&#xA0;di developer menjadi pilihan bagi banyak orang, terutama mereka yang tinggal di wilayah padat dan perkotaan. Jumlah lahan dan juga properti yang tersedia semakin sedikit dan sempit, sementara permintaan akan rumah dan tanah semakin tinggi setiap tahunnya.</p> <p style="text-align: justify;">Hal inilah yang kemudian menjadi salah satu penyebab utama mengapa masyarakat lebih memilih untuk menggunakan jasa developer untuk bisa memiliki sebuah rumah. Daripada membangun sendiri, membeli rumah dari developer tentu akan jauh lebih muda dan praktis, setidaknya terdapat beberapa keuntungan atas hal tersebut, antara lain:</p> <ul style="text-align: justify;"> <li>Prosesnya mudah dan simpel, di mana Anda tidak akan direpotkan dengan urusan mencari lahan, membangun, atau bahkan mengawasi proses pembangunannya yang membutuhkan waktu berbulan-bulan.</li> <li>Berada di kawasan yang layak, sebab perumahan biasanya akan dibangun pada wilayah yang sudah memiliki fasilitas publik yang memadai, seperti: listrik, jalan raya, air bersih.</li> <li>Lebih <a title="mudah mendapatkan KPR" href="https://www.cermati.com/kredit-pemilikan-rumah/t/rumah" target="_blank">mudah mendapatkan KPR</a>, sebab sebagian besar developer akan bekerja sama dengan pihak bank dalam bidang pendanaan pembangunan yang mereka lakukan. Hal ini akan menjadi jalan mudah untuk membeli rumah dengan fasilitas kredit, terutama bagi Anda yang belum memiliki kemampuan untuk membeli secara tunai.</li> </ul> <p style="text-align: justify;">Namun dari berbagai kemudahan tersebut, pembelian ini tetap mengandung sejumlah risiko, di mana terdapat sejumlah kasus nasabah yang tertipu oleh developer yang tidak bertanggung jawab.</p> <p style="text-align: justify;">Kejadian seperti ini tentu bisa saja menimbulkan sejumlah kerugian yang cukup besar, terutama jika telah melakukan sejumlah pembayaran atas proses pembelian tersebut. Hindari berbagai tindak penipuan oleh developer ketika membeli rumah, &#xA0;dengan menyimak beberapa tips di bawah ini:</p> <h2 style="text-align: justify;"><strong>1. Pertimbangkan Reputasi Developer</strong></h2> <p style="text-align: center;"><img src="https://d3hhi5knjyj98j.cloudfront.net/f_auto,q_70/xl2oj1tj93klkysmxmzg" alt="developer rumah"></p> <p style="text-align: center;">Developer via&#xA0;cityrenovations.net</p> <p style="text-align: justify;">&#xA0;</p> <p style="text-align: justify;">Jangan terburu-buru dalam memilih developer, sebab ini bisa saja menimbulkan sejumlah kerugian. Risiko yang Anda tanggung dalam pembelian ini tentu sangat besar, sekalipun itu dilakukan dengan cara kredit, di mana Anda akan melunasi rumah tersebut bahkan sebelum rumahnya dibangun oleh pihak developer.</p> <p style="text-align: justify;">Pastikan memilih developer dengan reputasi yang baik, dan memiliki kinerja yang bertanggung jawab, sehingga berbagai urusan Anda terkait dengan pembelian ini bisa berjalan dengan lancar.</p> <h2 style="text-align: justify;"><strong>2. Proses Penyelesaian Sertifikat</strong></h2> <p style="text-align: justify;">Ketika Anda membeli rumah lewat developer, maka sertifikat rumah tersebut masih atas nama developer itu sendiri, di mana hal ini akan membutuhkan proses untuk bisa dialihkan atas nama Anda selaku pemilik barunya.</p> <p style="text-align: justify;">&#xA0;Sangat penting bagi Anda untuk menanyakan sejak awal, kapan sertifikat tersebut akan dialih namakan kepada Anda. Pada umumnya hal ini juga akan tercantum di dalam surat perjanjian jual beli, namun selalu pastikan juga menanyakannya secara langsung kepada pihak developer.</p> <h4 style="text-align: justify;">Baca Juga :&#xA0;<a title="Syarat dan Biaya Mengurus Sertifikat Tanah Rumah" href="https://www.cermati.com/artikel/syarat-dan-biaya-mengurus-sertifikat-tanah-rumah" target="_blank">Syarat dan Biaya Mengurus Sertifikat Tanah Rumah</a></h4> <h2 style="text-align: justify;"><strong>3. Jangan Bayar DP sebelum KPR disetujui</strong></h2> <p style="text-align: justify;">Jangan pernah membayar sejumlah DP kepada pihak developer sebelum KPR Anda disetujui oleh pihak bank. Meskipun developer tersebut telah bekerja sama dengan bank tempat Anda <a title="mengajukan KPR" href="https://www.cermati.com/artikel/beli-rumah-dengan-kpr-ini-langkah-langkahnya" target="_blank">mengajukan KPR</a>, namun tidak ada jaminan bahwa KPR tersebut akan disetujui oleh pihak bank.</p> <p style="text-align: justify;">Hindari membayar DP sebelum adanya persetujuan tersebut, sebab dalam beberapa kasus yang seperti ini, di mana DP telah dibayarkan namun KPR ditolak oleh bank, sejumlah DP tersebut akan sulit kembali dan biasanya akan dipotong sekian persen oleh pihak developer.</p> <h2 style="text-align: justify;"><strong>4. Tidak Bisa Take Over karena Sertifikat belum Balik Nama</strong></h2> <p style="text-align: justify;">Berbagai alasan mungkin saja menjadi penyebab Anda ingin melakukan take over ke bank lain, dari bank yang saat ini Anda gunakan KPR nya. Namun biasanya hal ini akan sulit dilakukan, sebab pada umumnya bank akan meminta sertifikat atas nama Anda saat <a title="mengajukan take over" href="https://www.cermati.com/kpr-take-over" target="_blank">mengajukan take over</a>&#xA0;kepada mereka.</p> <p style="text-align: justify;">Jika Anda belum melakukan pengalihan sertifikat kepemilikan dari developer, maka besar kemungkinan tidak bisa melakukan take over. Ini merupakan hal yang harus dipertimbangkan sejak awal, saat memilih bank sebagai sumber KPR Anda.</p> <h4 style="text-align: justify;">Baca Juga :<a title="Tata Cara dan Untung Rugi Over Kredit Rumah yang Aman" href="https://www.cermati.com/artikel/tata-cara-dan-untung-rugi-over-kredit-rumah-yang-aman" target="_blank"> Tata Cara dan Untung Rugi Over Kredit Rumah yang Aman</a></h4> <h2><strong>5. Rumah Tidak jadi Sesuai Jadwal</strong></h2> <p style="text-align: center;"><img src="https://d3hhi5knjyj98j.cloudfront.net/f_auto,q_70/erf2ztbkfacnlrwuia7u" alt="rumah tidak sesuai jadwal"></p> <p style="text-align: center;">Rumah Tidak Sesuai Jadwal via&#xA0;org.uk</p> <p>&#xA0;</p> <p>Ini merupakan risiko yang sangat mungkin dialami saat membeli rumah melalui developer, di mana Anda mungkin saja berhadapan pada kondisi seperti di bawah ini:</p> <ul> <li>Rumah tidak jadi, padahal pembayaran sudah dilunasi.</li> <li>Rumah selesai / jadi di luar target yang ditentukan (terlambat).</li> <li>Rumah selesai / jadi, namun tidak sesuai dengan standar atau spesifikasi awal (buruk)</li> </ul> <p>Hindari berbagai hal di atas dengan cara memilih sebuah developer yang handal dan memiliki reputasi yang baik di dalam bisnis yang mereka jalankan.</p> <h2 style="text-align: justify;"><strong>6. Kewajiban Developer jika Wanprestasi</strong></h2> <p style="text-align: justify;">Jika melihat besarnya risiko yang Anda tanggung atas pembelian rumah lewat developer, maka sangat penting untuk mengantisipasi berbagai tindakan wanprestasi yang mungkin dilakukan oleh pihak developer. Pahami kewajiban ini dengan baik, Anda bisa menemukannya di dalam perjanjian jual-beli rumah tersebut.</p> <h2 style="text-align: justify;"><strong>7. Segera AJB setelah Rumah Jadi</strong></h2> <p style="text-align: justify;">Berdasarkan Pasal 37 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah, Akta Jual Beli (AJB) merupakan bukti sah bahwa hak atas tanah dan bangunan sudah beralih kepada pihak lain. Segera lakukan hal ini setelah rumah Anda selesai dibangun.</p> <h2 style="text-align: justify;"><strong>8. Segera Urus Status SHM</strong></h2> <p style="text-align: justify;">Setelah AJB selesai, Anda akan mendapatkan sertifikat SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan) dari pihak developer, di mana hal ini bisa Anda gunakan untuk mengubah sertifikat menjadi SHM. Jika developer tidak mengurus hal ini untuk Anda, maka Anda harus segera mengurusnya sendiri.</p> <h2 style="text-align: justify;"><strong>9. IMB juga Sangat Penting</strong></h2> <p style="text-align: justify;">Berdasarkan Undang-Undang 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, memiliki syarat bahwa untuk mendirikan bangunan gedung di Indonesia diwajibkan untuk memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Hal ini wajib dan selalu pastikan bahwa rumah yang dibeli memiliki IMB tersebut. Hal ini akan membantu Anda untuk menghindari berbagai masalah di kemudian hari terkait dengan izin bangunan tersebut.</p> <h2 style="text-align: justify;"><strong>10. Hindari Transaksi di Bawah Tangan</strong></h2> <p style="text-align: center;"><img src="https://d3hhi5knjyj98j.cloudfront.net/f_auto,q_70/uwizxjyi2tf3igwnd9pq" alt="transaksi dibawah tangan"></p> <p style="text-align: center;">Transaksi dibawah Tangan via wisegeek.com</p> <p style="text-align: justify;">&#xA0;</p> <p style="text-align: justify;">Jangan pernah melakukan transaksi seperti ini, sebab ini sangat berisiko untuk menimbulkan kerugian. Lakukan sesuai prosedur, jika ternyata rumah tersebut masih diagunkan ke bank, maka lakukan pengalihan kredit di bank dengan dikuatkan akta notaris.</p> <h2 style="text-align: justify;"><strong>Pilih yang Memiliki Reputasi Baik dan Bertanggung Jawab</strong></h2> <p style="text-align: justify;">Dalam memilih developer, Anda akan membutuhkan sejumlah informasi terkait dengan kinerja dan juga pelayanan mereka selama ini. Jangan terburu-buru, sebab hal ini memiliki risiko yang tinggi di dalam keuangan. Pilih developer yang memiliki reputasi baik dan juga tanggung jawab penuh di dalam bisnis yang dijalankan, sehingga urusan Anda dengan mereka dapat berjalan baik dan lancar.</p> <h4 style="text-align: justify;">Baca Juga :&#xA0;<a title="Mengenal Tapera: Pengertian, Syarat, dan Manfaatnya" href="https://www.cermati.com/artikel/mengenal-tapera-pengertian-syarat-dan-manfaatnya" target="_blank">Mengenal Tapera: Pengertian, Syarat, dan Manfaatnya</a></h4> <cermati data-banner="kmg">&#xA0;</cermati><p>Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di <a href="https://www.cermati.com/artikel/10-tips-aman-membeli-rumah-lewat-developer-supaya-tidak-tertipu">Cermati.com</a></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Hiburan | 19 Juni 2018 - 17:30 WIB

Penyanyi rap terkenal XXXTentacion ditembak mati di Florida

Event | 19 Juni 2018 - 17:12 WIB

Son salahkan dirinya sebagai penyebab kekalahan

Megapolitan | 19 Juni 2018 - 16:48 WIB

Skytrain Bandara Soekarno-Hatta akan ditambah pada September

Asian Games 2018 | 19 Juni 2018 - 16:34 WIB

Dua Korea setuju pawai bersama di Asian Games 2018

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com